Brand Ambassador

8.5K 1.1K 256
                                        


"Model dan actor terkenal Ten dikabarkan akan menjadi Brand Ambassador dari perusahaan mobil. . ."

"Dikabarkan Ten sedang dekat dengan pengusaha dari Chicago, berikut foto-foto kedekatan mereka saat makan siang. . . "

" Model dan actor Chittapon Leechaiyapornkul dekat dengan pengusaha asal Chicago! Apakah seleb yang kerap disapa Ten itu akan menikah lagi setelah bercerai dengan pengusaha dari Jepang? . . ."

Selanjutnya hanya di "ramping, no sikret! Mwach ^3^" :v



Ten yang melihat berita itu di acara favoritnya hanya bisa menganga. Bagaimana bisa media dengan cepat tau?

Sekarang Ten sedang sendiri di rumah. Iya, kan Jaemin sekolah, dan ini masih jam 12. Fyi biasanya Jaemin pulang Jam 3 Bisa jam setengah 5 kalau ada ekskul.

Rencana dimana ia akan menjadi model untuk perusahaan Johnny sudah disetujui oleh Manajernya; Taeyong. Mereka akan mulai shooting besok jadi Ten libur hari ini.

Ten bosan. Daritadi ia nonton tv, main mobelejen, jungkir balik salto akrobat sambil makan mie tapi masih saja bosan.
Tiba-tiba Ten punya ide. Kenapa ia tak mengirim pesan pada Johnny saja? Hitung-hitung pendekatan laah. Iya, Ten akui ia sangat tertarik pada Johnny. Sikapnya, tampangnya, hot nya uhh...

________________________________

Ten:
Annyeong Johnny ^^
Kamu sibuk?
Aku butuh teman mengobrol :((

Johnny:
Nee, aku sedang tidak sibuk kok
Tentu aku akan menemanimu mengobrol

Ten:
thx ^^
Aku sedang sendiri di rumah
Jaemin sekolah dan aku libur :((

Johnny:
Kamu sendiri di rumah?

Ten:
Hooh, Jaemin pulang jam 3
Haechan juga kan?

Johnny:
Tentu saja
Hey bisakah kamu buka pintunya?

Ten:
Kenapa?

Johnny:
Buka saja.
________________________________

Ten membuka pintu rumahnya. Dan ya, Johnny ada di depan.

"Annyeong Tennie. "

"A-Annyeong, Johnny. Kenapa kamu kemari? Dan bagaimana kamu tau alamat rumahku? " Tanya Ten. Johnny hanya mendekat dan tersenyum.

"Gamau dikasih masuk dulu nih? " Ten yang menyadari mereka masih berada di depan pintu akhirnya mempersilahkan Johnny masuk. Mereka duduk bersebelahan di sofa ruang tengah.

"Kamu belum menjawab pertanyaanku. "

"Iya iya,  pertama aku kemari karena kamu bilang kamu bosan kan? Kedua aku bisa tau karena Haechan dab Jaemin memberitahuku. "

'Ah anak-anak itu, harusnya aku tau.' - Ten

"Ohh, terima kasih sudah mau menemaniku."

"Dan mungkin kita bisa melakukan sesuatu yang lebih dari makan siang? " ujar Johnny yang membuat Ten membulatkan mata.

"A-aapa itu? "

"Kita bisa memulainya dengan cuddling. "

"Bagaimana caranya cuddling? "

"Begini, " Johnny menarik pinggang Ten dan otomatis kepala Ten terjatuh di dada bidang Johnny.  Tangan Johnny menuntun Ten untuk memeluknya juga. Selanjutnya yang ia lakukan adalah memeluk Ten dan meletakan wajahnya di perpotongan leher Ten.

Dari sini Johnny bisa dengan jelas menghirup aroma yang menguar dari tubuh Ten. Ten pun bisa merasakan nafas hangat Johnny di perpotongan lehernya.

'Anjir, geli geli nikmat gimana gitu...' - Ten

"Begitu caranya cuddling." Ujar Johnny sambil mendisel-duselkan kepalanya. Ten tertawa geli.

"Hahahahaha Johnny! Geli, hentikan! Hahahahahhaha!!" Johnny malah semakin gencar membuat Ten geli dan berakhir mereka terjatuh bersama diatas sofa dengan posisi Johnny menindih tubuh Ten.
Mereka terpaku sebentar. Wajah Johnny semakin dekat dengan wajah Ten.






Cup..

Iya,  mereka akhirnya berciuman. Iya, di bibir.

Ciuman itu diberikan sedikit lumatan oleh Johnny, tak sangka Ten membalas lumatannya dengan tak kalah semangat.  Berakhirlah mereka dengan ciuman panas dan posisi yang ambigu.
Ten mulai mendorong dada Johnny agar menyudahi ciumannya, hey memang nikmat tapi Ten butuh bernafas. Mereka saling memandang.
Johnny memberikan satu kecupan ringan dan menjauhkan tubuhnya dari tubuh Ten.

"Hey kita baru saja melakukan sesuatu yang lebih dari cuddling. Perkembangan bagus hm? "

Ten mengangguk. Ia sekarang sudah duduk berhadapan dengan Johnny lagi.

"Bibirmu manis, terima kasih ciumannya ya. " Ucwp Johnny sambil tersenyum lebar. Wajah Ten pasti sekarang sudah sangat merah.

Kring kring (suara telfon)
Johnny mengangkat telfonnya. Ia mematikan sambungan begitu orang di seberang sana selesai berbicara.

"Maaf Ten, aku ada rapat dadakan dan tak bisa aku tunda. Aku pergi dulu ya? "

"Iya, Johnny. "
Ten Mengantar Johnny menuju pintu.

"sekali lagi, terima kasih ciumannya, aku pergi dulu dah.. " Johnny mencium dahi Ten dengan agak lama sebelum ia masuk ke dalam mobil dan akhirnya melaju menuju kantornya.

Ten kembali teringat akan adegan tadi.

'astaga astaga astaga!!!!  Mamaaa anakmu dicium hot daddy maa!!!! Ten ngefly maa!!!" -Ten






















Ahahahhah aku cuma bisa apdet malem ama dini hari doang

Votenya boleh kak (。’▽’。)♡ commentnya juga dipersilahkan (づ ̄ ³ ̄)づ



Single Parents [JohnTen]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang