Tepat seminggu setelah kau meresmikan perpisahan kita.
Seminggu ini dibuka indah oleh story mu yang berisi foto dengannya. Dengan caption termanis yang pernah kau buat.
Tunggu, kulihat kau menggenggam tangannya saat itu.
Raihan,
bukan kah itu salah satu bagian dari rencana kita? Kita berencana bergenggaman tangan saat itu. Tapi kenapa dia yang kau genggam?
Raihan, kau tahu?
Bahkan setelah semua berakhir aku sama sekali belum bisa benar-benar pergi.
Ada sedikit bagian dariku yang masih tertinggal oleh mu.
Bodoh ku yg masih menunggu janjimu.
Aku patah sayang,
Aku hancur,
Aku tak baik baik saja.
Kau bilang "kita adalah rasa yg tepat di waktu yang salah"
Saat itu aku percaya, setidaknya kita sama-sama punya rasa.
Tapi kau bohong!
Disini hanya aku yang jatuh yan,
Hanya aku yang menyimpan rasa.
Bissmillah.
Setelah ini, aku harap kita tak perlu lagi saling sapa.
Setidaknya sampai aku benar benar bisa utuh.
Benar benar bisa bangkit.
Dari patah yang kau beri,
Dan jatuh yang kau buat.
:)
KAMU SEDANG MEMBACA
1 Week With You. [COMPLETED]
Teen FictionDitulis berdasarkan kisah dan perasaan yang dialami sendiri oleh sang penulis. tentang malam minggu terindah yang pernah di rasakannya. dan malam minggu terburuk juga yang akhirnya didapatnya. tidak untuk dibaca oleh insan yang hatinya mudah rapuh...
![1 Week With You. [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/206501800-64-k214816.jpg)