Hay?
Harusnya tulisan ini kutulis semalam.
Tapi tak sempat.
Bukan,
Lebih tepatnya belum siap.
Karna setiap aku menulis,
Aku terus terbayang lagi.
Saat tepat didepan mata ku kau duduk bersebelahan dengannya.
Kau tahu betapa terkikisnya hatiku saat itu?
Mataku sungguh perih.
Aku hampir tak kuasa menahan air mata.
Belum lagi saat kau tertawa,
Aku tak tau harus bahagia atau menduka.
Sebab,
Dari awal bahagia mu prioritas ku
Tapi jika kau berbahagia dengannya,
Lalu aku harus apa?
Munafik bila kukatakan aku tidak cemburu.
Tapi jujur, melihat tawamu saat itu aku tenang.
Aneh, kan?
Iya.
KAMU SEDANG MEMBACA
1 Week With You. [COMPLETED]
Teen FictionDitulis berdasarkan kisah dan perasaan yang dialami sendiri oleh sang penulis. tentang malam minggu terindah yang pernah di rasakannya. dan malam minggu terburuk juga yang akhirnya didapatnya. tidak untuk dibaca oleh insan yang hatinya mudah rapuh...
![1 Week With You. [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/206501800-64-k214816.jpg)