pangeran (2)

347 32 0
                                        

pada akhirnya aku tidak jadi mengikuti sayembara itu . ini semua gara gara ibu tiri ku yang meminta ku untuk menjahit bajunya yang menyebabkan aku telat untuk menghadiri sayembara .

saat ini aku sudah selesai dan langsung bergegas menuju istana untuk melihat perayaan sayembara yang terlihat sangat meriah itu .

ternyata sayembara nya diadakan di halaman belakang istana dan terlihat raja dan ratu sangat menikmati acara nya .

tapi dimana pangerannya?

"minggir minggir !"

kerumunan di sekitarku langsung bergegas menepi untuk membuka jalan . aku tidak tau siapa yang lewat tapi sepertinya dia orang penting .

"astaga pangeran tampan sekali !"
"ini kali pertama aku melihat pangeran setelah 40 tahun !"
"wajahnya mirip raja !"
"astaga pangeran terlihat gagah sekali !"

pangeran? aish ! kenapa banyak sekali orang didepan ku ?!

astaga aku ingin melihat seperti apa wajah pangeran dari dekat !

eh?!

"BRIGHT !" panggil ku ke bright yang saat ini dikawal oleh banyak pengawal dan berjalan di tengah tengah kerumunan banyak orang .

namun seperti nya suara ku tidak cukup besar .

tapi kenapa dia berpakaian seperti itu ? dasar aneh ! apa dia sedang berpura pura menjadi pangeran?

astaga anak itu membuat ku tertawa saja .

"BRIGHT !" panggilku lagi .

dan berhasil ! aku tersenyum lebar saat bright menoleh ke arah ku . tapi anehnya ia langsung mengalihkan pandangannya seperti tidak mengenal ku .

ada apa dengannya?

"pangeran vachirawit chivaaree sudah hadir !"

semua bersorak saat bright duduk di tempatnya . begitu juga dengan raja dan ratu yang menyambut bright dengan senyuman hangat .

astaga ! ternyata selama ini bright adalah....

aku menutup mulutku dan menatap bright dengan pandangan tidak percaya .

apa aku akan dihukum setelah ini karena sering bertindak kasar kepada pangeran?

aku benar benar tidak tahu bahwa ia adalah seorang pangeran . pantas saja ia tidak pernah memberitahu ku soal identitasnya .

tapi kenapa ia harus berteman dengan ku?

maksudkuㅡkenapa ia memilih untuk merahasiakan jati dirinya dan memilih merakyat?

astaga anak itu !

mata bright bertemu dengan mata ku yang membuat aku sedikit menunduk karena bagaimanapun juga ia adalah seorang pangeran yang harus dihormati oleh rakyat seperti ku .




********


aku memilih untuk pergi dari istana dan kembali ke rumah . entah siapa yang menang aku juga tidak peduli . sepertinya bright melarangku untuk mengikuti sayembara itu karena tidak ingin aku yang menang . iya memang orang seperti ku tidak pantas untuk pangeran seperti nya .

otak ku kembali memutar memori saat aku bersamanya . hampir setiap kali bertemu dengannya aku selalu memarahinya . astaga apa aku benar benar akan dihukum ?

huft ...

bright ternyata seorang pangeran dan aku kehilangan satu satunya teman ku .

BRIGHT ✔️Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang