Malam berganti pagi, bulan berganti matahari. Pagi yang sangat penting menurut jimin karena dia harus bersiap untuk pergi ke luar kota, sang istri tidak hanya diam melihat kesibukan suaminya, ia membantu memasukan baju ke dalam koper, menyiapkan semua keperluan jimin. Sedangkan jikwan masih terlelap dalam mimpinya, mama nya sengaja tidak membangunkan karena hari ini hari minggu jadi jikwan libur sekolah.
"Udah?. Gak ada yang ketinggalan?"- mj
"Ooo ada"- jm
"Apa?"- mj
"Kamu"- jm
Myeonji hanya mendengus kesal.
"Berhentilah menggodaku"- mj
"Yakin nggak ada yang ketinggalan?"- lanjut myeonji
"Nggak ada sayang, semuanya udah aku absen"- jm
"Hmm baiklah. Apa tidak sarapan dulu aja?"- mj
"Tidak usah nanti aku akan sarapan bersama rekan ku"- jm
"Baiklah"
"Aku berangkat ya"- jm
"Ne"- mj
"Jaga diri ya selama aku nggak di rumah, rawat jikwan dengan baik, jaga baby juga. Kalo ada apa apa telfon aku ya, kalo perlu uang nanti aku transfer"- jm
"Yak! Kita hanya berpisah dua hari bukan dua bulan"- kekehan myeonji mulai menggema
"Arrasseo"- jm
"Papa!!"- jw
Tanpa di sadari ternyata jikwan udah bangun dari tadi dan sempat menyaksikan obrolan orang tuanya
"Wah anak papa udah bangun"- ucap jimin sambil menyamakan tinggi nya dengan jikwan
"Hiiks... hikks... papa mau kemana?"- jw
"Jangan nangis sayang, papa akan keluar kota selama dua hari"- ucap jimin sambil mengusap air mata anaknya
"Papa jangan pergi. Hiiks.. Hiiks..."- ucap jikwan sambil memeluk erat sang papa
"Cuman dua hari kok sayang"- jm
"Pokoknya papa nggak boleh pergi"- jw
"Papa kan mau kerja"- jm
Tangisan jikwan sudah mulai redah lalu ia mengusap air mata nya dengan punggung tangannya
"Papa berangkat ya"- jm
"Papa cepet pulang ya"- jw
"Iya sayang. Baby... Papa berangkat ya"- ucap jimin sambil mengelus perut myeonji sesekali mengecupnya
Cup
Kecupan jimin mendarat di dahi myeonji dan jikwan
"Dadah jikwan"- jm
"Dadah papa"- jw/mj
*********
Setelah keberangkatan jimin, myeonji dan jikwan melakukan sarapan bersama. Tentu agak berbeda menurut jikwan karena ini kali pertamanya sarapan tanpa didampingi papa nya
"Ma papa pulang nya lama ya?"- jw
"Enggak kok sayang"- mj
"Aku kangen papa. Aku pingin ketemu papa"- jw
"Belum 2 jam keperegian papa masa jikwan udah kangen, hmm?"- mj
Jikwan hanya menatap mama nya sayu. Myeonji yang mengerti hal tersebut mencoba menenangkan nya dan sedikit memberi hiburan pada anak sulung nya
"Mau pergi jalan jalan?"- mj
"Aku ingin bertemu paman Yeonjun"- jw
"Baiklah, sebentar mama akan menelfonnya"- mj
"Yeobsseo, yeonjunie"- mj
"Ne kenapa noona?"- yj
"Kau di mana?"- mj
"Aku di apartement"- yj
"Jikwan ingin menemuimu, bisakah aku dan jikwan kesana?"- mj
"Tentu boleh aku di sini sendirian jadi aku sedikit merasa bosan"- yj
"Baiklah sampai jumpa"- mj
"Ne"- yj
"Gimana ma?"- jw
"Ayo kita bersiap. Kita akan ke apartementnya paman yeonjun"- mj
"Siap ma"- jw
*********
Ting tong... Ting tong...
"Anyeonghaseo noona"- yj
"Ne anyeonghaseo"- mj
"Anyeonghaseo park jikwan"- yj
"Anyeonghaseo paman"- ucap jikwan sambil menundukan badannya
"Mari masuk"- yj
.
"Apakah paman suka menonton doraemon?"- jw
"Ne paman sangat suka"- jy
"Aku ingin bertemu doraemon, dimana aku harus menemuinya?"- jw
"Untuk apa jikwan ingin menemui doraemon?"- yj
"Aku ingin meminjam senter pengecilnya, lalu papa akan aku kecil kan. Kalau papa sudah menjadi kecil aku akan memasukan papa ke perut mama"- jw
Suara tawa kini mengudara di ruangan milik yeonjun
"Kenapa kok harus di masukin ke perut?"- jy
"Agar papa tidak bisa mengerjaiku lagi"- jw
"Kalo papa masuk perut jikwan bakal kangen dong"- mj
"Enggak kok. Jikwan nggak pernah kangen sama papa"- jw
"Terus tadi yang nangis pingin ketemu papa nya siapa?"- mj
"Mama itu"- jw
"Lah, kok mama"- mj
"Iya emang mama yang selalu rindu ke papa"- jw
KAMU SEDANG MEMBACA
Park Jimin Family
Romancekeseruan keluarga park jimin yang menikah dengan kang myeonji dan sekarang telah menjadi park myeonji. memiliki dua anak laki laki yang sama tampannya seperti sang papa dan pintar seperti sang mama
