Bab 4 Leury's Birthday

2 1 0
                                        

Rista berjalan dengan santai karena ia memakai flatshoes, bukan high heels seperti teman-temannya. Rumah Leury terlihat mewah dengan berbagai dekorasi untuk ulang tahunnya yang ke 17. Sebenarnya tanpa dekorasi itu pun, rumah Leury sudah terlihat mewah.
Sebelum sampai di pintu depan Rista menyiapkan kue yang sudah ia beli tadi bersama ibunya. Rista kemudian menelepon Leury agar ia keluar dari rumah, setelah itu Rista menunggunya.
“Happy birthday, Leury!” teriak Rista heboh ketika melihat Leury keluar dari pintu depan rumahnya.
Leury tersenyum manis melihat sahabatnya itu menyanyikan lagu selamat ulang tahun untukknya. Dengan make up yang dipakai Leury, ia menjadi tambah cantik dan menawan. Pria manapun pastinya akan jatuh hati melihat Leury sekarang.
Leury memakai dress berwarna emas dengan potongan rok pendek di atas lutut. Ia juga memakai high heels berwarna senada, dengan sarung tangan putih yang membuatnya mirip seperti seorang bangsawan.
“Terima kasih banyak, Rista. Aku tidak menyangka kau akan memberikanku surprise seperti ini. Sebenarnya kau tidak perlu repot-repot.”
“Tidak repot. Hanya 1 buah kue, dan...”
Rista mengeluarkan sebuah hadiah dari tasnya.
“Ini!”
Leury tersenyum manis dan memeluk sahabatnya itu. Mereka kemudian masuk ke dalam rumah yang masih sepi. Hanya beberapa orang yang datang tepat waktu.
Rista duduk di salah satu kursi di meja bagian depan tepat di sebelah Leury. Sebenarnya Rista mau duduk di belakang saja. Tapi karena itu permintaan Leury, jadi ia terpaksa duduk di depan.
Rista mengeluarkan hp nya dan melihat snapgram instagram teman-temannya. Tanpa ia sadari, ada seorang pria yang dari tadi memandangnya.
Setengah jam kemudian Rista baru menyadari kalau meja yang ada di ruang tamu itu sudah hampir penuh. Rista melihat sekeliling ruangan untuk mencari Leury. Tapi tatapannya berhenti ketika melihat Cogorsky sedang menatapnya sambil tersenyum dan melambaikan tangannya.
Rista terdiam dan baru menyadari kalau Leury mengundang seluruh siswa kelas 10 di sekolahnya. Rista hanya tersenyum tipis dan kembali menatap ke depan. Ia menyesal mencari Leury tadi. Bukannya ia ingin menghindar dari Cogorsky, hanya saja ia masih malu mengingat kejadian tadi siang saat pulang sekolah.
“Selamat malam dan selamat datang di acara ulang tahun Leury Angelarisa yang ke 17 tahun. Malam ini temen-temen Leury banyakan seperti ibu-ibu ya dandanannya. Semua tertutup tepung mukanya.”
Seluruh ruangan tertawa dan ada juga yang jengkel dengan MC tersebut. Rista hanya tertawa di dalam hati.
“Baiklah mari kita sambut orang tua dari Leury. Silahkan papa dan mama.”
Papa dan Mama Leury masuk ke dalam ruangan dengan pakaian berwarna emas dipadukan dengan warna hitam. Rista melihat mereka tampil dengan menawan hari ini. Mama Leury dengan wajah yang cantik dan Papa Leury dengan wajahnya yang tampan. Mereka bisa di bilang sebagai keluarga yang sempurna.
“Mana suaranya untuk papa ganteng dan mama cantik?”
Seluruh orang bersorak. Rista melihat banyak laki-laki yang mulai modus menggoda Mama Leury. Rista melirik ke arah Cogorsky. Ia terlihat tampan sekali hari ini. Walaupun hari biasa ia memang tampan, tapi hari ini ia bagaikan pasangan Leury dengan kemeja berwarna kuning keemasan. Rista sedikit cemburu dengan Leury. Tapi ia langsung membuang jauh pikirannya itu.
Tiba-tiba Rista mendengar teman-temannya bersorak dan bertepuk tangan. Dan ia baru menyadari bahwa Leury sudah masuk ke dalam ruangan pesta.
Ketika acara tiup lilin, semua orang berdiri dan bernyanyi.

Hari ini, hari yang kau tunggu
Bertambah 1 tahun, usiamu,
Bahagialah slalu

Yang kuberi, bukan jam dan cincin
Bukan seikat bunga, atau puisi,
Juga kalung hati...

Rista kembali melirik ke arah Cogorsky, ia melihat pria itu sedang berbisik dengan salah satu teman yang duduk di sebelahnya. Rista berfikir bahwa pria tersebut pasti sedang membicarakan seberapa anggunnya Leury hari ini. Dan mungkin setelah ini Cogorsky akan tertarik kepada Leury.

Maaf, bukannya pelit,
Atau gak mau bermodal dikit
Yang ingin aku, beri padamu
Doa s’tulus hati...

Smoga Tuhan, melindungi kamu
Serta tercapai semua angan dan cita-citamu
Mudah-mudahan diberi umur panjang
Sehat selama lamanya...

Selamat Ulang Tahun – Jamrud

Setelah menyanyikan sebuah lagu, Leury meniup lilin yang ada di atas kue tinggi di meja depan Leury berdiri. Semua orang kembali bersorak dan bertepuk tangan.
Setelah memberi potongan kue ke mama dan papa, Leury disuruh untuk memilih 1 teman perempuannya untuk diberikan sepotong kue. Leury menatap Rista.
“Aku memilih Rista Jey,” ucap Leury.
Semua orang bertepuk tangan dan melihat Rista berjalan ke atas panggung. Rista gugup karena tidak pernah berdiri di depan banyak orang yang sedang memperhatikannya.
“Hi Rista, sayang! Kamu sebagai teman dekat Leury pasti tau kan apa sih kekurangan Leury. Saya mau tau dong apa itu,” ucap MC tersebut.
Rista gugup dan hanya diam beberapa saat.
“Leury itu orangnya suka memaksa dan ngeselin.”
Semua orang di ruangan itu tertawa. Leury menatap sahabatnya itu sambil tersenyum lebar. Setelah menerima suapan kue dari Leury, Rista kembali ke tempat duduknya.
Setelah itu mc memanggil teman laki-laki yang paling dekat dengan Leury untuk maju dan menerima suapan kue dari Leury. Awalnya Rista berfikir bahwa Leury akan memilih Digor, karena mereka cukup dekat.
“Aku memilih Cogorsky.”
Rista menatap Leury yang berada di atas panggung dengan tatapan terkejut. Leury tidak memandang Rista sama sekali. Tanpa menunggu Cogorsky naik ke atas panggung, Rista memilih untuk berdiri dan berjalan ke arah wc.
Setelah sampai di wc, Rista memandangi wajahnya di cermin.
Apa maksudnya Leury memilih Sky?

May 4th, 2019

Some MemoriesCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang