Bagian 6 - RIDEL

16.8K 551 14
                                        

***

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.



***

Sesampainya di perkarangan rumah sederhana miliknya.

"Ehh kok gak masuk mau kemana lagi kamu?" Ucap Della sebab Dino tidak masuk kedalam perkarangan rumah.

"Yaelah Kak lo gak liat ni motor bukan punya gue" ujar Dino berdecak malas sebab Kaka nya nih sedikit Lola.

"Ehh Iyah baru ngeh" Della berucap sambil cengegesan.
"Emang motor kamu kemana?" Tanya Della

"Ban bocor pas mau jemput lo Yaudah gue bawa bengkel, gue lama Karna kawan gue lama dateng nya ini motor dia, gue udah line lo kok" ujar Dino.

"Habis batre" ujar Della polos membuat dini menggelengkan kepalanya.

"Kebiasaan! Emang di sekolah elit lo kaga ada stopkontak?" Ujar Dino.
"Yaudah dah kaga usah di jawab sono katanya kebelet" ujar Dino mengingatkan della.

Della menepuk jidat nya dan tergesah meninggalkan Dino yang menggeleng kepala heran dengan segala tingkah absurd Kaka nya.

Dino pun menjalan kan motornya meninggalkan perkarangan rumah.

***

"Assalamu'alaikum " salam Della kepada penghuni rumah.

Melihat bunda nya yang sedang menonton sinetron segera Della menyalimi dan bergegas ke kamar mandi di sebelah dapur.

"Wallaikumsalam, Ehh" sahut kinan terkejut dengan tingkah Della yang absurd di setiap harinya, kinan pun melihat arah pergi nya Della yang ternyata kemar mandi kinan pun mengalihkan pasangan nya kembali ke arah tayangan TV.

Della sudah menyelesaikan acara kebelet nya, kinan yang menyadari Della pun berujar.

"Gih ganti baju trus makan" seru kinan.

"Aku mau ganti baju dulu Bun" jawab Della.

"Yaudah, Ehh adek mu kemana del?" Tanya kinan yang baru sadar atas ke tidak hadirkan Dino.

"Kembali in motor temen nya Bun soalnya ban motor dia bocor pas mau jemput Della" ujar Della yang sudah di undakan tangga ke lima.

Kinan pun hanya ber O riah.

Setelah sampai didalam kamar Della pun melucuti pakaian nya dan berganti dengan daster rumahan, kok daster? Seperti nya Della ini anti mainstream sekali, soal menurut Della itu daster adalah pakaian ternyaman, sebab Kalo ada angin walau sedikit pun masih adem ayem.

Della pun beranjak dari kamar ke kamar mandi Karna di rumah Della kamar mandi cuma ada satu dan itu di lantai satu dekat dengan dapur.

Deskripsi in rumah Della boleh? Jadi rumah Della terdiri dari tiga lantai dan memiliki halam yang muat untuk dua motor serta satu mobil. Di lantai satu rumah terdapat ruang tamu dapur dan kamar mandi yang hanya di Sekar oleh lemari foto keluarga lalu di lantai satu ada satu kamar yaitu kamar kedua ortu Della. Dan di lantai dua ada dua kamar yaitu kamar Della dan Dino di masing-masing pintu ada nama mereka. Di lantai tiga untuk menjemur dan mencuci baju.

Setelah selesai mandi dengan memakai kembali baju yang tadi dia pakai Della ngacir ke arah dapur untuk makan Karna perut nga sudah minta diisi.

Mengisi piring nya dengan lauk pauk yang tersendiri segera Della beranjak ke arah ruang tamu. Makan sambil nonton gosip kan kane.

Terdengar deru motor dan mobil bersahutan sepertinya Dino dan bagas (ayah Della) pulang barbarengan. Karna jam sudah menunjukkan pukul lima waktu pulang kerja.

Della mah masih asik dengan makannya sedangkan kinan bergegas menghampiri sang suami.

Dilihatnya bagas tengah merangkul Dino ala laki dan berbincang ringan.

Kinan pun mengambil alih tas dan juga jas bagas.

"Ayah mau langsung makan apa mandi dulu?" Tanya kinan beriringan memasuki rumah.

"Mandi dulu dong bun" ujar bagas berjalan ke arah kamarnya bersama kinan.

Dino yang ingin beranjak pun di urungkan sebab kinan mencegahnya.

"Ban kamu bocor?" Tanya kinan kepada Dino.

"Iya Bun pas mau jemput kadel" ujar Dino yang masih di dengar Della.

"DINO!" Ucap Della memperingatkan atas panggilan Dino Kalo orang yang mendengar sepintas pasti 'kadal' padahal itu singkatan 'Kak della' mungkin Della saja yang baper.

"Yaudha gih ganti baju terus makan" ujar sang bunda memberi titah.

"Oke bunda" jawab Dino yang pergi menuju kamar nya.

***

Mereka semua berkumpul sekeluarga untuk makan bersama, makan mereka hanya lesehan sebab ribet kata kinan Kalo di meja Kalo ngambil lauk yang jauh mesti berdiri.

Mereka makan di selingi canda tawa agar membuat keluarga lebih harmonis saling menceritakan kegiatan masing-masing agar tak ada nya salah paham intinya saling terbuka.

Setelah selesai makan malam Della dan kinan membereskan piring kotor sedangkan Dino dan bagas langsung memonopoli TV untuk acara motor gp.

Setelah selesai berbenah Della pun beranjak ke kamar mandi sebab dia lupa untuk keramas.

Setelah selesai Della bermain langsung masuk kedalam kamar absen tidak mengobrol bersama.

Sesampai di kamar Della mengeringkan rambut lalu menghempaskan tubuh di atas kasur nya dengan nyaman sambil memejamkan mata nya.

Tiba-tiba gadget Della berbunyi yang menandakan ada pesan masuk.

Ting

Della mencari sumber suara dan ternyata ada di bawah banyaknya menggapai gadegt di bawah bantal San membuka lookscren nya dan muncul lah notif dari nomor yang tak di kenal.

+6281*****
Besok gue tunggu di danau belakang sekolah!

Maaf, siapa yah?

+6281*****
Sebelum jam masuk!

Lah? Della menghendikan bahu tak peduli lalu kembali memejamkan matanya untuk menjelajahi alam mimpi.

Ting
Ting
Ting

Della terganggu dengan bunyi notif serta telphone entah dari siapa, dengan kesal Della membuka Gadget nya dan terpampanglah nomor yang tak di kenal yang sebelumnya sempat memberi pesan ke pada Della.

Dret
Dret
Dret

Segera Della menekan tombol hijau agar tersambung dengan seseorang di seberang sana.

"Halo!" Ujar Della

"Gue.gak.suka.diabaikan!" Suara seperti pemuda dan dia menekan setiap kalimatnya.

Siapa dia? Apa Della mengenalnya?


BERAAMBUNG^^

POSSESSIVE RIAN [ NEW VERSION ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang