26

591 42 6
                                        

The day.

Kak Yuta pulang dari rumahnya. Kak Yuta sudah berumah tangga,ia memutuskan menikah dengan teman seangkatannya waktu SMP. Namun,sekarang ia belum dikaruniai seorang anak.

Doakan saja secepatnya.

Kak Yuta menikah dengan Kak Sakura yang sudah berpacaran kurang lebih satu setengah tahun. Walau awalnya ia merahasiakan dan mengaku berpacaran hanya lima hari dengan istrinya.

Kak Sakura orangnya baik,perhatian banget sama semua orang. Pantes Kak Yuta sampai suka sama Kak Sakura. Dan juga Kak Sakura ini orangnya pinter,masakannya juga enak. Jelas dong langsung direstui sama Bunda.

Heejin sedang mempersiapkan diri di kamarnya. Ia sedang memakai maskernya sambil terus memantau persiapan ulang tahunnya.

Kak Yuta dan ayah sedang berada di luar rumah,mereka sedang memasang lampu lampion di taman depan rumah.

Sedangkan Kak Sakura sedang membantu Bunda di dapur. Bunda meminta Heejin untuk tidak membeli makanan diluar, karena ia dan juga Kak Sakura siap membuatkan.

Hari ini Heejin sangat senang sekali. Moodnya sangat baik. Entah kenapa ia juga tidak tau. Mungkin karena hari ini adalah hari ulang tahunnya.

"Heejin,Herin datang tuh!"teriak Kak Yuta dari luar. Heejin menoleh,ia tiba tiba ambruk dikasurnya.

"SELAMAT ULANG TAHUN SAYANGKUU"Herin memeluknya erat hingga ia tak bisa menahan keseimbangan dan jatuh diatas kasur.

"Bego sesek gue!"ucap Heejin sambil memukul pantat Herin. Herin melepaskan pelukannya,lalu duduk di sebelah Heejin sambil menggerutu kesal.

"Lu bukannya bantuin malah nyantai disini. Asik kali hidup lo"omel Herin sambil melipat tangannya di depan dada.

"Nih!"Heejin menunjukkan layar ponselnya. "Gue gak diem aja anjir. Gue sekarang lagi liat tutorial make up buat nanti"sambungnya cepat.

"Idih? Biasanya juga make up an kek biasa"
"Sekarang kan beda,Herin"jawab Heejin sambil menekan nama Herin.

"Gue lagi ngehalu, mungkin nanti gue bakalan dilamar Nana. Dan pas lamaran gue harus tampil cantik dong buat sesi foto lamaran ciat ciat ciat"Herin tertawa, memukul bantal milik Heejin.

"Dih?"
"Heh! Halu lu ketinggian banget. Gue temen deket lu gak pernah ye ngajarin lo halu setinggi ini"jawab Herin sambil masih tertawa.

"Dih apaan sih. Kan cuma haluan aja kalik. Sapa tau nanti beneran? Kita gada yang tau"jawab Heejin tak terima.

"Yodah yodah serah lo. Tapi awas aja nanti kalo lu gadapet apa apa, jangan nangis ke gue"Heejin menggerutu,ia memutar vidio tadi yang sempat ia pause.

"Sini sini dah gue ajarin. Hari ini gue bakalan jadi tata rias lu. Oke?"Heejin mengangguk semangat,lalu memeluk sahabat nya dengan penuh sayang.

Disisi lain, gue cemas.










Malam telah tiba. Sebagian tamu undangan udah ada di depan rumah Heejin. Heejin terlihat senang sekali karena menerima banyak kado dari teman temannya. Heejin tak henti hentinya menyalami tamu yang sudah datang.

"Ya ampun, makin cantik aja kamu"puji salah satu teman SMP Heejin.

"Iya ini tadi dipakein susuk sama Herin"candanya.

"Happy Birthday ya, gak nyangka kita bisa ketemu lagi. Moga cepet ke jenjang berikutnya ya"

Heejin ketawa."Makasih banyak, ayo ayo silahkan dimakan hidangannya"setelah teman SMP nya tadi pergi, ia menghampiri Taehyung yang sedang meminum soda bersama Lucas dan teman temannya yang lain.

"Hai"terlihat Taehyung hampir tersedak.
"Lo gapapa?"bukannya jawab, Taehyung tersenyum ke Heejin.

"Cantik banget sih"Heejin tersipu malu. Ia pun mengalihkan pembicaraannya.
"Makasih ya udah dateng"Taehyung menganggguk dan meminum sodanya lagi.

"Pacar lo mana?"tanya nya kemudian.
"Be...lum dateng"jawab Heejin sambil mencari cari.

"Woy!"Lucas menepuk pundah Heejin. Heejin mengelus pundaknya karena tepukan tersebut sudah seperti ditepuk menggunakan palu nya thor.

"Gak nyantai dah"
"Happy birthday my princess inces"Lucas memeluk Heejin tanpa permisi. Erat sekali pelukannya. Heejin memukul punggung lebar milik Lucas.

"Lepas lepas"katanya.
"Badan lu bongsor banget kalo meluk orang maceman Heejin gini jangan erat erat dong"Taehyung ketawa, Heejin melongos, dan Lucas koprol.

"Nih ada kado dari gue"Heejin menerima kotak kado tersebut. Terlihat kecil, tapi Heejin dibuat menganga dengan isinya.

"Cincin?!"buktinya tak hanya Heejin yang terkejut. Taehyung pun juga.
"Lu mau ngrebut Heejin?!"

"Woy woy santai elah. Itu mah cincin gue dapet dari ciki"katanya dengan tawanya yang menggelegar.

"Bukan maen"Taehyung geleng geleng.
"Gue pake ya"Lucas dengan gercep langsung mengambil cincin tersebut. Perlahan tapi pasti, ia memakaikan cincin tersebut ke jari manis Heejin.

"Widih"Taehyung tepuk tangan.
"Gimana bro, udah cocok belum gue nglamar orang?"tanya Lucas sambil menaik turunkan alisnya. Heejin ketawa melihat tingkah absurd temannya.

"Makasih ya cas"
"Oh iya, nanti kalo ditanya pacar lu itu cincin dari mana bilang ya kalo dari gue. Biar dia bisa kasih lu lebih dari cincin"Heejin hanya mengangguki perkataan Lucas.

"Yaudah ayo buru ambil makan minum"ajak Heejin.

"Lu gak liat Lucas udah ambil tu porsi kuli?"dan benar saja, di meja dekat Lucas berdiri sudah ada piring dengan nasi dan lauk seperti em yah.. Kalian pasti tau porsi kuli seperti apa.

"Anjir"
"Itu bakalan lu abisin?"

"Of course darling. Gue cabut ya, mau ambil desserts"katanya langsung pergi meninggalkan Taehyung dan Heejin yang sedang bengong.

"Ada ada aja dia mah"
"Ayok lu juga makan"Taehyung ngangguk.

"Eh Ji, itu Nana"mata Heejin langsung membulat. Ia tak kuat menahan senyumnya. Seperti arah pandangnya sudah terkunci, ia tidak bisa melihat ke arah manapun selain melihat Nana sedang turun dari mobilnya.

"Ganteng banget gilak"

"Eh itu siapa?"

"Pacarnya Heejin woy"

"Wih anjir. Mobilnya mulus kek yang punya"

"Gila gila gila"

Begitulah ocehan yang terdengar di telinga Heejin. Kini ia melihat Nana sedang berjalan kearahnya.

"Widih anjir kek drama coy"

"Wajib di snapgramin nih"

"Woy ayo kameranya disiapin!!"

"Ciee"bisik Taehyung tepat di telinga Heejin. Heejin makin tersenyum ketika Nana sudah tepat di depannya.

"Selamat ulang tahun"Nana memberikan sebuket bunga merah. Tanpa ragu lagi Heejin menerimanya.

"Thank you"Heejin memeluk tubuh seseorang di depannya.

"I love you"bisik Nana yang berhasil membuat tangisnya pecah.

"I love you too"

Tak jauh dari sana, terlihat seseorang yang diyakini mirip laki laki yang sedang Heejin peluk meremas kotak yang sedang ia bawa.

"YUHUUUUUUU"

"CIEEE"

DORRR DORR

"HAPPY BIRTHDAY HEEJIN!!"

"Selamat ulang tahun"

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 30, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Euphoria ¦ Long HiatCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang