Penjelasan

10.1K 1.2K 353
                                        


Bentar deh aku mau bikin cerita penjelasan tentang kemana bapak nya Jaemin dulu ya. Abisnya ga enak kalo belum di jelasin kayak masih ada yang nyangkut gitu. Jadi disini aku mau jelasin kenapa Mae ama Bapak nya Jaemin bisa cerai, sama sekalian aku munculin dimana dia sekarang, sama siapa, udah punya anak belum dll. Btw part ini gaada hubungannya ama part selanjutnya ya mungkin ada dikit doang sih. Dan ini bkn "besok" dari chap yang kemarin okay

Oiya bapaknya Jaemin sebelumnya itu si Atuy yak. Makanya dia masih make na/nakamoto

 Makanya dia masih make na/nakamoto

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Piriding ;3













*FlashBackOn

Sekarang Ten tengah mengandung anak pertamanya. Ia sekarang sedang menonton tv di runang keluarga bersama suaminya yang sedang mengerjakan pekerjaannya di laptop. Ia sesekali menguap karena bosan.

"Eh yang, aku kayaknya udah gak nyaman deh sama kamu. Lebih nyaman sama Winwin nih." Ucap suaminya yang masih terus menatap laptop didepannya.

"Iya nih, aku juga udah gak nyaman sama kamu. " balas Ten datar.

"Cerai kuy? "

"Kuylah gaskeun. Eh tapi nanti ni bayi siapa yang kasih makan? "

"Aku bayarin ampe kamu dapet kerja oke? "

"Sip dah."

Beberapa bulan kemudian...

" selamat ya Win, Tuy. Widiih udah nikah aja nih kalian. " Ucap Ten saat datang ke pernikahan temannya dan mantan suaminya. Mereka berdua cekikikan.

"Hehe iya nih kak. Kakak kapan nikah lagi nih? Kasian lho Baby Jaemin gaada ayahnya. "
Tanya Winwin.

"Do'a in secepatnya ya Win. Kamu juga cepet cepet punya anak sama Atuy biar Jaemin ada temen mainnya. "

Mereka bertiga tertawa lepas, "hehehe siap secepatnya. " Ujar Yuta sambil memegang tangan Winwin.

Oiya saat itu Jaemin tengah berumur 9 bulan dan sedang dititipkan di rumah neneknya.

*FlashBackOff

Ekhem bisa dilihat dari cerita diatas Ten dan Yuta sebelumnya adalah pasangan gada akhlak -PBP03

Sekarang Jaemin sedang bermain game di kamarnya sehabis pulang sekolah.

Ting tong! (suara Bel)

"JAEMINIEE BUKA PINTU!!! " teriak Ten dari dapur. Sebenarnya jarak daour dan kamar Jaemin bisa dibilang cukup jauh tapi karena suara Ten sekencang toa masjid buat bangunin sahur jadi Jaemin bisa mendengar dengan jelas suara Mae nya itu.

"YOI BENTAR BOSKU!!" Jaemin segera keluar dari kamarnya dan membukakan pintu. Ia terkejut dengan siapa yang datang.

"PAPAH ATUYY MAMA WINWIN!!! " Jaemin langsung memeluk keduanya. Ten segera kedepan untuk melihat siapa yang datang.

"Eh, Yuta Winwin haii. Mana anak kalian? Masuk dulu sini."

"Itu mereka ada di depan lagi make sepatu abis dari mobil. Daritadi si Chenle teriak-teriak seneng mau ketemu Jaemin. " Balas Winwin. Mendengar Winwin bilang begitu Jaemin langsung lari ke halaman.

Di luar.

"Njuniee!!! Lele-yaaa!!!" Panggil Jaemin mendekati dua bocah yang sedang memasang tali sepatu.

"Kak Nanaaa!!! " teriak dua anak itu bersamaan dan segera menghampiri Jaemin. Mereka tidak sadar kalau sepatu mereka belum terikat sempurna. Akhirnya mereka terjatuh berguling-guling bersama.

"Hahahaa makanya masang sepatu yang bener. " Ucap Jaemin sambil tertawa tawa.

"Ih kan salah Kak Nana juga. Huft! " Balas Chenle memalingkan wajahnya dari Jaemin.

"Kak, Kak, Kak, coba tebak deh." Ucap Renjun cekikikan.

"kenapa Njun? "

"Kita sekeluarga mau netap di Korea! "

"HAH BENERAN??! "

"iya kak, rumah kita bakal sebelahan! " Ujar Chenle bersemangat. Mereka tertawa tawa dan masuk ke dalam rumah. Disana sudah ada Yuta, Winwin dan Ten yang duduk di ruang tamu.

"Papah Yuta~ kok gak bilang sama Nana mau pindah? Kan Nana jadi bisa bantuin Papah Yuta sama Mamah Winwin pindahan :<" Ujar Jaemin cemberut. Yuta hanya tertawa mendengar penuturan anak pertamanya itu.

"Kan biar surprise gituu hehe. "

"Nana masih pacaran ama Jeno? " Tanya Winwin. Nana senyum-senyum sendiri dan mengangguk.

"Hehehe iya mah, abisnya Jeno baik banget sama Nana. "

"Ciee Kak Nana~~" ledek Renjun dan Chenle bersamaan. Mereka berakhir saling kejar kejaran sampai ke kamarnya Jaemin. Kini di ruang tamu tinggal ada Yuta, Winwin, dan Ten.

"Kamu udah nemu yang baru Ten? " Tanya Yuta.

"Sebenarnya belum sih, tapi aku dijodohin sama ayah temennya Jaemin. Namanya Johnny Seo. "

"Hah? Johnny Seo?? Dia bukannya rekan bisnis kamu yang kemarin itu ya yang?" Tanya Winwin pada Yuta. Yuta pun mengangguk membenarkan.

"Dia udah punya anak. Anaknya lucu deh, pipinya tembem gituu. " Ungkap Ten sambil membayangkan pipi kenyal Haechan.

"Ooh jadi dia duda." Ucap Yuta sambil mengangguk-angguk.

"Woaa semoga lancar ya perjodohannya hihihi. " Ucap Winwin sambil terkikik. Ten mengangguk.


















































Oiya disini Jaemin ama Renjun itu beda 1 tahun ya, emang pada dasarnya benihnya Atuy subur makanya Winnie cepet bunting :v kalo Chenle itu beda satu tahun ama Renjun




Sampe sini dulu penjelasannya
Gada yang perlu Dijelasin maz.g

*BintangNyaBolehLahDipencetQaqaHehehe

Single Parents [JohnTen]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang