Sebuah gedung pencakar langit terlihat begitu besar berada ditengah kota. Ayah tiri Josh yang bekerja disana terlihat mulai gelisah diruangannya
"Josh, semoga kau tak apa" kata pria dengan setelan jas dan kemeja itu. Dia terlihat sedang melihat foto Josh yang ada di smartphone-nya. Tiba-tiba, sebuah pesan Whatsapp muncul di notifikasinya. Itu adalah pesan dari seorang wanita yang dinamakan Liza di kontaknya.___________
Liza
Hai Frans, punya waktu malam ini?Anda
Kurasa aku bisa pulang sedikit terlambat lagi malam ini. Sampai jumpa di cafe ****
________Pria itu menarik nafas panjang lalu bersandar dikursi empuknya.
Disisi lain, wanita bernama Liza itu tak lain adalah guru matematika Christina. Dia sedang berada dirumahnya sambil membaca pesan dari Frans itu. Dia meneguk jus jeruknya. Tiba-tiba, cairan hitam pekat yang sangat berbau amis keluar dari dinding di belakangnya. Liza melihat kebelakang. Dia mundur perlahan, dia lalu ke wastafel dan mengambil serbet lalu membasahinya. Dia mengelap dinding itu namun nodanya justru menyebar lebih besar. Tak lama, dia pergi mengambil ember dari kamar mandi, sikat dan sabun lalu mulai membersihkannya. Perlahan, noda busuk kental itu mulai hilang namunasih sedikit membekas
"Apa ini sebenarnya?" Tanyanya pada dirinya sendiri....
Sementara itu, Tesa sedang berada didalam kamar mandi sebuah rumah sakit tempatnya bekerja. Ada ember yang terisi cairan hitam pekat dan bau yang terletak disebelahnya.
"Jika kau mengkhawatirkan anak tirimu, dia sudah diurus anak kandungmu yang tak pernah kau khawatirkan. Biar wanita yang kau cintai, diurus oleh wanita yang tak pernah kau ingini" katanya lalu memakan apel berwarna biru yang aneh....
Josh duduk di ruang tamu milik keluarga Christina.
"Josh, ada perlu apa kau datang kemari?" Tanya Yoanna
"Uhh...sebenarnya, aku disuruh belajar dengan kalian. Apa Christina ada?" Tanyanya
"Ada. Dia sedang di toilet. Kau mau belajar dengan dia?" Tanya Yoanna
"Sepertinya iya. Soalnya, dia yang pertama kali mengumpulkan hasil ujian tadi" kata Josh yang dianggukan paham oleh lawan bicaranya itu. Lanjutnya
"Oh ya, apa kau sudah dengar kabar Jullie yang hilang tadi?" Tanya Josh
"Oh yang itu, aku sudah mendengarnya. Tapi, mungkin dia hanya membolos saja kan? Tidak perlu berlebihan" Kata Yoanna...
Supir ojek tadi membuka matanya. Mendapati dirinya berada di sebuah basement kotor yang temaram. Badannya dirantai dan menempel didinding, sementara kedua tangannya ditempel di dua buah meja dengan lilin cair yang telah mengeras. Diatas lilin cair itu juga dipasang beberapa lilin berwarna hitam yang tidak dinyalakan. Selain itu, dia melihat dirinya sedang telanjang dada, menunjukkan perutnya yang tidak buncit, tapi juga tidak kelar sama sekali.
Diujung ruangan itu, ada wanita yang terkurung didalam sebuah akuarium yang terisi setengah air berwarna hitam. Dia mencoba menarik tangannya yang telah menempel namun tak bisa. Tak lama, seseorang dengan kain merah yang menutupi tubuhnya, serban dikepalanya serta topeng polos berwarna putih datang dengan langkah yang ditarik perlahan dengan sepatu boot cokelat
"Siapa kau?" Tanya Pria itu. Orang bertopeng itu mendekatinya lalu memegangi dagu pria itu dengan ibu jarinya
"Coba tebak" katanya
"Kau wanita tadi itu" kata pria tadi. Orang bertopeng itu membuka sedikit topengnya tepatnya dibagian mulut lalu menghisap sebuah lolipop. Dia melepas lolipop itu dan nengeluarkan asap dari dalam mulutnya. Dia kemudian membelakangi pria itu lalu melepas serbannya.
"Tidak, tidak" kata pria tadi ketakutan. Terlihat di lantai cacing-cacing yang jatuh dari atas lalu menggeliat. Pria yang dirantai itu kemudian pingsan. Orang tadi menutup serbannya, tidak terlihat apa yang ia tunjukkan di kepalanya kepada si pria yang telah pingsan itu. Orang itu kemudiqn mengambil sebuah ember kotor yang isinya air hitam pekat lalu melempar air itu ke wajah pria tadi hingga pria itu sadar.

KAMU SEDANG MEMBACA
Plastic Goat
Mystery / ThrillerMereka sering mengatakan mereka berdua adalah kembar. Apa yang sebenarnya terjadi?