sahabat

262 33 2
                                    

"terserah"

aku keluar dari kamar setelah beradu mulut dengan suami ku . kami sudah 2 tahun menikah namun tak kunjung dikaruniai seorang anak . untuk itu kami memutuskan untuk mengadopsi anak dari panti asuhan yang sekarang kuberi namaㅡ

"ashley" aku membuka pintu kamar anak perempuan ku yang saat ini sudah berusia 4 tahun . umur ashley sudah 2 tahun sebelum aku mengadopsinya .

"ya mom?" tanya nya lalu berjalan mendekati ku . setelah ku lihat lebih jelas lagi ternyata ia sedang bermain boneka .

"kita ke rumah uncle lagi yuk," ajak ku sambil mengelus kepalanya.

ashley cemberut , "hari ini ashley pengen main sama daddy.."

aduh andai saja kamu tau apa yang terjadi ash...

"besok aja ya main sama daddy nya?" bujuk ku . semoga anak ini berubah pikiran karena aku ingin cepat cepat keluar dari rumah ini .

"tapi mom..."

"ya ash? nanti mommy beliin boneka baru buat ashley."

"kalo ashley gamau , gausah maksa dia . kamu aja yang pergi" aku sedikit terkejut saat tiba tiba mas gulf sudah berdiri di belakang ku .

ia tersenyum lalu menghampiri ashley yang juga keliatan gembira saat mas gulf menghampirinya .

"daddy !" seru ashley . sedari tadi ashley memang bermain sendiri di kamarnya karena aku suruh . ya aku tidak mau perdebatan ku dengan mas gulf didengar oleh ashley .

"ash mau ikut mommy atau daddy?" tanyaku .

ashley menatap ku dengan heran , "mau ikut daddy sama mommy" jawabnya sambil tersenyum lebar .

"pilih salah satu !" ujar ku dengan meninggikan sedikit volume suaraku .

ashley tampak kaget karena dari dulu aku memang tidak pernah membentaknya .

"kamu kenapa sih?!" ujar gulf lalu berdiri setelah daritadi berjongkok untuk menyesuaikan tingginya dengan ashley .

"aku kenapa?" aku tertawa renyah , "mas yang kenapa?! mas kira aku gak tau selama mas di kantor , mas ngapain aja sama seketaris mas itu ?!" kesabaran ku sudah habis . mau tidak mau aku harus berdebat didepan ashley yang saat ini menatap kami berdua dengan tatapan heran .

"aku dan dia hanya sebatas bos dan seketaris ! gak lebih !"

"gak lebih tapi kalian ciuman ! itu yang kamu maksud gak lebih?!"

gulf menghela nafas nya lalu menyuruh ashley untuk pergi dari sini karena seperti nya ia mau melanjutkan perdebatannya disini .

"darimana kamu lihat aku sama seketarisku ciuman hah?"

"kenapa ? mau mengelak? kamu jangan kira aku gak tau apa yang kamu perbuat di kantor"

"kenapa kamu se-proktektif ini sama aku sekarang?!"

"aku protektif aja kamu uda begini . kalo aku gak protektif ? kamu mau ena ena sama cewe lain?!"

"astaga..." gulf mengusap wajahnya kasar lalu menatap ku dengan intens , "mau kamu apa sih?"

"mau aku? ya kamu berubah kayak dulu ! sejak ada ashley kamu tuh berubah tau gak ?! dan ternyata bener aja dugaan aku , kamu punya hubungan kan sama seketaris kamu itu?!"

"terus apa lagi ? apa lagi yang kamu tau hah?"

"banyak mas ! kamu pernah check-in hotel kan sama seketaris kamu itu berdua?!"

"aku gak check-in hotel sama dia . waktu itu aku sendiri ke hotel karena aku males pulang"

aku sedikit terkejut mendengar penuturan gulf barusan .

BRIGHT ✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang