Chapter 3

72 3 0
                                        


Happy reading

😎


***


"Res.. Resaa ada tamu noh di depan"

Suara itu terdengar sangat jelas tidak hanya suara namun ketukan pintu pun juga ada, untungnya resa tiidurnya tidak terlalu pules, jadi resa masih dapat menjawab ucapan tersebut karena sudah dapat di tebak kalu itu suara aldo.

"aduhh berisik banget dah lo bang, ngantuk gue tuh pengen tidur" jawab resa dengan nada yang masih dalam posisi tidur.

"yaelah temuin dulu gih res kasian nungguin dia. Ga nemuin nanti nyesel loh" ucap aldo yang di susul dengan ketukan pintu yang lebih keras dari seblumnya, yang membuat resa benar benar muak dan membukakan pintu.

"siapa yang dateng?" Tanya resa pada aldo Yg berdiri di ambang pintu

"temuin aja dulu deh"

Dengan nyawa Yg masih setengah tertinggal di alam mimpi Resa pun turun untuk menuju ke ruang tamu, dan benar resa hanya terbengong ketika melihat siapa yang datang dan duduk di sofa ruang tamunya.

Terdiam.

Resa menatap Abi dengan seksama untuk memastikan bahwa dia tidak salah lihat bahwa Yg berada di ruang tamu memang adalah Abi. Dengan segera Resa langsung merapihkan rambutnya Yg berantakan.

"Ga boleh, salting. Gaboleh" batinya, resa membetulkan posisi pakaiannya serta rambutnya.

Abi menyadari kehadiran Resa, senyumnya terlukis lembut di bibir manis Resa.

"sorry ya ganggu waktu istirahat lo" kata Abi seraya berdiri menghadap Resa

"hmm nggak apa apa ko Bi, ada apa malam malam gini dateng tumben banget" suara resa terdengar lebih gugup dari biasanya, sebenarnya itu hanya sekedar basa basi untuk memulai percakapanya dengan Abi karena suda kepalang bingung. Ya tamu yang datang itu adalah abi, abi hanya tersenyum ketika melihat wajah bantalnya resa.

"nih gue mau ngasih ini, gue harap elo suka ya res"

Abi menyodorkan sebuah kotak berukuran sedang kepada resa, resa hanya menatap Abi dengan dengan tatapan bingung, lagi lagi moment langka terjadi padanya lagi sungguh ajaib memang.

"ini apa bi?" kata Resa yang mulai penasaran dengan isi di dalam kotak tersebut

"jangan di buka sekarang ya, nanti aja di bukanya pas gue udah pergi Res"

"oh gitu ya, oia elo mau minum apa"

"Nggak-Nggak usah res gue langsung balik aja deh, udah malem juga takut ganggu waktu istirahat elo" jawab Abi seraya berdiri, dan mengeluarkan kunci motornya dari saku celananya

"Eh? Enggak kok. Tapi yaudah deh, hati hati ya emm thanks juga ya buat ini" ucap resa sambil menunjukan hadiah yang di beri oleh Abi, sedangkan Abi hanya membalasnya dengan senyuman dan melangkahkan kakinya keluar rumah resa.

***

R

esa membuka pintu kamarnya dengan rasa bahagia yang terlukis di wajahnya, dengan sengaja dia membantingkan tubuhnya di kasur miliknya, tanpa di sadari oleh resa bahwa Aldo sudah berdiri di ambang pintu kamarnya sejak ia masuk kamarnya, Aldo hanya menggelengkan kepalanya ketika melihat adik semata wayang senyum senyum sendiri.

"Kado dari siapa tuh" ucap Aldo yang berada di ambang pintu, dengan menaikan satu alisnya serta kedua tangan Yg melipat di bawah dada.

Night Sleep With DreamWhere stories live. Discover now