"Bang, cepetan" desak Seungmin pada Chan
"Iya, ini juga ngebut min"
Seungmin dan Chan dalam perjalanan menuju gedung itu. Matahari sudah terbenam. Kini, sinar bulan yang menerangi Seoul dan sekitarnya. Seungmin takut Eunra kenapa-napa. Dia ga sanggup ditinggalin Eunra lagi. Apalagi kalau selama lamanya
17 menit, akhirnya mereka sampai di lokasi. Ini, waktu yang cukup lama. Seungmin takut dia terlambat. Apalagi, gedung itu lumayan besar. Dan perlu waktu lagi buat Seungmin dan Chan nyari Eunra.
"Min! Jangan lari! Lo mau keman?" Chan mencoba mengejar Seungmin yang langsung berlari setelah turun dari mobil. Seungmin tak menjawab. Dia tetap berlari. Dia naik ke atas. Satu dua lantai dia naiki.
Walaupun, saat dia naik tangga, dia hampir terpeleset. Entah kenapa dua selalu berpikiran untuk keatas ketimbang mencari di satu lantai. Sampai di lantai 4, dia menemukan sebuah tas yang familiar. Itu tas Eunra. Dan sebuah kursi.
Tapi, kemana Eunra? Tasnya ada disini. Dan kalau dia disekap, pasti dia lagi duduk di kursinya kan?
Mata Seungmin mencari ke segala arah. Sampai dia melihat sebuah tangga menuju rooftop
"Seungmin!!!" Chan memanggil dari kejauhan
Lagi-lagi, Seungmin mengabaikannya. Dia langsung menaiki tangga itu. Di puncak tangga, dia bisa melihat Eunra yang tengah menangis. Dengan tangannya yang diikat. Dia juga bisa melihat Mina. Juga dengan pistolnya.
DOR
Setetes darah jatuh ke permukaan rooftop itu. Disusul dengan tetesan darah yang lain.
•••
Eunra sudah menutup matanya saat hitungan Mina yang sudah pada angka 2
3......
DOR
Eunra mendengar suara tembakan itu. Akan tetapi, dia tidak merasakan apa apa. Yang dia rasakan hanya kehangatan.
Apa yang sedang terjadi?
Perlahan-lahan Eunra membuka matanya. Dia bisa melihat tubuh Seungmin yang sekarang tengah memeluknya. Cairan berwarna merah itu mulai menetes pada baju Eunra.
Mata Eunra seketika mulai berkaca kaca. Kenapa tidak dia saja? Seungmin sudah cukup kesakitan saat cedera waktu itu.
"Kamu gapapa kan?" Lirihnya dengan suara serak
Justru dia yang terluka. Tapi, bisa bisanya dia tetap memikirkan orang lain
"Seungmin? Kenapa? Kenapa lo maju?" Kini Eunra sudah benar benar menangis. Suaranya bergetar saat melihat pemandangan yang sangat dia tidak inginkan.
Lalu, Seungmin terjatuh. Begitu juga dengan Eunra. Sayangnya, dia tidak bisa membalas pelukan Seungmin. Dia diikat. Dia terus terusan mencoba untuk melepaskan ikatannya dengan sekuat tenaga. Hingga darah juga keluar dari pergelangan tangan Eunra. Dan akhirnya dia terbebas.
Sedangkan disana, Mina hanya terdiam. Rencananya tidak berjalan lancar. Berbalik 180°
Dan Chan pun mulai datang. Rasa menyesal menimpanya. Kenapa dia terlambat?
"KIM SEUNGMIN" Chan berlari menuju Seungmin yang kini punggungnya sudah berlumuran darah
"Seungmin, sadar!! Gue udah telepon ambulans" ucap Chan
KAMU SEDANG MEMBACA
Anak Basket | Kim Seungmin
Fanfiction[COMPLETED] - [SUDAH REVISI] Kim Seungmin, si anak basket yang famousnya menandingi pangeran sekolah, Hwang Hyunjin itu ternyata punya kisah dibalik pribadinya yang kalem itu. Kata orang, Seungmin anaknya baik, juga kalem. Tetapi, bagi Ji Eunra, K...
