Mark Ssaem?

8.2K 1K 249
                                        

*DibacaDuluBaruDiVoteYa(。’▽’。)♡

Ini part khusus buat MarkHyuck btw
Karena aghu suqa markhyuck :33

Piriding ;3

Haechan dan Jaemin sekarang sedang berada di kantin. Jeno tidak ikut karena ia harus melaksanakan piket.

Uuww ga kayak yg suka piket cuma ngapus papan tulis yagak ¦:3 -PBP03

"Na, kamu mau apa? Aku pesenin. " Ujar Haechan.

"Aku sama in aja sama kamu ya. "

Haechan pergi ke gerai makanan yang menyajikan mie ayam. Dalam perjalanan ia menabrak seseorang.



Oh tidak



Si preman sekolah, Kim Mingyu.

Mingyu meraih kerah baju Haechan.
"Lo siapa berani nabrak gue?! " Seru Mingyu marah. Haechan tiba-tiba jadi gagap.

"Ada apa ini? Lepasin tu anak!" Teriak seseorang. O ow...  Itu Mark.
Dan asal tau aja, selain menjadi wali kelas Mark juga merangkap sebagai guru konseling. Kebayang kan ganasnya?  :>

"Yang, udah yang. Lepasin anak itu masa kamu gitu doang marah.." Itu pacar Mingyu, Jeon Wonwoo. Untung saja kalau sama Wonwoo Mingyu ingin menurut. Akhirnya Mingyu melepaskan Haechan dan ditarik pergi oleh Wonwoo.

"Nanti panggil ortu mu ya. " Ucap Mark sambil menepuk pundak Mingyu sebelum ia berhasil dibawa pergi oleh Wonwoo.

"Kamu gak papa? "Tanya Mark pada Haechan yang masih terduduk shock. Pasti adegan itu ditonton oleh seluruh warga kantin.

"I-iya ssaem, saya gak papa. " Jawab Haechan gugup. Pasalnya Mark sekarang berjongkok didepannya sambil memegang bahunya.

Mark hanya tersenyum dan membantu Haechan berdiri lalu pergi meninggalkan kantin.

Jaemin yang baru melihat kejadian itu langsung menghampiri Haechan.

"Hmmm... Kayaknya ada yang nge fly nih? Pepet terus chann!  Aku dukung kamuu!! " Kata Jaemin merangkul bahu Haechan. Haechan hanya melirik Jaemin malas dan menyingkirkan tangan Jaemin dari bahunya.

"Berisik, udah sana kamu aja yang pesen. Udah males aku tuh. "

"Yaah incess kok marah? :(("








Sekarang Jaemin dan Haechan tengah membereskan barang mereka karena bel pulang sudah berbunyi.

"Na, kamu pulang sama siapa? " Tanya Haechan.

"Aku pulang sama Jeno. Sekalian aku mau main ke apartemennya dia." Jawab Jaemin sambil memakai tasnya di pundak.

Haechan mengangguk. Hari ini ia gatau mau pulang naik apa. Mau pesan taksi hapenya lowbatt, hapenya lowbatt gabisa hubungi Johnny ataupun Taeil,  mau naik bus tapi ga hapal rute :((


"Haechan, kamu dipanggil Mark Ssaem." ucap Hyunjin–teman sekelas Haechan–menepuk pundak nya dari belakang.

"Eh? Aku kan ga ngapa ngapain? Kenapa Ssaem manggil aku? Kenapa pula pas jam pulang?? " Tanya Haechan. Dia kan ga berbuat nakal malah tadi dia yg hampir jadi korban :((

"Lah au dah. Pen diajak nganu kali. " Jawab Hyunjin asal. Haechan menabok kepala Hyunjin.

"Yaelah Chan jan ditabok apa, nanti ganteng nya jatoh gabisa godain dedek Ayen lagi :((" Hyunjin mengelus belakang kepalanya yang baru saja ditabok oleh anak beruang ngamuk.g

Karena capek berdebat dengan Hyunjin akhirnya Haechan dengan terpaksa berjalan menuju ruangan Mark. Ya pasti guru bk di manapun pasti punya ruangan sendiri, apalagi Mark adalah anak dari pemilik sekolah.



Tok tok
"Masuk! " Balas suara dari dalam.
Haechan masuk dengan hati-hati.

"Haechan, silahkan duduk. " Haechan duduk.

"Silahkan berdiri. " Haechan bingung, Haechan berdiri lagi.

"Silahkan duduk. " Haechan duduk lagi.

"Kok kamu mau aja sih disuruh-suruh?"

Fucek dikerjain :"")

Mark tertawa ngakak, "maaf maaf, saya cuma bercanda. " Mark masih ngakak. Haechan memandang nya datar.

"Baiklah, langsung saja, kamu waktu itu yang bertanya apa orientasi seksual saya kan? " Tiba-tiba Mark berubah jadi serius. Haechan hanya mengangguk kaku.

"kamu sendiri? Apa orientasi seksualmu? " Tanya Mark.

"S-saya sebenarnya Gay pak... " Haechan terbata-bata. Ia menunduk tak berani menatap mata Mark walau Mark sudah berusaha membuat kontak mata.

"Tatap saya saat berbicara. " Akhirnya Haechan menatap mata Mark. Ia lihat Mark tampak tersenyum kecil.

Astaga menyegarkan mata (♡˙︶˙♡)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Astaga menyegarkan mata (♡˙︶˙♡)

"Kamu uke kan?" Haechan mengangguk. Aduh apakah ini akan mengurangi nilainya?

"Mau saya semein gak? "
Haechan shock dong. Astaga ia sudah agak tertarik dengan guru didepannya ini sejak masa MOS

"Hah? "

"Kok 'hah' sih, kan saya bukan keong. Jadi mau gak? Kalo gak mau sih saya paksa. " tiba-tiba bibir Mark sudah berada di telinga Haechan.

"Y-Yaudah saya m-mau Ssaem." Ucap Haechan gugup. Astaga guru yang dia suka lagi nembak dia sekarang!

Puk

Mark memeluk Haechan dengan erat lalu mencium pipi berisi Haechan.

"Hari ini kamu pulang sama saya ya. Sekalian kita jalan."
Haechan sih setuju saja. Lagian dia jadinya tidak harua nyaras nyasaran naik bus toh. Pacaran ama Mark ada untungnya juga :3



















Aww i luv MarkHyuck ♥♥( ̄3 ̄)

Btw aku kayaknya abis book ini selesai pengen bikin cerita dengan cast Jaeyong deh. Temanya bajak laut gitu..  Bakal suka gak?  Kasih tau ya! (ノ*>∀<)ノ

Vote nya boleh dipencet qaqaa
Komennya juga dipersilahkaaan (。’▽’。)♡

Single Parents [JohnTen]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang