9 November 2019

30 1 0
                                        

Tepat seminggu setelah kau meresmikan perpisahan kita.
Seminggu ini dibuka indah oleh story mu yang berisi foto dengannya. Dengan caption termanis yang pernah kau buat.

Tunggu, kulihat kau menggenggam tangannya saat itu.

Raihan,
bukan kah itu salah satu bagian dari rencana kita? Kita berencana bergenggaman tangan saat itu. Tapi kenapa dia yang kau genggam?

Raihan, kau tahu?
Bahkan setelah semua berakhir aku sama sekali belum bisa benar-benar pergi.
Ada sedikit bagian dariku yang masih tertinggal oleh mu.
Bodoh ku yg masih menunggu janjimu.

Aku patah sayang,
Aku hancur,
Aku tak baik baik saja.
Kau bilang "kita adalah rasa yg tepat di waktu yang salah"
Saat itu aku percaya, setidaknya kita sama-sama punya rasa.
Tapi kau bohong!
Disini hanya aku yang jatuh yan,
Hanya aku yang menyimpan rasa.

Bissmillah.
Setelah ini, aku harap kita tak perlu lagi saling sapa.
Setidaknya sampai aku benar benar bisa utuh.
Benar benar bisa bangkit.
Dari patah yang kau beri,
Dan jatuh yang kau buat.
:)

1 Week With You. [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang