Rani

89 19 0
                                        

Sore itu aku bersiap untuk segera pergi bersama kekasih ku yang bernama satria dan beberapa teman nongkrong kami.

Kala itu waktu berjalan begitu cepat kami semua berencana pergi berlibur ke salah satu pantai yang ada di kota Garut, Jawa barat.

Tak terasa malam mulai membaur, rasa dingin mulai menyelimuti tubuh kami, beberapa dari teman ku mencoba menghangatkan tubuh nya dengan menggak minuman beralkohol, dan yaa satria pun meminum nya hanya aku yang memilih untuk tidak meminum, minuman seperti itu.

Pesona bulan dan bintang mulai menghiasi malam kami, pukul 23:00 wib kami mulai beranjak untuk melanjutkan perjalanan menuju tempat yang sudah kami sepakati, kami menikmati perjalanan kami dengan melakukan konvoi motor, kami menjalankan motor seperti jalan ini hanya milik kami walau takut aku tetap bersikap biasa saja, pikir ku wajar lah mereka masih terbawa pengaruh dari minuman keras tadi.

" sayanggggggg..... pelan-pelan aku takut " kata ku pada satria
" tenang aja gak apa-apa kok kan jalanan juga sudah sepi kalau jam segini " jawab nya sambil tetap melaju dengan cepat
" tapi aku takut " kata ku lagi
" alah udahlah gak apa-apa sayang " kata nya lagi

Satria nampak tak menghiraukan perkataan ku, tak lama kemudian terdengar suara motor dari belakang rupa nya itu ucok teman kami.

" satttt gancang atuhhhh, sia mah letoy euy ngajalan keun motor teh hahaha " kata ucok sambil meng gas motor nya

Merasa terpancing oleh ucapan ucok, satria mulai menancapkan gas motornya lebih cepat lagi dari sebelum nya, kuliat samar-samar kami semua ugal-ugalan di tengah jalan kala itu, aku yang merasa ketakutkan memeluk satria lebih kencang dan setelah itu BRAKKKKK !!!!!

Aku pun tak lagi ingat apa-apa, kuliat tak ada siapa pun disana, aku mencari teman-teman dan kekasih ku disana tapi mereka semua tidak ada disana, aku mencoba bertanya pada beberapa orang dan mereka menghiraukan ku.

Setelah itu aku terus mencari jalan untuk pulang, entah pulang mana yang ku maksud, aku sendiri bahkan belum sadar dengan ke adaan ku yang sekarang, yang ku tau aku saat ini aku  sendiri dan ingin pulang

" Bu rani rindu ibu dan bapa "
" Rani ingin pulanggggg "
" Bu tolong Rani Buuuu Rani takut "
" Tolonggg Raniii, Raniii ingin pulang "
" Bantu Rani pulanggg, Rani ingin berjumpa dengan bapa dan ibu, Rani menyesal belum sampat pamit pada mereka "
" Tolong Raniii "

begitulah raungan yang ku ingat saat sosok itu merasuki ku, ku lihat samar-samar rumah berukuran minimalis disana, nampak sesosok orang tua tengah berdiri di depan pintu, pikir ku mungkin itu orang tau nya Rani...

Yaa benar Rani telah tiada dan mereka tak pernah tau, Rani pergi bersama kekasihnya satria dan beberapa teman lain nya, orang tau Rani tidak tahu bahwa putrinya telah tiada saat hari dimana ia meninggalkan rumah, Rani baru menyadari bahwa ia telah tiada setelah mencoba bertanya pada beberapa orang dan mereka malah menghiraukan nya sisa nya lari ketakutan, Rani meninggal karna motor yang ia tunggangi dengan satria mengalami kecelakaan tunggal, motor mereka oleng saat melintasi jalanan berliku, Rani meninggal di tempat sebab jasad nya terpental sedang satria meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit terdekat.

Kini Rani sudah tenang disana, kami yang juga mengenal mu ikut mendoakan mu.

Mereka Yang Tak TerlihatCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang