chapter 12

92 7 3
                                    

Pukul 08 : 00

Letty sudah bersiap untuk pergi ke rumah paman joe, ia mencoba menghubungi pama joe beberapa kali namun tetap tidak ada yang menjawab. Letty mulai curiga karena tidak pernah paman joe tidak menjawab telfon darinya, iapun bergegas pergi menuju rumah paman joe, ia mengendarai mobilnya dengan sangat cepat sambil terus menghubungi paman Joe namun tetap tidak ada jawaban.

pikiran letty mulai kacau ia mulai tidak fokus. tiba-tiba telfonnya berdering ia bergegas mengangkatnya ia mengira itu dari paman joe ternyata itu telfon dari Jack, Letty menjawabnya dan bertakata,"ya jack ada apa."

"Tidak apa-apa aku hanya ingin menanyakan keadaanmu, apakah tanganmu sudah baik-baik saja?" jawab Jack.

"Ya tanganku sudah baik-baik saja tidak ada yang perlu di khawatirkan ini hanya luka kecil," ucap Letty.

"Syukurlah, apa kamu sedang sibuk?" tanya Jack.

"Ya aku sedikit sibuk saat ini, aku akan menghubungimu lagi nanti," Jawab letty sambil menutup telfon dari jack.

Jack merasa bingung dengan Letty dan merasa ada sesuatu yang di sembunyikannya.

Pukul 09 : 00

Letty sampai di depan rumah paman Joe. ia langsung turun dari mobilnya dan berjalan menuju pintu rumahnya, ia melihat halaman rumahnya sangat berantakan, daun-daun gugur di setiap sudut halamannya. Letty bergumam"sepertinya mereka tidak dirumah."

letty terus mencoba memanggil,"paman Joe...paman Joe... apakah ada orang dirumah?" tetap tidak ada yang menjawab. Letty bingung harus mencari kemana, iapun memutuskan untuk pergi ke tempat latihan menembak milik paman joe. letty berjalan menuju mobilnya iapun langsung pergi menuju tempat latihan menembak.

sesampainya disana letty melihat sebuah mobil van hitam parkir di tempat latihan itu dan melihat pintu tempat latihan itu sedikit terbuka.

letty bergumam,"aku tidak pernah melihat mobil ini sebelumnya, tempat latihan ini juga belum di buka semenjak paman joe pergi. apa mungkin dia sudah kembali, mungkin aku harus melihatnya." untuk membuktikan rasa penasarannya iapun masuk ke dalam tempat itu. ia melihat sekelilingnya sangat gelap dan tidak ada satupun orang di sana, ia berjalan menuju ruangan paman joe, tiba-tiba ia mendengar suara orang dari dalam ruangan paman joe, iapun berjalan perlahan menuju ruangan itu suara-suara itupun makin jelas terdengar.

"Cepat cari di semua tempat," ucap seseorang dari dalam ruangan paman joe.

 Letty yang mendengar suara tersebut sontak terkejut, iapun langsung bersembunyi di dekat jendela ruangan paman Joe, ia terdiam sejenak dan merogoh saku celananya dan berkata,"sial senjataku di mobil," ia berfikir untuk kembali mengambil senjatanya yang ada di mobil, namun saat hendak berjalan ia tidak sengaja menyenggol salah satu kaca jendela dan terjatuh "tringggg" kaca jendela itu langsung pecah sontak semua orang yang ada di ruangan itupun terkejut.

"siapa itu? cepat periksa ada apa di luar sana" ucap bos yang berada di dalam ruangan itu.

Salah satu pria dengan senjatapun menjawab,"baik bos."

pria itupun berjalan perlahan, Letty yang merasa gugup bersiap untuk menghajar pria tersebut. saat pria itu berjalan melewati tempat persembunyian letty, Lettypun langsung memukulnya dari belakang pria itu ia hendak melawan, dengan cepat Letty langsung mematahkan lehernya. pria itu langsung mati seketika, tanpa membuang-buan waktu Letty bergegas keluar dari tempat itu, saat hendak keluar ia mengambil senjata milik pria itu untuk berjaga-jaga letty dengan cepat berlari menuju mobilnya dan langsung pergi.

"Mengapa dia lama sekali hanya memeriksa itu, cepat kalian periksa"ucap si bos sambil menyuruh anak buah yang lainnya untuk memeriksa. 2 anak buah itupun langsung bergegas  memeriksa keadaan dan mencari teman mereka yang tak kunjung kembali.

Mereka terkejut melihat temannya yang sudah tergeletak, 2 pria itupun langsung menghampirinya, salah satu pria itu berkata,"ia sudah mati, cepat beritahu ini pada bos."

"Baiklah," jawab pria satunya dan bergegas lari menuju tempat si bos. 

"Bos ada yang membunuh salah satu anggota kita," ucap pria itu

Bos yang mendengar hal tersebutpun sontak terkejut dan berkata,"ha bagaimana bisa, siapa yang melakukannya?"

"kami juga tidak tau bos, kami hanya melihat dia sudah tergeletak di lantai," ucap pria itu.

Bospun meras marah lalu  berteriak dan berkata," arghhhhhh, siapa yang berani bermain-main denganku aku tidak akan mengampuninya, ayo kita pergi dari sini." merekapun pergi meninggalkan tempat itu.

Saat di perjalanan pulang Letty merasa bingung, cemas, dan sedikit panik ia bertanya-tanya,"siapa sebenarnya mereka, apa yang mereka cari di ruangan paman Joe," ucap letty.

Saat di perjalanan menuju rumahnya, tiba-tiba ia merasakan perih di lengannya, dan ternyata lengannya tergores akibat menyenggol kaca tadi. sesampainya dirumah letty bergegas masuk untuk membersihkan lukanya.

Bersambung...





Pembunuh Berambut MerahTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang