Saya pergi
Mungkin tidak akan kembali
Saya bukan matahari yang akan terus pergi setelah Senja, lalu datang lagi saat Fajar tiba
Saya hanya pengelana, yang dapat singgah dimanapun. Tapi, bukan untuk tinggal
Tugas saya mencari makna, memberi warna
Tapi lalu waktu akan menghapusnya
Seiring jejak yang memudar
Seiring rindu yang terkikis habis
Saya pergi,
Bukan untuk kembali
Mungkin saya terjebak situasi
Saat saya kembali, karena ternyata saya lemah
Tapi sekali lagi, saya tidak akan kembali
Jadi jangan menanti, atau kan terluka hati
KAMU SEDANG MEMBACA
Daisuki
RandomEntahlah hanya berisi puisi cerpen yang tak berarti Ini bukan apa apa, hanya beben hidup yang tak dapat ditanggung sendiri.
