Author POV

160 40 3
                                        

    Jungkook terus berlari tanpa arah. Kejaran para fans membuatnya gagal fokus. Nafasnya tersendat membuat jungkook menghentikan langkahnya seketika.
" Ya!!! " teriakan jungkook terputus karna sekapan sebuah telapak tangan halus. Jungkook tak dapat bergeming, ia menurut saja tarikan seseorang yang ada dibelakangnya itu.
" noona membantuku " batin Jungkook gembira.

Tepat di dalam sebuah mobil, jungkook tersadar. Seseorang yang menariknya barusan bukanlah Noona staff bangtan. Melainkan seorang yeoja, dengan gelang BT21 di tangan kirinya. Jantung jungkook berdegup kencang, jelas yeoja yang sedang mengemudi ini seorang fans dan dirinya saat ini sedang bersamanya.
"habis riwayatku " batin Jungkook. Kali ini ia benar benar pasrah.
" aku bukan orang jahat Jungkook " ucap yeoja itu seraya mengulas senyum ramah. Jungkook dapat melihat senyum itu walau yeoja disampingnya tengah menggunakan masker.
" bagaimana..  Kau.. "
" kau lari berbeda arah dengan member lain tadi. Aku membuntutimu " jelasnya.
Jungkook mengangguk faham, ada secerca harapan jika memang yeoja itu orang baik.
" kau.. "lagi lagi jungkook tak bisa menyelesaikan kalimatnya. Sepertinya keterkejutan jungkook membuat lidahnya keluh.
" ya aku Army " yeoja itu tau maksud kalimat yang ingin Jungkook ucapkan.
Mobil melaju dengan tenang di tengah jalanan kota seoul, menuju dorm BTS. Perlahan suasana hati Jungkook membaik, jantungnya tak lagi berdegub kencang. Semua sudah kembali normal.
" pasti kau Syok tadi " tebak Yeoja itu membuka obrolan.
" ahh, Army memang selalu mengejutkan " tukas Jungkook.
" aku merasa tersanjung " yeoja itu terkekeh.
Jungkook mengamati mata yeoja itu untuk beberapa detik. Sekedar menerawang bagaimana rupa yeoja yang ternyata seorang Army terlebih lagi ia sudah membantu jungkook.
" siapa namamu? " Jungkook mengulurkan tangannya.
" Soo Ra Imnida " yeoja itu membalas uluran tangan Jungkook.

Para fans berkumpul tepat di depan dorm BTS. Soo Ra menghentikan mobilnya sedikit menjauh dari kawasan dorm. Menoleh ke arah Jungkook yang sudah kebingungan.
" aku yakin member yang lain tak akan kembali ke dorm sampai malam ini. " ucap Soo ra.
" bagaimana.. Kau.. "
" aku Army Jungkook " intrupsi Soo Ra.
Jungkook mengangguk, bersandar di jok penumpang. Nampak berfikir.
Tiba tiba Soo ra menginjak pedal gas mobilnya, menjauh dari kawasan dorm bts. Jungkook semakin bingung dengan apa yang Soo ra lakukan.
" kita ke Big Hit " ujar Soo ra.
" pasti disana penuh Army Soo ra " tolak Jungkook.
Soo ra langsung menghentikan mobilnya di depan minimarket yang parkirannya cukup luas.
" sementara kita disini dulu " ucap Soo ra sebelum ia turun dari mobilnya dan masuk ke dalam Minimarket.
Soo ra sangat membuat Jungkook penasaran. Sampai detik ini Soo ra tak memunculkan glagat aneh. Sepertinya ia betul betul yeoja yang baik.
" yogurt? " jungkook terkekeh menerima botol yogurt yang Soo ra sodorkan.
" aku juga membelikan beberapa camilan untukmu " Soo ra nampak cuek dengan respon Jungkook untuk Yogurtnya.

" apa pekerjaanmu? " jungkook memberanikan diri untuk bertanya. Setelah beberapa menit bungkam
Soo ra menggeleng cepat.
" kau tidak bekerja? " tanya jungkook menegaskan.
" beginilah aku. Bekerja sebagai fansgirl. " jawab Soo ra seadanya.
Jungkook menggelengkan kepalanya. Semakin tak mengerti apa yang harus ia pikirkan.
" kenapa kau membantuku? "
" karna aku fansmu. Aku tak ingin kau lecet Jungkook-ssi "
" begitu? " jungkook memperjelas.
Soo ra mengangguk tegas. Army memang luar biasa. Tak dapat di pungkiri. Itu memang benar.
" Gomawo Soo Ra-ssi " ucap Jungkook mewakili rasa berterima kasihnya atas kebaikan Soo ra.
" ne " jawab singkat Soo ra.
" tutup jendelamu. Aku ingin membuka maskerku untuk berbenah sejenak " seru Jungkokk.
Soo ra langsung melakukannya.
Jungkook menyubakkan poni serta peluh yang ada di lelipisnya. Wajahnya terlihat sedikit kusam dan absurd sekali. Rambutnya berantakan.
Namun tak bisa dipungkiri. Namja satu ini memang tampan dalam keadaan seperti apapu.
" kenapa kau bisa lengah seperti tadi?" tanya Soo ra.
" aku membuka headset yang kupakai. Lalu aku berlari. Entahlah aku tak sadar " Jungkook menjelaskan.
Mereka beradu pandang sejenak. Terdiam, Jungkook berusaha untuk mengenali wajah Soo ra. Namun ia gagal.
" lebih baik kau hubungi menegermu. Katakan padanya kau baik baik saja " seru Soo ra.
Jungkook mematung.
" aku tak membawa ponsel " bisiknya.
Mungkin ini hari yang menyebalkan bagi Jungkook. Semua terjadi begitu saja.
" gunakan ponselku " Soo ra menyodorkan ponselnya kepada Jungkook.
Lagi lagi Jungkook dibuat berterimakasih pada Soo ra. Namun Jungkook tak bisa berbuat apa untuk membalas kebaikan yeoja itu.
" Gomawo Soora-ssi " ucap Jungkook.


Akhirnya jungkook dapat pulang dengan selamat. Army tak lagi memenuhi dorm BTS, tak lama kemudian mobil BTS memasuki areal parkir dorm. Dan turun 6 namja yang memakai masker dan jaket tebal.
" hyung hyungku sudah kembali " ucap Jungkook senang.
" gomawo Soora-ssi. Aku berhutang budi padamu " Jungkook menatap SooRa penuh arti.
" kau harus lebih berhati hati Jungkook " pesan Soo ra sebelum Jungkook turun dari mobilnya.
Senyum jungkook mengembang. Melambaikan tangan lalu berlari masuk kedalam dorm tanpa menoleh lagi kepada Soo ra.
Perasaan Soo ra campur aduk, betapa bahagianya dirinya bisa membantu ifol yang ia sukai. Ini cukup membuat Soo ra tak berhenti tersenyum.

Satu jam yang aneh dan membingungkan bagi Jungkook. Disisi lain satu jam itu sangat bermakna untuk Soo ra. Entah apa yang akan Soo ra katakan pada Haeun, sabahat yang selalu setia menjadi partner army untuknya.
Soo ra tak pernah membayangkan ini terjadi. Rasa cintanya terhadap BTS semakin bertambah.
Bahkan Soo ra bertekad akan selalu mendukung apa oun yang BTS lakukan.









Part ini flashback ya.
Saat Jungkook bertemu Army yang baik hati bernama Soo Ra.

Penasaran kah?
Jangan lupa Vote dan komen nya.
Boraheoo 💜💜💜
Trimakasih sudah membaca.

Nantikan part selanjutnya yaaa
😊😊😊😊😊

My Hopes  Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang