Saat menunggu abang-abang nya, tiba tiba ada orang yang memeluk Key dari belakang, Key berbalik badan dan ternyata itu kedua abang nya. Key hanya melihat sekilas lalu kembali menatap lurus.
"Sayang, kamu dah lama nunggu ya? Maaf ya kami ketid---" ucap Vano yang dipotong oleh Key
"Ya"
"Key, jangan ngambek dong, please maafin kita ya?" Ucap Vino
"Ya"
Dan mereka langsung memeluk Key, Key hanya diam saja, tidak membalas pelukan mereka.
"I'm so sorry honey"
Mendengar lirihan itu, Key langsung melepas pelukan nya dan menatap kedua abang nya secara bergantian. Key tersenyum tipis, lalu mengusap pelan pipi Vano dan Vino.
"Hai, brother. I miss you!" Key memeluk kedua abang nya itu.
"Miss you too princess, jangan marah ya?" ucap Vano
"Abang twins, Key nggak marah kok. Key cuma kesel aja, kalian jemputnya telat. But, lupain, Key udah maafin kalian, sekarang kita pulang!" Lalu mereka segera meninggalkan bandara
Sampainya di mansion, Key segera berlari menuju pintu utama.
"Assalamualaikum Mama, Papa! Key balik nih, nggak ada yang kangen gitu?" teriak Key menggelar didalam mansion
"Hai, sayang!" teriak Adrisha sambil memeluk putri satu-satu nya itu.
"Mama, Key kangen banget!" ucap key sambil membalas pelukan Adrisha.
Adrian berdehem pelan, "Sama Mama aja nih kangen nya? Sama Papa nggak?" Ucap Adrian
"Hehe iya Pa, Key juga kangen banget sama Papa" Key berlari menuju Adrian
"Sudah-sudah, nanti saja kangen-kangenan nya. Sekarang Key istirahat dulu ya, pasti capek. Nanti biar Mama suruh abang-abang buat bangunin kamu, okey Sayang?" Key mengangguk pelan
"Iya Ma. Yaudah Key keatas dulu yaa! Bye semua," ucap Key, lalu segera menaiki tangga menuju kamar nya.
Saat sudah berada di dalam kamar nya, Key melihat sekeliling kamar nya, ia tersenyum.
Nggakk ada yang berubah sedikit pun
Key berjalan menuju kasur nya, lalu menidurkan diri nya. Ia memandang langit-langit kamarnya, dan terlelap begitu saja.
***
Saat ini, keluarga Lovata sedang menunggu Key yang sedari tadi belum turun untuk makan malam. Akhirnya Adrisha pun menyuruh Vano untuk memanggil Key.
"Vano, tolong panggilin Key ya diatas" ucap Adrisha
"Siap, Ma" kata Vano dan langsung ngacir ke kamar Key
Tok tok tok
"Key? Kamu didalem? Makan yuk, semua udah nungguin kamu" ucap Vano sambil mengetuk pintu kamar Key.
"Key?" Karena tak ada sahutan, Vano segera masuk ke dalam kamar Key. Vano menghela nafas, pantas saja Key tidak turun-turun, karena ia tengah beristirahat.
"Key, bangun sayang. Kita mau makan malem" ujar Vano sambil mengelus pipi chubby Key.
Cup cup cup cup
"Nghh abang, abang ngapain?"
"Kamu kecapean ya? Sampe gak denger abang manggil-manggil" ujar Vano sambil terkekeh, "Makan dulu gih, ntar sambung lagi tidur nya" lanjutnya
"Gak juga. Yaudah, Key mau mandi dulu bentar, abang duluan aja"ucap Key sambil berjalan menuju kamar mandi, begitupun Vano, ia segera pergi dari kamar Key
"Vano? Key mana?" Tanya Adrisha saat melihat Vano yang sudah kembali dari kamar Key.
"Key katanya mau mandi dulu Ma," ucap Vano, Adrisha hanya mengangguk. Tak butuh waktu lama, Key sudah berada di meja makan.
"Night all" ucap Key
"Night too princess"
"Ayo sekarang kita makan dulu, dan Key nanti setelah selesai makan, Papa tunggu di ruang keluarga" perintah Adrian
"Iya,Pa"
Setelah selesai makan, Key segera melangkah kan kaki nya menuju ruang keluarga.
"Hm, Keyla, Papa mau ngomong"ucap Adrian
Hadeh! Kalo udah kek gini pasti penting dan ga bisa gue bantah nih. Batin Key
"Iya Pa, Silahkan," ucap Key
"Papa mau kamu jadi CEO diperusahaan yang ada di Indonesia, dan juga LOVATA'S INTERNATIONAL HIGH SCHOOL.Kamu bersedia Keyla?" ucap Adrian tegas
"Kenapa gak bang Vano atau bang Vino aja Pa?" Bantah Key
"Mereka udah ngambil alih perusahaan Papa yang ada di Eropa sama Thailand, sayang ," Key menghela nafas berat, sebenarnya ia tidak mau mengambil alih tapi ya mau bagaimana lagi, ia tidak ingin mengecewakan Papa nya.
"Yaudah, Key mau Pa," ucap Key pelan namun masih bisa didengar semuanya, mereka tersenyum, Key pasti tidak akan menolak apapun perintah keluarga nya.
"Makasi Sayang, Papa bangga sama kamu" ucap Adrian sambil memeluk Key, dan semuanya ikut berpelukan.
"Pa? Key mau sekolah lagi. Boleh ya?" Ucap Key sambil masang puppy eyes andalannya. Dan siapa pun yang melihatnya pasti akan luluh
"Tapi kan kamu udah lulus S2 sayang?" Tanya Adrisha
"Tapi Key mau ngerasain masa SMA" lirih Key, mereka yang mendengar nya pun menjadi tidak tega
"Baiklah, kamu boleh sekolah lagi, tapi harus di LIHS!" Ucap Adrian, yang membuat Key tersenyum.
"Okeh Pa, Key mau. Tapi dengan satu syarat!" Ucap Key yang membuat mereka yang ada disitu bingung
"Syarat apa sayang?"
"Key mau jadi fake nerd" ucap Key enteng
"What? Apaan, gak ada!" bantah Vano sambil menggelengkan kepala nya.
"Mama juga gak ngijinin" bantah Adrisha
"Iya Bang Vino juga, nanti kalo kamu dibully gimana?" Timpal gVino
"Di LIHS kan banyak ratu bullying Key, gak usah ya?"
"Papa juga setuju sama Mama dan Abang Twins kamu." Ujar Adrian, Key mengerucutkan bibir nya.
"Yaudah, gapapa. Jangan harap Key mau ngomong sama kalian lagi" ucapan Key sontak membuat semua yang ada disitu melotot.
"Yaudah, tapi kalo ada apa kamu langsung bilang bang twins ya?" Ucap Adrian ragu, Key mengangguk cepat
"Makasih, Pa" ucap Key sambil meluk Adrian.
"Yaudah deh, Key mau ngabarin temen-temen dulu. Bye all" ucap Key, lalu pergi menuju kamar nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
KEYLA [Proses Revisi]
Teen Fiction'Tujuan hidup seseorang adalah ingin merasakan bahagia dan kasih sayang dari orang-orang yang berharga bagi mereka. Yang ada diotak lo cuma berambisi ngambil kebahagiaan yang orang punya tanpa mikirin perasaan orang yang lo rebut kebahagiaannya! So...
![KEYLA [Proses Revisi]](https://img.wattpad.com/cover/214443695-64-k504421.jpg)