Harusnya udah update daritadi, tapi wp tiba tiba error dan pas di cek yang kesimpen cuma setengah :))
Jadi ngetik ulang dan hasilnya agak berbeda dari sebelumnya
Happy reading guys ♡
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
––––––
Justin meletakkan alat gambarnya lalu menyeka keringat di dahi, "gila, padahal cuma gini aja capek banget."
Vee disampingnya menoleh lalu terkekeh pelan, "keliatannya gampang banget ya? Aslinya susah banget soalnya harus sesuai sama permintaan."
Justin mengangguk setuju, dia baru dua hari bekerja bersama gadis bermarga Lee ini dan rasanya udah pengen angkat tangan aja.
Dia kira pelanggan butik Vee hanya berasal dari kalangan pejabat dan orang-orang dengan harta berlimpah.
Tapi dia salah, karena gak sedikit artis yang menjadi pelanggan tetap gadis itu.
Baju buatannya banyak digunakan oleh artis dari Eropa juga artis Asia.
Ambil contoh kemarin, Justin kira butik ditutup lebih awal karena Vee ada urusan atau memang jam tutup pada hari itu.
Ternyata bukan karena dua alasan sebelumnya, butik tutup lebih cepat karena ada salah satu artis yang datang untuk membeli baju buatan Vee.
"Istirahat, lo gak berhenti kerja daritadi."
Justin ngangguk, dia berjalan kearah sofa yang ada di atel disamping Vee.
"Gue habis liat dokumen punya lo kemarin, dan ternyata lo lulusan universitas gue dulu."
"Emang, lo mantannya Hyunjin kan?"
Vee meringis saat Justin mengucapkan nama itu, "...iya,"
"Oh iya, gue denger kabar kalo Yena mau nikah? Lo dapet undangan gak?"
"Udah dapet duluan daripada lo,"
"Oh iya, lo kan se-geng sama dia."
Justin melirik Vee yang lagi sibuk sama handphone ditangannya, "lo dateng sama siapa?"
"Gue? Ntah, gue mau ajak Yeonjun dia gak bisa nemenin gue. Kalo lo?"
"Sama, gimana kalau kita dateng bareng?"
"Okee!!"
–––––
"Lo dateng sama siapa?"
Jaemin gelengin kepala, "gue bingung mau dateng siapa, sama kak Sakura apa sama kak Tzuyu."
"Mainnya sama noona noona ya lo sekarang?" ejek Sunwoo.
"Biarin lah, kane cuy."
Jeno ngelirik Hwall, "lo sama siapa Hwall?"
"Ya udah pasti sama calon bini dong, ye gak?" goda Haechan.
Kedua pipi Hwall merona mendengar itu, dan teman temannya tertawa melihatnya.
"Woi,"
Kelima pemuda yang sedang berkumpul di Cafe itu menoleh dan mendapati Hyunjin tengah berjalan kearah mereka.
Hyunjin menarik kursi di samping Sunwoo lalu duduk disana, "ada apa ngajak kumpul?"
"Gue kemarin lupa mau ngasih ini ke kalian, daripada gue nyamper satu-satu gue ajak kumpul aja sekalian." kata Jaemin sembari mengeluarkan 5 buah undangan dari tasnya.
Undangan berwarna putih dengan sentuhan emas dengan nama Yena dan Junkyu diatasnya.
"ANJIRLAH YENA NIKAH GAK BILANG BILANG UDAH SEBAR UNDANGAN AJA!"
"IYA NIH ANJIR GAK SERU!"
"HABIS YENA, HWALL SAMA NAKYUNG ACIA ACIA"
"B-berisik lo pada."
Disaat keempat pemuda lainnya tengah ribut soal ini itu, Hyunjin dan Sunwoo hanya diam setelah menerima undangan tersebut.
Hyunjin denger gumaman Sunwoo, dan dia bisa menangkap kalau laki-laki disampingnya itu kecewa.
Tentu saja, Sunwoo kecewa.
Sunwoo sudah berjuang untuk Yena, bahkan dia terang-terangan menunjukkan kalau dia suka dan serius kepada gadis itu tapi sepertinya Yena hanya menganggap Sunwoo bercanda.
Hyunjin tau rasanya.
Hanya saja Hyunjin pernah tau rasanya memiliki gadis yang dia sukai sedangkan Sunwoo tidak.
"Yena gak sadar kalau ada cowok sebaik lo di dekatnya apa gimana?"
Sunwoo menoleh kearah Hyunjin yang tengah membaca undangan tadi, "udahlah, mungkin emang jalannya gini. Lagian gue bisa apa kalau Yena bahagianya sama Junkyu itu?"
"Lo bakal nyerah setelah apa yang udah lo lakuin selama ini buat dia?"
"Emang gue harus gimana? Gue gak bisa maksa dia buat suka gue balik, gue lebih seneng liat Yena bahagia tanpa gue, daripada sama gue tapi dia gak bahagia."
"Sunwoo–"
"Gak semua kisah cinta akan berakhir bahagia kan? Mungkin kisah cinta gue salah satunya. Lo sendiri gimana?"
Hyunjin mengalihkan pandangannya, "Vee? Gue gak akan nyerah buat dapetin dia lagi."
"Iyalah, duit 500 juta lo bakal sia-sia kalau gak berhasil dapetin Vee lagi." kata Sunwoo lalu dia ketawa.
Hyunjin ikut ketawa, "gue gak masalah sama uang, gue cuma gak rela apa yang udah jadi milik gue jatuh kepelukan orang lain."
"Ya dah serah lo."
"...gue pastiin di pernikahan Yena nanti, Vee bakal balik lagi ke gue. Gue pastiin itu."
––––––
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.