Hidayah Telah Datang

1.3K 67 0
                                        

  "Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka dialah yang mendapat petunjuk (dalam semua kebaikan dunia dan akhirat); dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka merekalah orang-orang yang merugi (dunia dan akhirat)" (QS al-A'raaf:178).  

                                🌹🌹🌹

"Kenapa yah semenjak gue kenal Khansa, hati gue begitu lain dan selalu ingat dosa. Apa Hidayah Allah telah datang pada gue?" Gumam Rizal sambil berbaring diatas kasurnya. ", Telfon Khansa aja, ah!" Lanjutnya kemudian mengambil Handphone.

"Tet...tet.."

"Assalamu alaikum, Khansa!"

"Walaikum salam, kan aku sudah bilang jangan telfon aku lagi!"

"Tunggu, gue cuma mau bilang, kamu bisa ngak kirimin gue tentang kajian-kajian islam gitu? Soalnya gue mau mendalami agama!" 

"Oh, boleh! Kok! Nanti yah aku kirimkan!" 

"Oke, makasih yah!"

"Iya, sama-sama!"

"Assalamu alaikum." 

"Walaikum salam!"

Setelah Menelfon Khansa, Rizal pun segera mengambil air wudhu dan sholat dua rakaat. 

Setelah Sholat Rizal pun berdoa dengan penuh kerendahan hati disertai tangisan.

"Ya Allah, inilah aku, hamba yang telah Kau beri nikmat... Telah Kau perintahkan aku untuk mematuhiMu tapi aku membangkang, Telah Kau larang aku mengerjakan dosa-dosa tapi aku melawan, Karena hawa nafsu dan kelalaianku."

"Ya Allah, inilah aku di hadapanMu, kecil, hina, rendah dan ketakutan,Aku mengakui telah banyak dosa besar yang sudah kulakukan, dan begitu banyak kesalahan yang telah aku kerjakan."

"Ya Allah, yang Maha melindungi, Aku berlindung pada ampunMu, Ampunilah semua dosa-dosaku, yang kecil hingga yang besar, Ampunilah semua dosa-dosaku, yang sengaja aku lakukan atau yang tiada pengetahuanku tentang dosa yang sudah aku lakukan,Ampunilah semua dosa-dosaku yang kemarin, hari ini dan yang aku lakukan di sisa umur pemberianMu ini ya Allah,Berikanlah ampunan kepadaku - seperti yang telah Engkau berikan kepada orang-orang yang Kau kasihi, Jadikan aku sebagai kekasihMu ya Allah...

"Ya Allah, yang Maha pemberi Karunia... Akulah orang yang salah, Akulah orang yang telah berbuat banyak dosa, Akulah orang yang telah menentangMu dengan sengaja, Akulah orang yang takut dengan hamba-hambaMu tapi terang-terangan melawanMu, Akulah orang yang berbuat jahat pada diriku sendiri, Akulah orang yang kurang malu, Maka Ya Allah, lindungilah aku hari ini dengan perlindungan yang Kau berikan pada orang yang berdoa ingin melepaskan dari dosa dan memohon ampunanMu,"

"Ya Allah, perbaikilah agamaku untukku, yang ia merupakan benteng pelindung bagi urusanku. Perbaikilah duniaku untukku, yang ia menjadi tempat hidupku. Dan perbaikilah akhiratku, yang ia menjadi tempat kembaliku. Jadikanlah kehidupan ini sebagai tambahan bagiku dalam setiap kebaikan, serta jadikanlah kematian sebagai kebebasan bagiku dari segala kejahatan."

 "Ya Allah, aku begitu cinta pada Khansa, saat pertama melihatnya dan dari kata-katanya telah meluluhkan hatiku untuk semakin mendekati-Mu. Apakah ini Cinta atau Hanya sekedar Nafsu belaka."

Selatah Bedoa dengan panjang, Rizal pun tertidur disehelai permadani yang dia pakai sholat.

~¤~

Keesokan Harinya...

Setelah sampai di Sekolah, Rizal langsung pergi ke mushollah sekolah.

"Woi, Rizal!" Sapa Jalal.

"Kenapa?" Tanya Rizal dengan lembut

"Kekantin yuk!" Ajak Jalal.

"Ngak ah, aku mau masuk kedalam!" Ucap Rizal masih berdiri didepan mushollah.

"Ah, temben banget. Terus bahasa lho ko berubah, sudah bilang aku!" Ucap Jalal Heran.

"Aku, sekarang tersadar atas segala dosa-dosaku. Aku mau taubat dan kembali kejalan yang lurus. Dan aku akan Hijrah, kalau kalian mau ikut aku silahkan, atau mau tinggalkan juga silahkan!" Jelas Rizal kemudian menaiki anak tangga mushollah.

"Wah! Lho berubah seratus persen, zal!" Ucap Anca kagum.

"Sudah lah, tinggalkan dia aja!" Ucap Jalal kemudian pergi.

"Rizal!" Ucap Amar kaget.

"Kenapa, heran yah?" Tanya Rizal.

"Iya, tumben banget kamu masuk mushollah bisanya di kantin jam begini!" Ucap Amar.

"Hehe.. Alhamdulillah, Allah telah memberika kepadaku hidayah untuk bertaubat dan kembali kejalan yang lurus!" Ucap Rizal.

"Alhamdulillah. Aku juga dulu seperti kamu kok! Selalu bermaksiat!" Ucap Amar.

"Ini berkat seorang wanita, yang telah meluluhkan hatiku, ucapan dan perilakunya yang membuat aku kembali ke jalan ini!" Rizal.

"Kok, kita sama yah! Aku juga bisa masuk pondok karena seorang wanita yang begitu aku sayang, aku nembak dia tapi, dia tidak mau pacaran, malahan aku disuru nikahin bukan pacarin dia, dan dia juga punya syarat kalau mau jadi suaminya harus jadi Hafidz Quran, terpaksa aku pun masuk pondok!" Jelas Amar.

"He," Rizal hanya tertawa kecil mendengar penjelasan Amar.

"Sekarang aku ngak tau kabar dia lagi. Tapi aku sekarang sudah agak nyaman dengan Rofiqo." Ucap Amar.

"Kamu suka dia?"

"Em, bisa dibilang sih! Tapi bagaimana dengan Dia yang jauh disana, yang sekarang entah bagaimana kabarnya. Mungkin dia sudah melupakanku!" Ucap Amar.

"Oh, kalau aku sih, hatiku hanya tertuju pada wanita yang telah membuatku seperti ini!" Ucap Rizal.

"Em, menurutmu, kalau aku harus berpindah hati atau tetap pada seseorang yang ada dimasa laluku?"

"Terserah kamu aja! Dilubuk hatimu yang paling dalam!"

"Okelah!"

Setelah lama berbincang-bincang mereka pun segera kekelas.



Hijrah Cinta || SELESAI ✔️Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang