Salju,
Sudahkah kau menghangatkan subuh ini?
Meski hanya sebatas gumpalan
dalam rongga rusukmu
Kendati belum,
Maukah kau bersanding bahu denganku?
'Tuk nyalakan semangat membara
lagi menghangatkan
Salju,
Dinginmu ialah masa rehatmu
Bila tiba masanya,
Kuingin lihat dingin itu luluh bersama eloknya bunga bersemi
Menanti rasaku rindu
Bak beruang bergelung dalam naungan gelap ceruk berbatu
Pendar bulan malam ini
kian temani tiap embusan menusuk hati
Salju,
Kaulah karib di gubuk tanpa atap tanpa dinding
Hembusanmu mengobarkan nyala api
Harapku kau tak meniup padamkan
Sampai tiba johan yang Dia gerakkan 'tuk semua ini
Semoga daku sabar menunggu
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aku bertanya pada semesta juga dirimu
Kemana perginya hujan beserta kerinduan?
Kemana hilangnya harapan kala sakura bermekaran
Kini jiwaku tandus
Hilang
Dan duniaku gersang
Tidak ada lagi
tempat berteduh dari teriknya mentari
Seperti musim yang berganti
Kaupun berubah tak kukenali
Meskipun kemarau pergi
Kau belum tentu kembali
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jangan terlalu sering memikirkan
tentang kegagalan, kamu masih punya
hari esok untuk berjuang lagi
Yang mana musim salju akan
selalu di datangi musim semi,
musim yang akan membuat semua orang
mengukir senyum bahagia
KAMU SEDANG MEMBACA
Temporada
General Fiction*Bienvenidos a nuestra temporada-Welcome to Our Season* Dengan berbagai rasa. Dengan berbagai suasana. Karena ... "Setiap musim punya kisah." --- Proyek Antologi Harsetsia. RAWS COMMUNITY. 21 Januari 2019
