🔞🔞🔞🔞🔞🔞🔞
🔞Adegan tak senonoh🔞
🔞🔞🔞🔞🔞🔞🔞
"Satu minggu."
Jaemin dan Jaehyun saling pandang satu sama lain saat mendengar ultimatum yang keluar dari bibir tipis Seo Renjun.
"Satu minggu untuk enyah dari kehidupan kakak ku." Sambung Renjun.
Mereka bertiga sedang berdiri hadap-hadapan dengan minibar sebagai pembatas. Renjun menatap kedua orang didepan nya dengan nyalang.
"Kau tidak berhak mengacau kehidupanku, Adik." Kata Jaemin dengan mata berapi api.
Renjun terkekeh, ia melipat tangan nya didada dan menaikkan dagu nya. "Begitupula dengan mu. Kau tidak berhak mengacau rumah tangga orang lain, Kakak."
Jaemin menelan ludah nya kasar. Ia menatap Renjun yang kini berjalan mendekat ke arah Jaehyun dengan mata penuh kilat. Jaehyun yang ditatap demikian pun menelan ludah gugup. Nafas nya seakan tercekat saat Renjun menarik dasi pria dewasa itu hingga kepala Jaehyun condong kedepan, mendekat ke arah Renjun.
"Orang yang paling kita butuhkan adalah orang yang selalu ada disisi kita. Bermain api dibelakang Dokter Lee bukan ide yang bagus, Jaehyun-ssi. Aku memperingatimu sebelum kau menyesal. Keserakahan dapat membawa malapetaka."
Renjun mengambil mantel abu abu berbulu miliknya dan memakai nya dengan elegan. Pria itu tersenyum lembut pada kedua orang yang masih berdiri kaku didepan nya. "Aku punya bukti yang sangat kuat untuk melaporkan kalian atas dasar perzinahan. Maka dari itu, satu minggu dari sekarang, silahkan sadar diri dan hidup dijalan masing masing."
Renjun meninggalkan apartement kelas atas itu dengan seringai nya. Ia menatap ke arah orang tuanya yang sudah berada di basement bawah. Apartement Jaemin memiliki lorong setiap lantai yang membuat mereka dapat melihat lahan parkir di lantai satu secara langsung.
"Sudah selesai melepas rindu nya?" Tanya Ten pada Renjun.
Renjun tersenyum penuh makna. "Sudah Eomma."
Selanjutnya, mobil toyota Alphard yang diisi oleh keluarga terpandang itu melaju meninggalkan Jaemin dengan keterpurukan nya dan dilema akan hubungan nya dengan suami orang.
"Kita harus bagaimana? Adik mu sudah tahu." Kata Jaehyun sambil memegang bahu Jaemin agar pria itu berdiri tegak.
"Biarkan lah dia." Kata Jaemin gusar.
Beep beep
"Halo." Ponsel Jaehyun yang berbunyi di angkat olehnya.
"Apa?! Tidak mungkin!"
Jaemin membelalak melihat Jaehyun yang tiba tiba panik.
"Ada apa sayang?" Tanya Jaemin.
Jaehyun menatap ke arah Jaemin dengan mata yang membesar. Ia menggeleng pelan lalu berkata. "Aku harus pergi, ada urusan penting."
Jaemin membelalakkan matanya. "Mau kemana? Kau baru saja memperbaiki hubungan kit—"
"Ini penting Jaemin!"
Jaemin tercekat saat Jaehyun membentaknya kuat. Ia lalu menatap kepergian Jaehyun dengan mata membola tak percaya.
"Apa dia baru saja meninggalkan ku?" Tanya nya pada diri sendiri.
Jaemin mengambil ponsel nya dan menghubungi Jaehyun berkali kali hingga ponsel nya serasa akan meledak. Namun pria dewasa itu tak juga mengangkat panggilan nya.
Jaemin menggeram kesal. Ia merasa seperti di permainkan.
Dengan gerakan frustasi, ia mengambil kunci mobilnya dan keluar dari apartement itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Affair (END)
FanfictionKebohongan, Pengkhianatan, Perselingkuhan. ↘️YAOI STORY ↘️Crack Pair ↘️Bukan CERITA ROMANTIS ↘️MALE-PREGNANT Lee Taeyong x Jung Jaehyun. Based on The World of Married Couple/Dr. Fosters
