Warning: R-18 for violence, lime, and slight gore. No Quirk!AU
STOP!
Part kali ini adalah sequel dari part, [14] Tainted. Kalau kalian belum membaca part sebelumnya, lebih baik jangan mampir dulu agar kalian mengerti jalan ceritanya.
Buat yang lagi puasa—sabar ya sayang. Aku lagi nggak soalnya. /plak Dan hati-hati, part kali ini sedikit asam karena mengandung lime. (bukan lemon, lho, jangan ngarep!)
Enjoy, mi lavs!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
They said, curiosity killed the cat.
Wonder if that's true?
Sounds like a pity, doesn't it?
But, that's me.
I am curiosity.
Andyou're the cat who got killed,
Bakugo Katsuki.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Tuan Muda," suara seorang pria setengah baya yang berpakaian tuxedo lengkap menggema di dalam ruangan. Ia membungkuk dengan sopan. Rambut hitamnya yang sudah dihiasi helaian putih ditata dengan rapi. Netra abunya memperhatikan sesosok pemuda berambut merah dihadapannya dengan tatapan teduh.
"Ya."
"Kemarin saya mendengar desas-desus tentang seorang pemuda yang akan pindah ke apartemen grup Kirishima cabang Tokyo. Apartemen di dekat sekolah anda, Tuan Muda."
"Lalu? Aku tidak peduli."
"Dia seorang pembunuh bayaran."
Kedua mata Kirishima membulat. Ia lalu menghela napas bosan. "Lagi...? Ini sudah ke berapa kalinya? Para orang tua itu pantang menyerah juga, ya. Menyusahkan saja."