Part 5. The remaining

793 144 72
                                        

The Only One
Part 5

The remaining
__________________________

The remaining__________________________

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Taehyung's bedroom | 14:20 PM.

Prang-"Tuan Muda.." Beberapa maid yang mencoba mendekat pun langsung memilih mundur ketika lagi-lagi Taehyung melemparkan semua guci dan bingkai foto kaca yang ada dimejanya kelantai, membiarkan semua benda itu hancur menjadi kepingan-kepingan kecil yang menusuk perih ketelapak kakinya, meninggalkan darah segar ditiap jejak langkah Taehyung.

Taehyung mengambil bingkai foto dirinya dan Heejin, wanita itu tersenyum lebar sembari mengecup pipi Taehyung kecil yang nampak tertawa geli. Laki-laki itu terdiam sesaat, memandangi bingkai foto yang diambil 3 tahun lalu itu dengan perasaan sedih. Prang-bingkai kaca itu terlempar kedinding sedetik kemudian, sementara foto didalamnya terjatuh keperapian begitu saja, membakar foto itu dalam sedetik menjadi abu tanpa sisa.

"Tuan Muda, biar kami obati lu-diam!" Taehyung menoleh, menatap tajam pada wajah para maid yang nampak ketakutan. "Keluar. Sekarang." Perintahnya, datar dan dingin. Jenis perintah yang tak akan berani dibantah siapapun. Semua maid itu langsung keluar dari kamar Taehyung, menutup pintunya dan membiarkan Tuan Muda mereka itu sendirian.

Taehyung menarik napas lelah saat suara pintu yang ditutup itu terdengar. Sekarang...waktunya melepaskan topeng tak tersentuhnya. Laki-laki itu jatuh terduduk begitu saja dibawah karpet berbulunya, menatap nanar kekacauan hebat yang terjadi dikamarnya saat ini. Tidak ada satupun benda yang masih terpasang rapi ditempatnya, semuanya berantakan, hancur, dan dipenuhi jejak berdarah dari kakinya. Ah, sekarang Taehyung baru merasa perih.

"Aish-" Taehyung mengernyit kesakitan, laki-laki itu berusaha mencabut beberapa pecahan kaca yang menancap cukup dalam dikakinya, lalu merangkak mengambil kotak P3K yang ditinggalkan oleh salah seorang maid, lalu mengambil obat merah dan kapas. Balutan perban sederhana yang terlihat berantakan, namun Taehyung sudah merasa cukup untuk menahan rasa sakit dikakinya. "Semuanya berantakan.."

Taehyung menghela napas kasar, mencoba mati-matian menahan tangisnya. Ia tidak boleh menangis. "Ah, fotonya ikut terbakar." Sesal laki-laki itu sedetik kemudian, menatap sendu kearah perapian yang menghanguskan foto terakhir yang ia miliki bersama Kim Heejin. Biasanya, ketika ia merasa lelah, Taehyung selalu pergi menuju Heejin. Sekarang ia bahkan tidak tahu harus berlari dan melampiaskannya pada siapa.

Ting!

Princess

'Where are you, Mr. Busy?'

Taehyung mengangkat ponselnya, menatap pesan yang dikirim oleh Suzy dengan sendu. Tak berniat membalas seperti yang selalu dilakukannya sedetik setelah pesan itu masuk, kali ini Taehyung lebih memilih menatap foto kontak Suzy pada ponselnya. Gadis itu tersenyum lebar, seperti yang selalu Taehyung harapkan. Bae Suzy, perempuan paling berharga kedua setelah Kim Heejin. Dan sekarang setelah sang pemilik tempat pertama pergi, Bae Suzy menjadi satu-satunya yang ingin Taehyung lindungi sampai akhir.

The Only One | TaezyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang