2

6.6K 633 63
                                        

Silence

"Iruka, dimana Naruto!?"Minato berteriak kaget saat ia baru pulang dan mencari sang putra dikamarnya lalu mendapati kamar itu kosong dan sang kepala pelayan yang mendengar namanya di panggil pun segera menghampiri majikannya itu.

"Maaf tuan, tuan muda belum pulang dari tadi sore."Jelasnya takut-takut.

"Apa!?"Minato segera mengambil ponselnya dan menghubungi Kakashi, sekretaris sekaligus tangan kanannya untuk melacak keberadaan Naruto.

***

"Tadaima"laki-laki yang menolong Naruto memasuki sebuah mansion besar dengan menggendong Naruto ala putri di depannya.

"Aniki, mana pesanan -"ucapan seorang laki-laki yang umurnya terlihat lebih muda terhenti saat melihat sang kakak menggendong seorang anak tak di kenal.

"Kaa-saaann!! Aniki menculik anak orang!!"serunya membuat geger satu rumah.

...

"Aw! Kaa-san ! Yang menculik Aniki kenapa aku juga kena!?"

"Kau sudah membuat keributan, Sasuke!"jawab wanita yang tampak masuh muda di umurnya yang hampir setengah abad.

Tunggu, Sasuke? Oh ternyata yang menolong Naruto adalah kakaknya Sasuke, Uchiha Itachi yang baru pulang dari kantor dan disuruh sang Ibu untuk membeli barang di minimarket tadi. Dan yah, Itachi membawanya pulang kerumahnya, karena tidak tau tempat tinggal anak yang ia tolong, lagipula seragamnya sama dengan yang sang Adik pakai tadi pagi, jadi ia pikir pasti Sasuke mengenalnya. Mungkin. Soalnya Sasuke itu kan paling bodo amat sama orang lain.

"Lagipula, kenapa Naruto bisa bersamamu Aniki?"tanya Sasuke sembari mengusap telinganya yang terasa panas setelah di jewer sang Ibu. Nah, untung Sasuke kenal.

Saat ini mereka sedang di kamar tamu, dengan Uchiha Mikoto, Ibu dari Sasuke dan Itachi yang sedang mengobati luka di lutut Naruto yang sepertinya tidak hanya terantuk trotoar, tapi juga kerikil kerikil kecil.

"Naruto? Kau kenal?"tanya Itachi balik.

"Hn, dia teman sebangku ku"jawab Sasuke, "Namikaze Narutoc kalau tidak salah"lanjutnya.

Mendengar nama itu, Mikoto yang sedang membersihkan luka Naruto jadi terhenti tangannya.

"Namikaze?"tanyanya pada Sasuke.

"Seingatku yang ia tulis tadi siang Namikaze Naruto ."jawaban Sasuke membuat Mikoto tanpa sadar menitikkan air mata dan membuat kedua anaknya jadi panik.

"Kaa-san kenapa malah menangis!?"

Mikoto menggeleng pelan dan memutuskan melanjutkan mengobati luka Naruto, ia memutuskan akan menjelaskannya nanti.

...

"Jadi, Naruto anak dari sahabat Kaa-san dan Tou-san?"tanya Itachi pada Ayah dan Ibunya. Uchiha Fugaku, yang kebetulan baru tiba di rumah. Karena kebetulan juga hari ini Fugaku ada pertemuan dengan para pimpinan di perusahaannya, jadi Itachi pulang terlebih dahulu. Dan saat ini mereka sedang berkumpul di ruang keluarga meninggalkan Naruto yang belum sadar dari pingsanya di kamar tamu.

"Ya. Tapi kami sempat lost contact saat Kaa-san dan Tou-san pindah ke China."jawab Mikoto. "Saat itu, Naruto baru berumur 4 tahun. Makanya Kaa-san tidak tau perubahan wajahnya meski ternyata tidak terlalu berubah, dan juga Kaa-san senang bisa bertemu kembali dengannya."

"Aku akan menghubungi Minato"ujar Fugaku lalu beranjak dari ruangan itu, hendak menghubungi sobat lamanya. Mikoto pun beranjak dari sana untuk melanjutkan memasak makan malamnya. Itachi beranjak menuju kamarnya untuk membersihkan diri, meninggalkan Sasuke yang masih duduk di ruang keluarga sendiri.

SilenceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang