🎧 Ryan O'shaughnessy – No name
Btw, aku suka banget sama lagu-lagu Mas Ryan. Lirik lagu-lagu nya mendalam banget.
🎵 Every now and then I see a part of you I've never seen
Birds can swim and fish can fly, the road is long no wonder why
One of these days you'll realise what you mean to me oh
Every now and then I see a part of you I've never seen
Every now and then I try to tell you just how I feel
Heavens talk the rain begins the sky turns black and nobody wins
Well I try to talk but I can't
My soul has turned to steel
This happens every now and then when I try to tell you just how I feel
So if you ever love somebody
You gotta keep them close
When you lose grip of their body
You'll be falling
Cause I'm falling
Deeper in love
In love
Deeper in love
In love
Deeper in love
In love
Deeper in love
In love
In love
×××××
"Jangan salah membenci. Benci itu seperti sihir. Teka-teki yang misteri." — Laras Bunga Mavaza
"Ras, gue sebel banget sama degem yang duduk depan gue," keluh Nisya mendudukkan bokong nya tanpa menggangu yang lain.
Duduk melingkar bersama teman-teman. Hal yang sering dilakukan oleh Nisya dan teman-temannya.
"Tadi pagi dia duduk di bangku gue. Gue usir lah. Tapi gue baik-baik kok ngusir nya. Cara ngusir gua juga agak elegan. Tapi dia sempat mengklaim itu tempat duduknya. Gue-
-tuh, baru diomongin orang nya lewat," tambah Nisya sambil menunjuk diam-diam seseorang yang keluar dari ruang ujian dengan dua teman lainnya di masing-masing sisi.
"Itu anak yang dari Jordan, Sya." Nisya merasa waktu berhenti berdetak. Nisya menatap kembali orang yang sempat menjadi pusat perhatian mereka.
"Alfa?"
Sang pemilik nama langsung menoleh selepas Laras memanggil nya.
"Padahal setiap hari lo nanya dimana anak Jordan itu. Setiap hari juga lo jawab pertanyaan lo sendiri layak nya orang gila," bisik Laras
"Alfa?" Panggil Laras yang membuat yang lainnya mengikuti arah pandang Laras dan Nisya.
"Alfa, sini dulu."
Teman yang bersamanya berhenti membiarkan Alfa-Alfasya, dia menghampiri sircle yang menjadikan banyak manik mata menatap nya dengan puppy eyes.
"Hai, Alfa," sapa Reffin dan Rani bersamaan.
"Ya, hai, Kak Reffin, Kak Rani," sapa balik Alfa.
"Alfa.."
"Kak Dinata? Halo." Dinata mengulas senyum tanpa henti. Seperti ada magnet yang tidak bisa melepaskan senyumnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Imagination
Roman pour Adolescents[RE-PUBLISH] Matahari tidak akan jauh dari sinar nya dan bintang juga yang tak akan jauh dari cahaya nya Dalam kegelapan nya berharap kamu adalah sebuah cahaya yang akan menjadi penerang Dalam ketakutan nya berharap kamu adalah suatu alasan yang aka...
