Chapter 9

891 34 2
                                        

DI KANTIN..

"mau beli apa lu?" tanya caca.

"beli yang murah tapi lama abisnya" jawab ananda.

"beli apaan" ucap diva.

"yang murah tapi lama abisnya" ucap safina sambil berfikir.

"apa ya?" ucap tasya sambil berfikir keras.

"lu semua di begoin nanda mau aja sih" ucap caca.

"iya ya" ucap diva baru sadar.

"ah lu mah ngajak ribut da" lanjut diva.

"minta di kebiri" ceplos safina.

*PLAKK*

Sebuah tamparan ananda mendarat di pipi safina.

"awwhh...sakit tau" ucap safina.

"abisnya kalo ngomong asal ceplos aja lu" ucap ananda.

"kajen" ucap safina.

"kajen apa sih?" tanya ananda.

"kajen itu bahasa gw...artinya bagen" jawab safina.

"udah tau" jawab ananda.

"hehh..lu berdua mau debat atau jajan" ucap diva.

"PULANG" jawab ananda, caca, safina, dan tasya.

"sono pulang" suruh diva.

"nyuruh" jawab caca.

"emang mau nganterin?" tanya tasya.

"males" jawab diva.

"yaudah lu aja yang pulang" pinta safina.

"lu mau nganterin?" tanya diva.

"males" ledek safina.

" yah skak mat" ucap caca.

Mereka ber 5 kalau sudah bercanda ga ada berhentinya.

Di kelaas.

Sehabis beli jajanan di kantin mereka ber 5 pun ke kelas. Di kelas ada teman kami ber 5 namanya angga. Dia sedang menulis. Kebetulan angga itu orang yang mempunyai sifat humoris, mudah bergaul, dan ga baperan.

"eh angga" ucap diva.

"rajin amat" lanjut diva.

"biar pinter" jawab angga.

"yang lu masukin snapWA siapa ga?" tanya diva.

"temen gw" jawab angga.

"bukannya pacar ya" ledek angga.

"terserah dah" jawab angga.

"baru kenal udah pacaran aja ga" ledek diva.

"masih mending gw baru kenal udah kasih kepastian buat tuh cewe. Dari pada lu 3 tahun cuman chattan ga ada perubahan" jawab angga.

Yang lain pun tertawa sangat kencang. Angga bisa membully orang hanya dengan ucapan.

"yah skak mat" ledek ananda.

"parah banget" ucap diva.

PARAH YA SI ANGGA.

JANGAN LUPA TERUS VOTE YA

THANK YOU...

The five girls (complete)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang