(25) SEKUMPUL RASA

2.7K 149 8
                                        


"Jika pedulimu yang berkali-kali itu sebuah tanda dari sebuah rasa, ku harap itu bukan sekedar rasa kasihan. Tapi, siapa aku sampai mengharapkan segala hal darimu?"

-Lunaria Giovanni Adara


🌻

“Biar gue yang buka,” kata Angkasa saat Luna hendak memasukkan kunci rumahnya pada lubang kunci di pintu depan.

Setelah pintu terbuka, ia membiarkan Luna duduk di sofa ruang tamu, sedangkan Angkasa berjalan menuju dapur dan mengambil satu gelas air putih. Setelah itu, ia mendudukkan dirinya di samping Luna yang bersandar pada sandaran sofa sambil memejamkan mata.

“Minum dulu.”

Luna menegakkan badannya lantas meneguk air putih dalam gelas yang dipegang Angkasa sampai habis. Tanpa Angkasa duga, gadis itu kini tersenyum pada Angkasa.

“Aku nggak papa, Kak,” lirih Luna mencoba meyakinkan Angkasa bahwa ia baik-baik saja.

Angkasa menatap lekat iris hijau milik gadis itu. Meski senyum manis terpampang di wajahnya, tapi mata gadis itu terlihat ketakutan. Tangannya saja masih terlihat bergetar.

"Mulai sekarang, gue nggak akan ngebiarin Aksel nyakitin lo lagi." Sebuah kalimat lugas yang tak membutuhkan bantahan.

Maka Luna hanya bisa mengulum senyum. Berharap Angkasa benar-benar akan menjaganya dari Aksel. Berharap Angkasa tidak melakukan kesalahan yang sama seperti Aksel.

“Dia ngapain kamu tadi, Na?”

Luna  masih menangis dalam pelukan Bintang saat ia baru masuk mobil. Luna kecil memang sangat cengeng. Diejek sedikit oleh teman-teman di kelasnya, ia pasti mengadu pada kakaknya dan menangis berlebihan.

“Luna dibilang kurus banget sampai nggak cocok main sama Putri yang pipinya kaya bakpao.”

Mendengar ucapan Luna, sontak Bintang tertawa sampai perutnya terasa sakit. Ia memegangi perutnya sambil menghapus air mata Luna.

“Luna, gendut itu jelek, makanya temen-temen Luna bilang Luna nggak cocok main sama Putri.”

Gadis berumur tujuh tahun itu mengernyit heran lantas tertawa beberapa detik kemudian.

LUNARIA [SUDAH TERBIT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang