🌻🌻🌻
Tidak ada yang abadi, baik bahagia maupun luka. suatu saat kita akan tiba dititik menangisi rasa yang dulu indah. Dan itu yang aku rasakan untuk saat ini ketika melihatmu begitu berubah. "( seketika lamunanku dikagetkan dengan suara Bella )".
" Na, bengong aja. mikirin apa sih ". ucapnya sambil menepuk bahuku.
" Gak ada yang dipikirin kok" Alibi Aina
" Yaudah, gue pengen cerita nih." ucapnya dengan riang
" Emangnya mau cerita apa, kelihatannya seneng banget . " ucap Aina dengan tersenyum
" Na, Kamu ingat nggak kakak senior yang terakhir kamu minta tanda tangannya. " tanya Bella.
" Iya, aku inget." jawabku.
" Dia itu presiden BEM dikampus ini " ucap Bella.
" Terus " Jawab Aina
" Ternyata namanya Althaf Raditya firmansyah . dia itu cowo terpopuler dikampus ini, selain ganteng dia juga pinter,,,"jelas Bella dengan senyum senyum gak jelas.
" Hm " jawabku
Sebenarnya aku udah kenal Bell bahkan kenal banget . Ucapku dalam hati
" Kayaknya gue suka deh samanya , Na bantu gue yah buat bisa deket sama kak Althaf."
Aina yang mendengar itu langsung terkejut.
" Na, lo kenapa?" tanya Bella.
" Aku nggak papa , kayaknya cuma butuh istirahat aja." ucap Aina dengan muka sedikit pucat.
" Yaudah, gue anterin pulang yah ." ajak Bella.
" Gak usah, sebenarnya aku dijemput sama bang atha. Tuh dia udah datang, aku duluan yah Bell " pamitku.
" Eh, iya. hati hati dijalan, Aina." ucap Bella.
Atha Fairuz Asshidiq biasa disapa Atha . Ia baik dan perhatian walaupun terkadang nyebelin . Ia memiliki postur tubuh tinggi dengan kulit tidak terlalu putih namun senyumannya itu begitu manis.
Aku segera menaiki mobil milik bang atha, Dengan badan yang lemas dan muka yang pucat.
" De, kamu sakit ?" tanya bang Atha dengan khawatir.
" Nggak, kayaknya hanya kecapean " ucapku
" Mau abang antar kerumah sakit gak ?" tanya bang Atha
" Nggak usah, cuma butuh istirahat aja " ucapku dengan kata yang meyakini
" Yaudah..." ucap bang Atha
" oh,iya! tadi pagi ada yang nyariin abang " ucapku
" Siapa ?"
" kayaknya teman abang deh." ucapku
" Ya, dek! teman gue kan banyak."
" Yaudah, aku jelasin ya, bang. Dia itu ganteng badannya tinggi, kulitnya putih. Pokoknya perfect." ucapku
" Tumben, adek abang ini memuji cowok "
Saat sampai dirumah aku
segera menyalami ibu dan langsung memasuki kamar.Aku segera membaringkan tubuhku dan memejamkan mata ini. Namun tetap saja mata ini tak mampu kupejamkan ketika pikiranku selalu memikirkannya.
Tok tok...
Diluar terdengar suara yang mengucapkan salam sambil mengetuk pintu.
" Assallamu allaikum"ucap Bella.
" Waallaikum salam, eh nak Bella . silahkan masuk " ajak bunda.
" Iya tante, makasih. tante, Aina nya ada?" tanya Bella.
" Ada, dikamarnya. Masuk aja." jawab bunda.
" Iya, tante. Aku mau ke Aina nya dulu " ucap Bella.
Aku mendengar suara pintu terbuka dan ternyata itu Bella.
" Na, gimana keadaannya ?
gue tadi khawatir, makanya gue langsung kesini dari kampus." jelas Bella."Alhamdulilah membaik" jawabku.
" Na, besok mau masuk kampus gak?" tanya Bella.
" InsyaAllah. Masuk soalnya besok hari terakhir OSPEK." jawabku.
" Yaudah, tapi kalau seandainya kamu besok masih sakit jangan memaksakan" ucap Bella.
" Iya, makasih ya, Bel. udah perhatian sama aku." ucapku.
"Iya sama-sama " ucap Bella sambil tersenyum dan memelukku.
Setelah melaksanakan shalat maghrib yang dilanjut dengan membaca Al quran . Aku langsung keruang keluarga untuk menemui bunda yang sedang asyik menonton tv.
" Eh, ada Aina. sini temenin bunda" ajak bunda.
" Iya bun" jawabku.
" Na, emangnya gak mau cerita gitu kebunda " tanya bunda.
" Cerita apa" ucapku dengan bingung.
" Cerita pertama kamu jadi mahasiswi baru dikampus." jelas bunda.
" Ya, gitu bun. Biasa aja"ucapku
Aku pun melangkahkan kakiku menuju kamar tidur untuk mengistirahatkan jiwa dan raga ini.
"Aina, aku senang kita bisa bertemu lagi "
" Iya, aku juga "
" Kamu masih ingat aku "
" Tentu,, aku sangat mengingat kamu dan rasa yang pernah ada"
" Bisakah kita kembali seperti dulu? Disaat kau membuatku jatuh cinta tuk pertama kalinya. aku rindu itu"
Namun, aku terbangun ketika mendengar suara alarm yang menunjukan pukul tiga pagi. aku sengaja agar aku terbangun untuk melaksanakan shalat tahajud.
" Ternyata aku cuma mimpi " ucapku yang hendak berdiri.
____________________________
TBCKalo kita memimpikan seseorang yang kita cintai. Pertanda apa yah ?
Mungkin, rindu.Makasih yang udah baca😙...
Maaf yah kalo banyak kesalahan dalam kepenulisanya dan ceritanya kurang menarik hiks😢 teman-teman boleh kasih masukan dan dukungannya😁
Dengan cara vote dan coment yah😃Terima Kasih❤

KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Dalam Prasangka
SpiritualCover by art_ewrd " Iya, ada apa?" " Mau nggak kamu jadi teman hidupku ?" " Bukannya kita sudah berteman dan aku belum mati lho." Pria tersebut menggaruk kepalanya yang tak gatal. Jujur, ia gugup untuk mengungkapkan perasaannya. " Maksud aku bukan...