Vote dan Comment ny dong kaka...
"Selamat pagi dokter."
Taeyong mendehem pelan. Matanya tak lepas dari untaian rambut berwarna terang yang tersemat di kepala pasien yang sangat dia kenali.
"Silahkan duduk, Tuan Seo." Kata Taeyong sopan pada pria manis di hadapan nya.
"Ahh... Maaf menggangu anda. Saya sangat bahagia akhir akhir ini. Anda pasti tahu kenapa." Kata Ten sambil tersenyum girang.
Taeyong tak mengindahkan nya, matanya menatap ke arah rambut berwarna blonde ke-abuan itu.
"Dokter Lee? Anda baik baik saja?" Merasa ada yang aneh dengan Taeyong, Ten mencoba mendapatkan perhatian dokter itu. Ia lantas mengikuti arah pandang dokter itu yang tak lain adalah kepala nya.
"Ah— ya, hanya, hanya saja anda terlihat sedikit berbeda."
"Aah, rambut ini? Saya baru mengecat nya. Anda bilang kebahagiaan akan menaikkan sistem imun kita kan? Saya merasa semakin percaya diri dengan rambut ini, saya serasa bisa menggoda semua pria yang saya jumpai."
Taeyong tersenyum saat ia mendengar kalimat Ten. Pria dihadapannya sangat lincah berbicara.
"Sebenarnya—eum.. ini." Ten menyodorkan selembar kertas bertuliskan Seo Exhibition.
"Saya mengundang anda untuk menghadiri pameran foto saya. Saya sangat mengagumi anda. Saya sangat bahagia penyakit rahim saya ditangani oleh anda hingga sembuh. "
Taeyong menatap pria dihadapannya dengan senyum kaku. "Terima kasih atas tawaran nya, tapi saya tidak tahu apa saya mempunyai waktu untuk menghadirinya." Kata Taeyong halus.
Ten merengut, "Heumh?? Kau menyuruhku melupakan masalah menopause ku setelah sembuh dari kanker rahim, dan aku harus membangun kepercayaan diriku. Kau menyuruhku untuk mencari sesuai yang membuat ku bergairah. Aku sangat jatuh cinta pada fotografi dan aku ingin menunjukkan mu hasil karya ku, itulah kenapa kau harus datang, dokter Lee. Aku ingin kita menjadi teman."
Taeyong tak menghiraukan kalimat nya. Ia sibuk mengamati gaya berpakaian Ten Seo yang tampak sedikit berbeda. "Tak hanya rambutmu, style mu juga sedikit berubah ya?" Kata Taeyong sambil tersenyum kecil.
Ten terkekeh kecil. "Jika ku ingin hidup muda, kau harus menerima banyak cinta dari para pria. Aku rasa tidak masalah mengubah sedikit gaya berpakaian ku. Kau tahu, aku sering bersenang senang akhir akhir ini." Kata Ten dengan tawa kecil diakhirnya.
Taeyong tercekat.
Menerima cinta dari para pria?
Bersenang senang akhir akhir ini?
Bukankah itu terdengar seperti hint?
Taeyong mengerjap pelan, ia berdiri dari duduknya. "Anda sudah jauh lebih baik. Saya kira anda tidak perlu datang lagi."
Ten pun tersenyum gembira, menenteng tas kecil nya dan ikut berdiri. "Benarkah? Kalau begitu, saya pamit dulu, dokter Lee. Aku berharap bisa bertemu dengan mu di pameran." Katanya girang lalu berjalan melenggang dari sana.
Taeyong menatap punggung kecil itu beranjak keluar dari ruangan nya. Ia menunduk dalam, telapak tangannya menekan meja kerja nya dengan kuat.
Taeyong menghela nafas nya, kepala nya tiba tiba berasa berat.
"Dia kah? Dia kah orang nya?"
♾
"Jungwoo-yah!!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Affair (END)
FanfictionKebohongan, Pengkhianatan, Perselingkuhan. ↘️YAOI STORY ↘️Crack Pair ↘️Bukan CERITA ROMANTIS ↘️MALE-PREGNANT Lee Taeyong x Jung Jaehyun. Based on The World of Married Couple/Dr. Fosters
