[ Proses PENERBITAN ]
Kenyataan adalah hal yang tidak bisa dihindari.
Setelah seseorang yang dianggapnya menjadi masa depan yang indah baginya menghancurkannya dengan menikah dengan perempuan lain, Min Yoora harus menerima kenyataan bahwa dirinya m...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Karena aku lagi bahagia. jadi aku up Bruise Sabtu siang.. baik kan?
Dan juga ada 3 informasi untuk kalian : 1. Mulai part 15 selanjutnya, konflik bakal lebih berat. Jujur aja aku pun yang nulis udah berasa sakit banget bayangin sosok Yoora nantinya. Jadi aku warning kalian di awal supaya kuat ya.. Note : yang sudah pernah baca sampai selesai tolong jangan spoiler. hihihi. 2. Story ini contentnya mature. Gak cuma dari konflik yang aku ambil, tapi juga beberapa adegan aku yang aku ambil enggak pantas untuk dibaca oleh anak dibawah umur. Aku pun g bisa memantau kalian siapa aja yang baca, tapi mohon kebijaksanaannya untuk membaca apa aja yang emang pantas kalian baca. Saringlah hal yang baik, jangan di ambil buruknya. 3. Info ketiga bakal aku jelasin di bawah. Aku ada event yang wajib kalian ikuti semuaa. Gak sulit kok eventnya nanti. Jadi aku harap kalian ikut ramein semua...
So, syelamaat membacaaa..
***
'Taehyung mabuk-mabukan di bar.Dia membuat keributan dan memukul seseorang.'
Yoora memejamkan matanya saat mendadak rasa pusing menyerang kepalanya. Dirinya tengah berada di perjalanan pulang ke Seoul bersama Jimin yang mengemudi di sebelahnya dengan tenang. Ponsel di tangannya tak terlepas sedikitpun. Nama Taehyung berada di list atas panggilan tak terjawab sebanyak hampir dua puluh kali, bersama pesan masuk dari pria itu.