Chapter 2

2.3K 269 3
                                    

Malam sudah tiba,win menatap malas laptop di depanya yg dimana itu band kesukaanya yg ia putar,namun entah kenapa ia tak bersemangat

Tok tok tok

Win pun menaikan alisnya dan segera berdiri sambil membuka pintu asramanya "pasti sarawat" keluh win yg membuka pintu

"Ini sudah larut ka__
Win terdiam karna yg ia lihat adalah bright,bukan sarawat

"Bright,apa yg kau lakukan disini?" Tanya win yg memperizinkan bright masuk

"Ee sarawat menyuruh ku" ujar bright tak enak yg membuat win mendengus tak suka

"Duduklah" ujar win yg memilih untuk tiduran di kasur dan membiarkan bright duduk di bangku komputernya

"Bright kau tau? Aku tadi sore melihat sarawat dengan wanita" adu win yg membuat bright sedikit tersenyum akan tingkah win

"Aku bingung sarawat masih menyukaiku atau tidak" kesal win yg tengkurap sambil berfikir

"Kau meragukan kakak ku?" Tanya bright yg membuat win nampak semakin berfikir

"Bukan,hanya saja dia memerhatikan payudara wanita" kesal win yg membuat bright kali ini benar benar terkekeh

"Lalu apa kau meragukan ku?" Tanya bright yg membuat win menatapnya bingung "ahhh maksudku dalam membantu mu" lanjut bright yg menggaruk lehernya tak gatal

"Kurasa tidak,kau cukup banyak membantu ku" senang win yg memuncul kan gigi kelincinya

"Baguslah" senang bright yg tersenyum

"Wajah mu berbeda dengan sarawat ketika tersenyum" ujar win yg menatap wajah bright yg membuat bright menaikan alisnya

"Benarkah?" Tanya bright dan win mengangguk

"Humm! Benar itu jauh sangat tampan" kekeh win yg tanpa ia sadari ucapannya membuat bright nampak malu bahkan ia tersenyum sambil membuang muka

.......

Info semakin beredar,dimana sarawat tengah menjalin hubungan dengan seorang primadona di fakultasnya

"Lalu apa yg skrng kita lakukan?" Tnya pluem yg membuat lainnya nampak berfikir

"Win tinggal putusin aja apa susahnya si" kesal khao namun win menggeleng

"Aku butuh bukti" kesal win namun ketiga temanya menggeleng tak habis fikir dengan temanya itu

"Oke gini saja" ujar jeje "aku punya rencana  agar kau tau sarawat masih mencari mu atau bahkan mencintai mu" lanjut jeje yg kini mendapatkan fokus dari win

"Pertama kau jangan mengabari dia selama beberapa hari" peringat jeje yg membuat win mengerut kan keningnya

"Kedua ini emang susah,tapi coba cari pengganti sarawat" ujar jeje yg ingin di bantah oleh win namun jeje menahannya yg membuat pluem secara reflek menutup mulut win

"Hanya untuk membuktikan,memanas manaskan saja" lanjut jeje yg kemudian kedua temanya mengangguk setuju

Win pun melepaskan tangan pluem "siapa yg bisa menggantikan sarawat?" Tanya win

"Bagaimana P'Ohm? Senior yg dulu menyukai mu?" Tanya khao namun mendapat pukulan di kepala oleh pluem

"Dia sudah berpacaran dengan P'fluke" ujar pluem dan khaotung nampak mengelus kepalanya

"Coba saja dengan bright" ujar pluem yg ingin mendapat pukulan dari khao namuj tertahan

"Bukan kah lebih mudah? Lagi pula pasti bright mau membantu mu,buktinya kau bertanya tentang sarawat bright menjawab dengan santai bukan kah itu cukup membantu?" Tanya pluem yg membuat ketiga orang itu mengangguk

Who is your choice?? (Brightwin x sarawatwin)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang