Hari ini kita ber 5 ada rencana untuk kerja kelompok mengerjakan tugas bahasa inggris.
Kita ber 5 kumpul di rumah safina, seperti biasa rumah safina tuh udah kayak base camp kita ber 5.
kalo mau kumpul di rumah safina.
kerja kelompok juga di rumah safina.
"kita mau mulai dari mana nih?" tanya caca.
"dari matamu...matamu..kumulai jatuh cinta" jawab ananda sambil bernyanyi.
"seriusan gw" ucap caca.
"tau lu nyanyi mulu" ucap safina.
"yang nyanyi siapa?" tanya ananda.
"elo" jawab diva.
"mulut siapa?" tanya ananda.
"elo" jawab tasya.
"yang ngorbanin suara siapa?" tanya ananda lagi.
"elo" jawab mereka ber 4.
"nah itu tau...kenapa lu pada yang ribet coba" jawab ananda dengan santai.
"ya tapi gw dengernya males" ucap diva.
"siapa suruh di dengerin" jawab ananda.
"karna kita punya kuping" jawab tasya.
"siapa suruh punya kuping" jawab ananda.
"mending kita pukulin bareng-bareng nih anak dah" ajak diva.
"yang suruh mukulin siapa?" tanya ananda.
"KITA!" jawab mereka ber 4 dengan emosi.
"oh" jawab ananda.
"lu ber 4 ya ...gabisa diajak bercanda. Gw kan cuman bercanda" sambung ananda.
"bercanda pale lu" jawab caca.
"lu semua tuh pada stres ama tugas ujian praktek...jadi gw hibur pake keahlian gw" jawab ananda.
"emang lu punya keahlian?" tanya diva.
"apasi yang ga gw bisa" jawab ananda.
"apa ya?" pikir tasya.
"pasti ada...tapi gw gatau" ucap safina.
"gw tau" jawab caca.
"apaan?" tanya ananda.
"mempertahankan hubungan lu sama rendy" jawab caca.
Rendy adalah mantan ananda. Dia sudah lama putus karena orang ketiga.
Ananda hanya terdiam tidak menjawab apapun.
"yah ngambek" ucap diva.
"yaelah marah" ledek caca.
"gw ga marah" jawab ananda.
"trs kenapa diem?" tanya tasya.
"males bahas orang kayak gitu" jawab ananda.
"gw tuh bukan ga bisa mempertahankan..tapi emang dia nya aja yang gamau dipertahankan" jelas ananda.
"oh yaudah" jawab caca.
"woy lah..udah gausah ngomongin cowo" ucap tasya.
"iya...fokus aja ama kita ber 5 dan tugas praktek" ucap diva.
"lu bisa ngomong kayak gitu...kita yang ngerasain pernah ditinggal pas lagi sayang-sayangnya" ucap ananda.
"hemm..bener banget" jawab caca.
"iya dong...gw mah gamau kayak lu berdua" jawab diva.
"gimana lu mau diputusin...jadian aja belum" ledek ananda.
"gantungan oy...gantungan" ucap caca.
"julid lu semua" ucap diva.
"ih..gw ga ikut-ikutan" ucap safina.
"sama gw ge" jawab tasya.
"tapi bentar lagi gw ikutan...tenang aja kok div" ucap safina dengan polos.
"bagus" ucap tasya.
"kapan lu semua waras" ucap diva.
"kapan-kapan kalo inget" jawab mereka ber 4 secara bersamaan.
"bodo amat!" umpat diva kesal.
KASIAN BANGET SIH DIVA DI JULID TIN TRS AMA TEMEN-TEMENYA.
KALO UDAH BACA JANGAN LUPA KASIH KRITIK DAN SARAN YA.
VOTE TRS:')
KAMU SEDANG MEMBACA
The five girls (complete)
Non-Fictionkisah ini tentang 5 orang sahabat,yang mempunyai sifat berbeda. Tetapi dibalik perbedaan masing-masing, mereka juga saling melengkapi. Tidak hanya kebersamaan yang selalu mereka rasakan, tetapi terkadang ada sedikit keributan kecil yang masih ada ik...
