Seseorang

61 5 0
                                        

"Maaf yang tadi kak." Ucapku Dan segera berdiri.

Dia masih tertegun, kemudian melihatku secara dekat. Lalu dia sempat terkejut. Terlebih yang menubruknya itu adalah aku.

"Gita?"

"Eh iya. Kak Gilang. Maaf ya kak."

"Iya no problem." Katanya.

"Kakak kok bisa disini?" Tanyaku.

"Bisa dong, panjang ceritanya. Yuk cari makan sekalian ngobrol." Ajaknya.

"Oke. Yuk Mel"

Lalu kami bertiga berjalan menuju tempat makan lesehan dengan menu nasi goreng. Kemudian kami duduk dan melepas penat. Sembari menunggu nasi goreng sampai kami mengobrol santai.

"Kak Gilang kenapa ada disini?" Kataku.

"Aku baru pindah lagi kesini Ta. Setelah aku pindah di Bandung, karena bisnis orangtuaku disana. Alhamdulillah orangtuaku pindah kesini lagi. Jadi aku kangen aja udah lama gak jalan-jalan disini." Ucap Gilang.

"Oh gitu, terus kak Gilang pindah sekolah juga ya?" Tanyaku.

"Mau sekolah dimana kak?"

"Di SMA 2 deket sini." Kata Gilang.

"Wah sama kan Ta! Kita juga sekolah disitu." Ucap Amel antusias.

"Oh bagus dong?" Kata Gilang. Lalu dijawab anggukkan oleh Amel.

Sedetik kemudian nasi goreng telah sampai. Tak lupa membaca doa sebelum makan. Lalu dilanjutkan dengan memakan nasi goreng hingga habis tak tersisa.

Lalu kami sibuk sendiri-sendiri. Amel yang asik berfoto ria. Gilang yang asik ngegame, apalagi kalau bukan Mobile Legend. Aku sendiri sibuk dengan pikiranku.

'Gilang, kenapa baru sekarang kau hadir kembali. Setelah kau menghilang tanpa kabar satu tahun setengah lamanya. Aku yang ingin kau ada ketika aku mendekati ujian. Tapi nyatanya kau melupakan ku. Meninggalkan ku, setelah aku merasa nyaman dan menyukaimu.

'Apa kau tahu Gilang. Aku merasa kehilangan setelah kau lulus. Kau pergi. Kau melupakanku. Kau mengobrak-abrik perasaanku. Ponselmu yang tak dapat kuhubungi. Apalagi sosial media mu, persis ditelan bumi.

'Sengaja atau apa, aku benar-benar berniat untuk melupakanmu. Aku sadar, apa hak ku selama ini. Mungkin saja kau anggap aku ini teman. Tapi aku saja yang mengaggap lebih dari itu. Maaf kan aku, lang. Rasa ini telah ku pendam mati-matian. Aku bahkan tak ingat lagi sejak kapan rasa itu menghilang. Yang aku tahu, aku telah melupakanmu' batinku

Sadar jika diperhatikan. Gilang melirikku dengan menaikkan satu alisnya ke atas.

"Ada apa Ta?" Ucapnya.

"Gak kok. Lanjutin aja mainnya."

'Aduh gue kecyduk!'

"Kalu mau ngomong, bilang aja. Jangan malu-malu."

Tak terasa hampir satu jam aku berada disini. Dengan terpaksa aku dan Amel berpamitan kepada Gilang untuk pulang. Karena Ibuku menelpon untuk segera pulang. Maka usai sudah kegiatan joging hari ini.

"Kak, Gita pamit dulu. Mau pulang. Udah ditungguin ibu dirumah," Ucapku.

Gilang yang tadi asik main game. Langsung mempause dan kembali menatapku.

"Oh iya Ta. Padahal kita baru aja ketemu hehe." Kekeh Gilang.

"Gakpapa. Kalau kakak mau nanya sesuatu perihal sekolah. Simpan id lime ku kak." Ucapku dengan menujukkan id lime ku pada Gilang.

"Oke Ta. Udah nih. Hati-hati ya pulangnya dan juga siapa temennya? Oh iya Amel ya. Kalau jatuh bangun sendiri. Jangan sering-sering ngelamunin aku. Hahaha." Ucapnya.

"Geer lo kak!" Ucap Amel sambil mendorong lengan Gilang.

"Hati-hati juga kak." Ucapku.

Aku meninggalkan Gilang sendirian. Rasanya aku ingin pindah ke Pluto saja, daripada bertemu dia. Buat apa toh dia yang melupakanku. Satu tahun setengah semenjak dia pindah rumah di Bandung. Ia melupakanku. Baru saja aku mengenal rasa cinta. Namun apalah daya jika cinta tidak berkehendak padaku.

Aku membaringkan tubuhku di kasur. Karena boring, aku mengambil ponsel dan membuka aplikasi Lime. Terkejut, ada pesan masuk disana.

'Astagfirullah.'

@GilangPutra:
Hai Ta. Ini gue Gilang.
9.30 AM.

@GitaAyu :
Iya kak. Gita udah tahu.
Read. 9.91 AM.

@GilangPutra:
Lagi ngapain?
9.31 AM.

@GitaAyu:
Lagi megang HP.
Read. 9.32 PM.

@GilangPutra:
Sekalian aja Ta, lagi bales
chat kakak. Yang lain dong.
9.33 AM.

@GitaAyu:
Gk ada.
Read. 9.33 AM.

@GilangPutra:
Cuek amat Ta. Yaudah deh.
Besok ketemuan yuk.
Ada hal yang mau aku omongin.
9.35 AM.

@GitaAyu
Iya. Kak Gilang
jemput Gita dulu,
Sekalian minta izin
sama orangtuaku.
Read. 9.37 AM.

@GilangPutra:
Asiyaapp.
Jangan lupa mikirin aku :v.
9.38 AM.

@GitaAyu:
Hm. Gk befaedah.
Read. 9.39 PM.

@GilangPutra:
Gengsi amat ckck.
Tunggu nanti. Bye.

"Aneh lang." Batinku.

Gimana caranya mau lupa, duh Gusti. Gimana kalau pas di sekolah. Ketemu mulu malah CLBK (Cinta Lama Belum Kelar). Gak gak gak mungkin. Buang perasaan jauh-jauh. Gilang pasti sudah punya kekasih. Tapi gimana caranya menghindar.

Aku sudah mati-matian melupakannya. Tapi jika rasa itu kembali. Sanggupkah aku melawan gejolak perasaan nya lagi. Lagi dan lagi? Entahlah.

*****




People From The PastStories to obsess over. Discover now