Mengapa sakit sekali?
Merasakan benci yang bersarang di dalam hati
Lantas bagaimana lagi?
Kala frustasi kian menggerogoti hati
Benci, aku teramat benci
Kesalahfahaman berujung runcing
Benci, aku teramat benci
Saat aku percaya lantas dikhianati
Si pendusta berhasil
Kebohongan dipoles, hati digores
Yang didusta menahan isak
Benih dendam dalam tertanam
Benci, aku teramat benci
Hendak membalas tapi tak dapat melawan
Benci, aku teramat benci
Pada diri yang teramat membenci
KAMU SEDANG MEMBACA
Mengakar Dalam Puisi
Puisisebuah kumpulan puisi . . . sebuah bentuk "pelampiasan" dalam bentuk tulisan. . . . Mereka mengakar kuat menumbuhkan dedaunan yang rindang ㅡ puisi.
