LMFZ - 22 ( nyeselkan )

574 65 10
                                    

⭐⭐ Jangan lupa VOTE & KOMEN untuk part kali ini ⭐⭐

.
.
.

Author POV

Kini jeongyeon telah sampai di sungai han, ia mengedarkan pandangannya guna mencari orang yang mengajaknya bertemu. Tak lama ia melihat orang tersebut sedang duduk disalah satu kursi panjang yang mengarah langsung pada hamparan luasnya Han River

Jeongyeon : "Hey tzuyu, maaf lama hehe"
Sambil duduk disampingnya

Tzuyu : "Tak apa, aku juga belum lama ko nunggunya"
Ucapnya dengan senyum yang tak lepas ia tunjukan

Jeongyeon : "Jadi apa yang ingin kamu bicarakan?"
Tanyanya to the point

Tzuyu : "Sebelumnya aku ingin bertanya, apa oppa sedang menjalin hubungan dengan seseorang??"
Ia bertanya dengan sedikit malu

Jeongyeon : "Untuk sekarang sepertinya tidak, wae??"

Tzuyu : "Apa kita bisa kembali seperti dulu?"
Sambil menatap lekat namja disampingnya

Jeongyeon : "A-akh i-itu aku tidak tau tzuyu-ah"
Seraya menundukan sedikit kepalanya

Tzuyu : "Kau tau oppa, aku masih mencintaimu, aku benar-benar jatuh hati padamu apalagi dulu kau pernah mau jadi pacarku saat fisik ku tidak sempurna"
Jelas tzuyu penuh harap

Jeongyeon terdiam, ia tidak tau harus menjawab apa karna ia tidak ingin menyakiti perasaan yeoja disampingnya. Sementara itu tepat dibelakang mereka terdapat 2 orang yang tengah menguping pembicaraan mereka

"Ayo kita pergi, gw muak dengernya!"
Kata seseorang

"Ish! lo harus denger dulu mereka!"
Kata orang satu lagi

"Lo ga denger dia ngomong 'aku kamu', sementara ke gw 'lo gw', blm lg tzuyu ingin balikan udh pasti dia bakal nerima!"

"Jangan suka langsung narik kesimpulan kalau lo belum liat dan denger semuanya"

"Buat gw ini udh cukup!"

"Im Nayeon! sekali ini aja lo nurut sama gw"

Nayeon : "Tapi hati gw rasanya sakit Park Jihyo!"

Jihyo : "Bakal lebih sakit lagi kalau lo salah ngambil kesimpulan terhadap mereka!"

Dengan terpaksa nayeon mengikuti kata jihyo dan hatinya panas kala melihat jeongyeon menggenggam tangan tzuyu

Jeongyeon : "Memang aku ga menjalin hubungan dengan siapapun, tapi hati ini masih berhubungan erat dengan yeoja yang waktu itu kita bertemu diparkiran, namanya Im Nayeon, dan aku sedang berusaha mendapatkannya lagi karna terjadi kesalah pahaman antara kami. Mianhae.. jika oppamu ini menyakiti hatimu, tapi sungguh aku sudah move on dari masa lalu dan aku berharap kamu juga begitu"
Jelasnya dengan hati-hati

Tzuyu : "A-ah ba-baiklah aku mengerti.. serta penjelasan oppa aku juga bisa menghargainya, dan itu berarti sekarang aku tidak mempunyai alasan untuk menolak rencana perjodohan appa"
Katanya dengan tersenyum, tersenyum untuk berusaha menahan air matanya

Jeongyeon : "Ma-maksudmu??"

Tzuyu : "Sebenarnya aku kembali ke Korea bukan karna sekolahku libur, tapi aku hanya ingin berusaha dan memastikan apakah hubungan kita bisa kembali, dan ternyata tidak.."
Katanya dengan tersenyum kecut

Jeongyeon : "Mianhae.. jeongmal mianhae.."
Sambil terus memegang lembut tangan tzuyu

Tzuyu : "Oppa tidak perlu minta maaf, aku bisa mengerti.. ohiya kepulanganku dipercepat pada hari minggu nanti karna urusanku disini sudah selesai"

Jeongyeon : "Aku.. mm maksudku oppa akan mengantarkamu ke bandara"

Tzuyu : "Janjii??"
Dengan penuh harap

Jeongyeon : "Ne.. oppa janji"

Tzuyu : "Baiklah sekarang oppa harus menemani adikmu ini jalan-jalan!"
Dengan nada memerintah seakan umurnya lebih tua

Jeongyeon : "Kajja!!"
Sambil mengusap rambut tzuyu penuh sayang

.
.
.

Rumah Nayeon

Sementara itu nayeon yang telah mengetahui semuanya hanya bisa menangis dalam diam seraya merutuki sikapnya yang keras kepala dan tidak percaya pada jeongyeon. Jihyo yang dari tadi menemani temannya yang menangis itu hanya bisa membiarkannya hingga dirasa nayeon sudah tidak menangis lg baru ia berbicara

Jihyo : "Sekarang gw ingin denger kesimpulan lo setelah lo tau kalau jeongyeon ga bohong sama lo"

Nayeon : "Gw nyeselll hyo... hiks.."

Jihyo : "Udh ga ada gunanya sekarang lo nyesel, lo harus minta maaf ke dia karna sikap bodoh lo, dan lo juga harus memperbaiki hubungan kalian"

Nayeon : "Gw ngerasa ga pantes lg buat dia.."

Jihyo : "Terus lo mau ngelepas dia gitu aja tanpa berjuang sedikitpun??"

Nayeon : "......"
Hanya menundukan kepalanya

Jihyo : "Lo adalah orang yang paling bodoh kalau lo sampai lepasin dia, lo tau kan banyak yeoja yang suka sama dia bahkan rela jadi yang kedua sampai ketiga, termasuk irene nay.. gw sebenernya ga tega buat bilang kalau selama ini irene blm jadian sama seulgi itu karna irene suka sama jeongyeon, habisnya gw gemes sama sikap mudah nyerah lo! gw harap lo pikirin ini baik-baik, gw ga mau nanti lo nyesel disaat lo bener-bener kehilangan dia. Gw pamit pulang"

Jihyo pun pulang, dan perkataan jihyo tadi sukses membuat nayeon terkejut karena fakta bahwa irene juga menyukai jeongyeon. Kini isi kepala nayeon penuh oleh jeongyeon, ia tidak habis pikir kisah cinta masa SMA bisa sebegini menguras pikiran dan hati. Entah itu karena mereka memiliki kisah cinta yang tulus, entah itu karena sikap mereka yang belum dewasa, atau entah itu karna authornya yang alay wkwkwk

.
.
.

TBC!! YAA GAISS

Gmn ceritanya? wkwk
Semoga ga bosen dan tetep sabar nungguin updatenya =))
Sorry for typo :"

Salam Friend in Zone✌

Love My Friend Zone ¦[ON GOING]¦Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang