🥀

916 72 1
                                    

16:15
Y/N tiba disebuah cafe bersama sopirnya.

Y/N: "Udah ya pak, nanti saya telepon kalau udah selesai."
Y/N keluar dari mobil.

Sopir: "Baik."

Y/N pun masuk kedalam cafe tersebut dan ia disambut oleh dua sahabat semasa dia masih SMA. Joy dan Irene.

Joy: "Y/N!!!"
Teriak Joy ke Y/N.

Y/N: "Apa kabar kalian?"
Y/N menghampiri Joy dan Irene lalu duduk dikursi samping Joy.

Irene: "Buruk banget nih."

Y/N: "Lah kok buruk sih?"

Joy: "Gara-gara habis diputus in sama Suho."
Joy tertawa lepas.

Y/N: "Yang sabar ya."

Irene hanya mendengus kesal.

Y/N: "Oiya, Si Hun sama Ceye mana?"

Irene: "Ciah nanyain mantan, sadar lo udah punya suami bentar lagi lahiran juga."
Goda Irene ke Y/N yang membuat Joy ikut tertawa.

Joy: "Move on dong."

Y/N: "Gue nanyak aja bego."

Irene dan Joy hanya bisa tertawa mendengar balasan dari Y/N.

Tiba-tiba ada satu laki-laki memakai topi hitam dan juga hoodie berjalan menuju ke arah mereka.

Joy: "Woy Sehun! Dari mana aja lo?!"
Teriak Joy ke Sehun.

Y/N: "Baru aja diomongin."
Decak Y/N.

Irene: "Si Chanyol mana kok sendiri?"
Tanya Irene menatap Sehun menarik satu kursi untuk didudukinya.

Sehun: "Biasa tu orang dari dulu emang kebiasaannya suka ngaret."
Sehun duduk lalu mengambil handphone dari dalam saku celananya.

Ting

LINE

You got one message from 'Hangyul'

Y/N pun mengambil handphone lalu membuka pesan tersebut.

Hangyul

Hangyul: "Beb,"

Y/N: "Apa?"

Hangyul: "Nanti aku ada meeting diluar kantor jadi pulangnya mungkin agak maleman."

Y/N: "ok."

Hangyul: "Singkat bener :(."

Y/N: "Apa lagi?"

Hangyul: "Masih diluar?"

Y/N: "Ya lah baru juga nyampek."

Hangyul: "Kalau gitu hati-hati jangan pulang malam."

Y/N: "Cerewet ah!"

Hangyul: "Dibilangin juga ^,^."

Y/N: "Iya sayang bebeb akuh."

Hangyul: "Gitu dong."

Read

*

Irene: "Hekhem."
Irene mengintip roomchat Y/N dan Hangyul.

Irene: "Iri deh gue, lo punya suami perhatian banget."

Y/N: "Bisa aja lo."

Sehun: "Gue kira lo bakalan milih Chanyol dulu. Eh tau-taunya lo ngasih kita undangan nikahan sama Hangyul."
Sehun membuka topik percakapan.

Seketika Y/N flashback.

"Ngomong in gue ya?"

Seketika semua orang tertuju pada sumber suara.

Joy: "Panjang umur banget sih lo nyol."

Chanyol: "Sorry ya gue agak telat, habis nganterin bini belanja."

Irene: "Aduh Joy kita kapan ada yang nganterin Shooping ya?"

Sehun: "Sini gue yang nganterin."
Tawar Sehun sambil tertawa.

Irene: "Level gue nggak kayak lo ya!"
Tegas Irene ke Sehun.

Chanyol: "Kalau moto hidup lo kayak gitu, siap-siap aja lo bakalan jadi jomblo abadi."
Perkataan Chanyol ini membuat Sehun semakin ngakak.

Irene: "Males gue sama kalian."
Irene mengatupkan bibirnya dan menyilangkan kedua tangannya.

Y/N: "Udah jangan debat jodoh udah diatur sama yang diatas. Tunggu aja mungkin datangnya ngaret."
Semuanya kompak tertawa setelah apa yang dikatakan Y/N barusan.

Kring

Lonceng pintu masuk cafe berbunyi yang artinya ada orang masuk.

Y/N memperhatikan satu cewek dan juga cowok yang masuk, dan cowok tersebut tidak asing bagi Y/N.

Y/N: "Oh kebetulan banget ya meetingnya juga disini."
Decak Y/N dalam hati.

Joy: "Eh itu suami lo kan."
Seketika pandangan mereka tertuju pada Hangyul yang berjalan mencari kursi untuk duduk bersama satu orang cewek.

Y/N: "Iya dia katanya ada meeting diluar kantor. Eh kebetulan cafenya sama."
Sahut Y/N dengan ekspresi datar.

Kring

Sekali lagi ada cowok masuk kedalam cafe tersebut.

"Je, Ngul sorry gue agak telat."

Yohan kemudian berjalan menuju dimana Hangyul dan Jeje duduk.

Y/N: "Je?.....Jeje?!!"

Seketika suasan hati Y/N langsung runyam.

Joy: "Lo mau kemana?"
Tanya Joy yang melihat Y/N bangun dari duduknya.

Y/N: "Bentar ya gue ada urusan, sebentar aja."

Y/N bangun dan berjalan menuju arah mejanya Hangyul.

***

Bersambung...
Maaf jika tulisan sangat berantakan 😂
Jangan lupa vote ⭐️

Suami Tercinta|| Lee Hangyul Imagine [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang