8✨ Almost

28K 831 4
                                        

Besoknya, Bella tak sabar lagi untuk datang sesuai perintah Farel dan kali ini ia bersama Vanya.

"Ngapain kita kesini Bel?"

Bella hanya diam dan terus mencari VVIP yang disarankan Farel.

"Ini Bel!" tunjuk Vanya pada pintu berlogo hitam bertuliskan VVIP Master itu.

Bella membuka pelan pintu tersebut dan

Gelap,

Ia tak bisa melihat apa-apa namun sesaat kemudian siluet lampu kecil menerangi pemandangan yang sangat menyakitkan hati Bella.

"Bel! itukan Gio!"

Bella mendekati dua orang yang sedang berpangkuan dan berciuman mesra itu.
Bella menarik kasar Gio dari perempuan itu dan menuntunnya untuk berdiri.

"Eh apaan lo!"

"Lo yang apa-apaan Zeta!" maki Vanya

"Lo siapanya Gio?!"

"Gue istri sah Gio dan gue berhak kan buat ajak pulang dia sekarang?"jawab Bella pelan.

Perkataan Bella tentunya membuat Zeta kaget dan menatap Bella jijik.

"Mba lo? ck"

Bella tak menghiraukan perkataan Zeta itu, baginya yang terpenting sekarang itu membawa Gio pergi dari sini

"Kita pulang ya"

Gio yang masih dalam kondisi setengah sadar pun meracau tak jelas.

"Nghh Bella"

"Iya ini aku. Kita pulang"

Vanya membantu Bella menuntun Gio ke mobil.

Sesampainya dirumah, Bella menyelimuti Gio dan mengantar Vanya kedepan yang sudah dijemput oleh Farel.

Entah kapan mereka berteman atau berdekatan Bella tidak tahu.

"Gue pulang dulu Bel"

Bella melambaikan tangannya,

"Thanks van!"

Vanya hanya mengacungkan jempolnya dan masuk ke mobil hitam milik Farel itu.

Bella masuk dan kembali ke kamarnya yang dilantai dua itu.

"Bel"

Bella menatap Gio yang juga sedang menatapnya dalam.

"I need that"

Bella yang merasa asing dan aneh pun langsung bertanya,

"Maksud kamu?"

Gio mendekati Bella dan tatapannya turun ke bibir Bella, dan

Cup

Bella membulatkan matanya sempurna, dan mendorong pelan badan Gio.

"Hmm Gi"

"Kenapa?"  Gio menatapnya sayu,

"Aku gak biasa"
Gio terus mencoba melumat bibir milik Bella,Bella mencoba berontak namun ia gagal.

Ciuman Gio turun ke leher jenjang putih milik Bella dan mengecapnya pelan, memberinya kissmark disana.

"Sshh"

Bella tersadar dan mendorong bahu suaminya itu.

"Maaf, tapi aku belom siap"

Gio mencekal pergelangan tangan Bella dan meneruskan aksinya itu
Bella hanya bisa berontak dan berdoa.

Gio membuka dress milik Bella dengan sekali hentakkan.

"Aku mohon jangan Gi!"

Bella menutupi badannya yang setengah naked itu. Gio menarik pelan lengan Bella kebelakang dan meremas gundukan mulus yang masih tertutup bra hitam itu.

"Ahh"

Gio ingin melepaskan kaitan bra milik Bella namun tangannya dihentakkan keras oleh sang empu.

"Aku belom siap Gio! hiks jangan"

'Astaga, apa gue nyakitin dia?'batin Gio

Gio mengelus pelan pipi chubby milik Bella itu dan memasangkan kembali baju Bella yang tercecer dilantai.

"Aku minta maaf, aku khilaf"

Bella menangis sesegukan dan berlari menuju kamar mandi, merendamkan dirinya dengan air dingin di bath tub.

Gio merutuki ulah bodohnya barusan yang hampir ml dengan Bella.

"Ck sial gue tegang"

YOUNG MARRIAGECerita yang bikin terobses. Temukan sekarang