jealousy?

670 51 7
                                        

Ayo follow IG saya : @dhidyadumbblle

Bakalan saya follback kok.trims❣

.

.

.

.
Taehyung sedang berada di sebuah cafe dekat dengan rumahnya.Setelah ia mengantarkan teman nya,Lucas,pulang kerumah,ia langsung berkunjung ke cafe tersebut.

Cafe tersebut lumayan tidak ramai.jadi bisa untuk mengistirahatkan segala pikiran yang ada di kepala Taehyung.Taehyung memesan satu coffie hangat dan semangkok noddle.Ia sekarang sedang melamun,dan mengaduk aduk noddle pesanannya

Setelah ia mengetahui jika Heejin pergi dengan dengan adek kelasnya,dan juga ia sudah mengetahui siapakah adek kelasnya itu dari Heejin sendiri,pikirannya menjadi kosong.Ia merasa putus asa akan semua usahanya.Ia seperti telah dikalahkan oleh pembantu nya sendiri,yang artinya ia telah di kalahkan oleh adek kelasnya sendiri.Yang ternyata sekarang adalah musuhnya.

Lamunan Taehyung tiba tiba membuyar sendiri saat ia melihat sosok laki laki yang baru saja memasuki pintu cafe tersebut.Ia kenal betul siapa dia.Ia melambaikan tangan ke arah laki laki tersebut.

"Jaemin!"panggilnya.

Jaemin yang merasa terpanggil,langsung menoleh ke sumber suara.Ia tampak sedikit malas untuk bertemu dengan Taehyung.dikarenakan kejadian kemarin lusa saat Heejin diperlakukan tak layak oleh Taehyung.

"Sini bentaran!"Taehyung berteriak lagi.Jaemin yang tadinya akan memesan makanan dan minuman,menjadi terpendingkan.

Jaemin melangkah pelan menuju Taehyung.ia menatap Taehyung dengan muka nya yang datar.Dan tetapi berbeda dengan Taehyung,ia memberikan senyuman kepada Jaemin.

Jaemin duduk di kursi depan meja Taehyung.ia melipatkan tangannya ke atas meja.siap untuk mendengarkan alasan Taehyung memanggil untuk bergabung dengannya

"Sorry,yang kemarin gw khilaf"ucap taehyung sedikit canggung.Jaemin masih setia menyimak Taehyung.

"Terus,gw juga minta maaf sama toko lu"kali ini Jaemin menaikkan kedua alisnya.

"Apakah kau yang menghancurkan toko saya?"tanya nya dengan santai.Dan taehyung memberi anggukan untuk jawabannya.

"Kenapa?"

"Eh anu itu,gw cemburu liat kalian pacaran"Taehyung menggaruk tengkuknya yang tidak gatal."Maafin ya.itu juga gue khilaf.Nanti gue ganti kok berapa kerugiannya"sambungnya kemudian.

"Saya sudah memaafkan anda.Untuk toko saya,saya sudah membenarkan semuanya.dan mungkin sebentar lagi akan selesai.Kau tidak perlu menggantinya"Jaemin menepuk pundak Taehyung pelan.

"Untuk Heejin,saya tidak segan segan akan melaporkan anda jika anda bertindak seperti itu lagi kepadanya,Kim Taehyung"kini wajah Jaemin kembali serius.

"Saya berjan-adoh ini gue kenapa juga ikutan formal"Taehyung menepuk bibirnya pelan.Jaemin hanya memandangnya heran.

"Iya gue janji deh.Tapi,ijinin gue buat sayang sama Heejin"

"Dalam artian teman.tidak lebih.karna aku lah sekarang yang akan memilikinya"

Hey jaemin,sejak kapan kau menjadi egois seperti ini?Apakah ini sifat aslimu?Hftt..hanya tuhan yang tau.

"Iya elah iya"Taehyung memutar bola matanya malas.

"Maaf saya terlalu serius"Jaemin hendak akan bangkit dari kursinya,tetapi Taehyung langsung mencegahnya.

Euphoria ¦ Long HiatCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang