"Bagaimana dengan Jaehyun?"
Taeyong menatap dingin pada Somi. "Apa?"
"Eish! Apa kau belum mengatakan padanya?" Tanya Somi pada Taeyong.
"Mengatakan apa? Mengatakan kalau aku tahu dia tidur dengan orang lain?"
Somi mendecak kesal. "Lalu kau akan apa? Aku melihat kau bahkan sudah mengemas barang milik Jaehyun kemarin malam. Apa kau tidak jadi mengusirnya?"
Taeyong menggeleng. "Aku harus memikirkan nya lagi. Aku tidak bisa tiba tiba dan gegabah. Aku akan memikirkan nya."
Somi mengangguk. "Benar. Jangan sampai kau menyesal dengan keputusan mu. Niat ku juga begitu, aku tidak memberitahumu karena Jaehyun bilang kalau dia tidak serius dengan anak muda itu. Dia bilang akan mengakhirinya segera. Jadi lebih baik aku diam dan membiarkan hubungan kalian tetap aman. Maafkan aku Taeyong-ah. Aku tidak bermaksud mengkhianatimu."
Taeyong menatap Somi dengan pandangan rumit. Sulit untuk percaya dengan wanita itu setelah melihat bagaimana dia menyembunyikan perselingkuhan suami nya.
"Aku harus ke ruangan ku sekarang." Kata Taeyong sambil berjalan keluar dari ruangan Somi dengan wanita itu mengekor dibelakang nya.
"Panggilkan pasien selanjutnya." Kata Taeyong saat berjalan melewati resepsionis rumah sakit itu.
"Baik, dokter Lee. "
Taeyong tersenyum dan berjalan pelan menuju ruangan nya. Namun ia tiba tiba menghentikan langkahnya saat mendengar—-
"Seo Jaemin-ssi. Silahkan ke ruangan 01."
Mata Taeyong terbelalak mendengar resepsionis memanggil nama itu dengan kencang. Ia lantas mengedarkan pandangannya ke lobby rumah sakit dan mendapati seorang pria manis dan langsing berkulit putih serta berambut blonde berdiri dari duduknya.
Tak jauh beda dengan Taeyong. Somi yang sedari tadi berdiri dibelakang Taeyong pun menganga selebar mungkin saat mendengar suster memanggil nama selingkuhan Jaehyun itu.
"Baik, suster." Kata pria manis itu dengan suara lembut. Ia lalu menatap ke arah Taeyong dengan senyum manis nya.
"Silahkan masuk." Kata Taeyong.
-
"Apa keluhan mu, Jaemin-ssi?"
"Aku sepertinya masuk angin dan flu, tapi sudah empat hari dan tidak juga reda. Ibu merekomendasikan Dokter Lee karena dia memuji anda. Dia bilang anda tahu semua penyakit bahkan sebelum memeriksa nya."
Taeyong terkekeh, "Ten-ssi benar benar berlebihan memuji ku pada semua orang. Euhm.. Baiklah, apa kau sudah pernah mengkonsumsi obat?"
Jaemin mengangguk. "Aku minum paracetamol selama 3 hari. "
"Baik, berarti itu bukan flu. Apa kau minum minum?"
Jaemin mengangguk. "Tidak sering, terakhir seperti nya dua minggu lalu."
"Kau memiliki pasangan?" Tanya Taeyong sambil mengangkat sedikit baju Jaemin dan meletakkan stetoskop di permukaan perut rata itu.
"Ya." Jawab Jaemin gugup. Sial! Kenapa dia harus gugup.
"Apa kau aktif dalam seks?"
Jaemin mengangguk, namun wajahnya tampak kebingungan dan ia menunjukkan ketidak sukaan nya akan pertanyaan Taeyong. "Apa pertanyaan nya harus sespesifik itu?"
Taeyong tersenyum maklum saat melihat raut tak senang di wajah Jaemin. "Itu pertanyaan dasar. Tolong jawab sejujur jujurnya."
"Lumayan aktif. Kami hanya bertemu dua atau tiga kali seminggu. Itu karena, kekasih ku adalah pria beristri. Namun setiap pertemuan kami selalu berakhir dengan tidur bersama."
KAMU SEDANG MEMBACA
Affair (END)
FanfictionKebohongan, Pengkhianatan, Perselingkuhan. ↘️YAOI STORY ↘️Crack Pair ↘️Bukan CERITA ROMANTIS ↘️MALE-PREGNANT Lee Taeyong x Jung Jaehyun. Based on The World of Married Couple/Dr. Fosters
