Part 42

720 38 4
                                        

🍁Selamat Membaca🍁

"GABE!" teriak key saat di koridor sambil berlari mengejar Gabriell.

"Eh iya la? Apa?" Tanya Gabriell seperti orang kaget.

"Kamu kok ngelamun? Kamu ada masalah?"

"En--gga lah yakali. Kamu pulang sama siapa?" Tanya Gabriell sedikit gugup.

"Rencana nya sih nebeng sama gabe, tapi gabe kelihatannya buru-buru ngapain?" Tanya key

"A--nuu ma--ma minta anterin arisan. Yaa arisan!" Ucap Gabriell gugup.

"Oh yaudah lala sama abang aja. Lala duluan ya . Bye!" Pamit key lalu pergi menyusul abangnya yaitu leon untuk mengantarkan nya pulang.

"Ano, aku nebeng yah" ucap key saat sudah berada diparkiran.

"Ayok, kamu pulang ke mansion lovata?" Tanya leon lembut dan key hanya mengangguk lalu mereka segera masuk mobil dan meninggalkan area LIHS.

"Thanks ano" ucap key lalu mengecup pipi leon

"Inget! Kalo mereka nyakitin kamu hubungin ano, atau keluarga ervian." Peringat leon

"Iyaa ano ku sayang bawel ih" ucap key lalu segera masuk kedalam mansion lovata.

"Assalamualaikum key pulang!" Ucap key

"Wa'alaikumsalam, eh udah pulang sayang?" Tanya adrisha sok lembut dan key hanya mengangguk.

"Key keatas dulu" pamit key lalu segera masuk kedalam kamarnya.

"Aduhh capek gue. Eh tapi tadi kayak nya gabe nyembunyiin sesuatu deh dari gue" ucap key sambil berpikir.

"Ah tau gue. Mending gue mandi tross tidurr" ucap key lagi lalu segera masuk ke kamar mandi. Selesai mandi key segera tidur hingga malam pun tiba.

"Princess, bangun" ucap vano sambil menepuk pelan pipi key.

"Nghhh iya anoo" ucap key

"Ano? Ini abang Princess" ucap vano sambil mengelus pipi chubby key.

"Hah? Oh ma--af" dan vano tersenyum.

"Yuk makan malem" ucap vano

"Key mandi dulu, abang duluan aja" ucap key

"Nggak abang nunggu aja" ucap vano dan key mengangguk lalu masuk kedalam kamar mandi.

Setelah 15 menit berlalu key keluar dari kamar mandi nya dengan pakaian santai dan disana terlihat vano yang masih menunggu nya.

"Yuk" ucap key dan vano memandang pada key.

"Key? Abang boleh ngomong bentar?" Tanya vano dan key hanya mengangguk.

"Aa--bang minta maaf untuk semua yang pernah abang lakuin. Abang tau abang nggak pantes jadi abang yang baik, abang tau udah bikin kamu kecewa. Tapi please tolong maafin abang"ucap vano menyesal sambil menunduk

"Abang, key udah maafin abang. Jadi abang nggak usah merasa bersalah gini" ucap key lalu memeluk abangnya itu, vano.

"Makasihh Princess" ucap vano dan key mengangguk

KEYLA [Proses Revisi] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang