🍃 - twenty nine

10.9K 1.9K 213
                                        

Mohon maaf lahir batin readersku tercinta❤

Maaf ya kalo ff ku se-gaje ini, makin bosenin, dan akunya juga slow update :(

But i'll try my best

Thanks for your support guys!!

Purple you😚💜


—————

—————

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Vee meletakkan makanan yang dia beli tadi di meja makan, dia duduk di kursi lalu menatap kosong meja di depannya.

"Jang— siapa ya? Gue pernah tau marga itu..."

Gadis itu mengambil handphonenya, lalu mengetikkan 'jang' di pencarian handphonenya.

Sebelum hasil muncul, panggilan dari Jeno terlebih dahulu masuk ke handphone nya, "ngapain nih anak telfon?"



Pip

"Ap—"

"LO DI KOREA?!!"

Vee berjengit kaget, untung handphone nya gak dia deketin telinga, bisa-bisa tuli telinganya  kena suara Jeno.

"Santai dong, ngegas mas nya,"

"Anjirlah sumpah, lo kok gak bilang balik ke Korea–"

"Emang gue tadi bilang kalo gue lagi di Korea?"

"Lah? Emang lo gak di Korea?"

"Gak, ini lagi di kayangan, gue kan bidadari surga."

"Bacot bener."

"Hehehe,"

"Seriusan lo ada dimana sekarang?"

"Korea,"

"KAN—"

Cklek


Vee mengerutkan dahi bingung saat mendengar pintu yang dibuka dari sebrang telfonnya.

"Jeno? Lo ngapain sih?"


Vee membeku, suara itu...dia kenal betul itu suara siapa—



"Eh, H–Hyunjin. G–gak kok, gue—"

"Telfon siapa lo?"

"Ah ini– anu– itu– sapa temen kuliah kita...si Eric? Ah iya, Eric."

"Oh, yaudah cepetan, habis ini kita ke Koeun."

"Oke,"

Setelah itu terdengar suara pintu ditutup.

Kiss & Make Up | Hyunjin [Complete]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang