[j] - jealous

308 40 0
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.






alphabet.

"juno, temenin aku beli buku ke gramed ya? Please." mohon eunsang dengan puppy eyes nya.

"gak bisa sekarang sang, aku mau-"

"nemenin dia lagi?" potong eunsang.

"sampe kapan sih jun? Kamu itu pacar aku." ucap eunsang lagi.

"kamu kenapa sih? biasanya juga gak kaya gini. Lagian dia cuman temen aku. "

Eunsang tertawa hambar, "haha temen? kita juga berawal dari temen jun."

"kamu kenapa sih sang? Gak biasanya kamu kaya gini. " tanya junho sekali lagi sambil memegang kedua pundak eunsang.

"aku capek jun. Kamu sadar gak sih? kamu itu selalu prioritasin dia dibanding aku pacar kamu." ucap eunsang dengan lemah.

deg.

Hening.

Junho menghela nafasnya berat.

"maaf, kalo selama ini aku kelewatan. tapi
cuman aku temen yang dia punya. " jawab junho dengan menyesal.

"tapi aku juga butuh kamu jun. Aku butuh sandaran. setiap kali aku minta tolong kamu buat temenin aku, kamu selalu gak bisa. Setiap kali aku mau cerita, kamu selalu sibuk nemenin dia. " eunsang mulai menangis dalam diam.

junho menarik eunsang ke dalam pelukannya, lalu mengecup kepalanya dengan lembut. "maaf, maafin aku sang."

Junho menyesal. Selama ini dia tidak sadar, bahwa sikap nya itu sudah kelewatan batas. Dia mengira eunsang akan baik baik saja dengan semua hal itu, tapi nyatanya tidak.

Kekasih nya itu jealous. kekasih nya itu juga butuh perhatian. Dia merasa sangat sangat bersalah. Terutama pada saat eunsang meminta menemaninya ke rumah sakit karena eunsang merasa akhir-akhir ini sering demam dan mimisan, tapi junho tidak bisa menemaninya dengan asalan 'aku lagi temenin dia dirumah nya, dia sendirian, dia lagi sakit.' junho benar-benar menyesal, dia berjanji tidak akan mengulanginya lagi, sungguh.

Dirasa eunsang sudah berhenti menangis, junho langsung melepaskan pelukannya dan menggenggam tangan eunsang.

"sang, maaf." ucap junho.

Eunsang masih menundukan kepalanya. Enggan untuk melihat orang yang ada didepan nya ini.

"sang, liat aku." junho mengangkat dagu eunsang agar bisa melihat wajah kekasih nya itu.

"sorry, i'm really sorry. Aku janji gak bakal ngulangin lagi, maafin ya?" ucap junho penuh harap.

eunsang masih terdiam sebentar, lalu menganggukan kepala nya, "i-iya aku maafin." jawab eunsang dengan sedikit terbata bata karena sehabis menangis.

junho tersenyum dan kembali menenggelamkan kepala eunsang di dada bidang nya.
















Huhu udah sekitar seminggu lebih gue gak update:(

Maaf kalo judul chapter gak sesuai sm ceritanya, udah buntu bgt gue tuh.

Jgn lupa vote terus, see you!

Seoullate, 2020.

alphabet | junho, eunsangCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang