Vote and comment gaes <3
Happy reading~
~
"Lo simpen dulu uangnya cepet!"
"Tas gue gak muat lagi !!"
"Aduh ! Bego ! Kan gue uda bilang ambil tas yang gede makanya !"
"Trus gimana dong ini?!"
"Muat muatin aja lah ! Cepet gue masih mau bobol mesin yang satu lagi !"
Kamu pun memasukkan uang yang telah kamu dan Bright curi kedalam tas kamu yang sebenarnya uda gak muat .
Bright adalah 'partner in crime' kamu sejak 2 tahun ini . Selama 2 taun ini kalian uda nyuri uang sebanyak hampir 12 milliar dan baru kali ini uang yang kalian curi bisa lebih dari 300 juta dalam sehari .
Pekerjaan yang menyenangkan menurut kamu dan Bright adalah mencuri . Entah kenapa kamu sekarang uda gak ada takut takutnya kalo mau nyuri .
"Bright ada yang dateng !"
Kamu langsung masuk kedalam kolong meja . Bright yang tadinya lagi ngotak ngatik mesin juga ikut bersembunyi .
Sekitar 2 menit kalian diem dieman dan ternyata tidak ada siapapun diluar .
Tidak ada suara orang berbicara , sirine polisi , maupun pantulan lampu mobil .
Artinya kalian udah aman sekarang .
Kamu pun keluar lalu mengintip sedikit ke arah pintu , ternyata benar ga ada siapapun diluar .
Aneh , padahal kamu mendengar suara orang tadi .
Bright ga berbicara apa apa dan langsung kembali mengotak atik mesin ATM yang ada didepan kalian sekarang .
Saat ini kalian sedang berada di gedung dimana gedung ini adalah Bank yang paling banyak menyimpan uang di kota ini .
"Bright , lo uda ngurus cctv belom?" Tanya kamu . Seinget kamu tadi pas dateng kesini , kamu dan Bright gak ada yang masuk ke ruang cctv .
"Belom . Lo urus dulu coba" kata Bright tanpa melihat kamu karena dia masih fokus sama mesin yang ada didepan kalian .
"Senter kita cuman satu doang . Kalo gue pergi ya lo ga bakal bisa lihat apa-apa" kata kamu mengingat ruangan ini gelap gulita dan kalian juga cuman bawa 1 senter doang .
"Yaudah bentar lagi kelar nih"
Kamu ngangguk abis itu duduk sambil ngeliatin Bright kerja .
Agak gak nyangka sih , kamu yang dulunya anak culun dan pendiem bisa berubah jadi anak criminal kayak sekarang .
Gak cuman sekali , dua kali kamu hampir ketauan polisi tapi untungnya kalian kalo kerja itu 'bersih' jadi gak meninggalkan barang bukti apapun .
"Bright , abis dari sini ke rumah sakit ya?" Ajak kamu .
Bright menatap kamu tajam abis itu menggeleng , "Gak mau . Gila aja lo"
"Mau gimana juga dia itu nyokap lo" ujar kamu .
Jadi nyokap nya Bright itu sakit parah . Biaya rumah sakit gak sedikit makanya Bright nyuri buat bayar biaya rumah sakit nyokapnya cuman dia gamau jenguk nyokapnya sama sekali .
Hubungan Bright dan nyokapnya emang uda gak harmonis dari Bright masih kecil sampe sekarang . Tapi untungnya dia masih berbaik hati mau biayain rumah sakit nyokapnya karena bokapnya Bright uda gak ada .
KAMU SEDANG MEMBACA
BRIGHT ✔️
Fiksi Penggemarʙʀɪɢʜᴛ ᴀꜱ ; ⚠ʜᴀʟᴜ 24/7 ⚠ ᴋᴀʀᴀᴋᴛᴇʀ , ᴛᴇᴍᴘᴀᴛ , ᴏʀɢᴀɴɪꜱᴀꜱɪ ᴅɪ ꜰꜰ ɪɴɪ ᴀᴅᴀʟᴀʜ ꜰɪᴋᴛɪꜰ ꜱᴛᴀᴛᴜꜱ : completed ✔️
