Warning! Typo bertebaran
Jangan lupa votenya:)
Saat istirahat Arbilla memilih pergi ke kantin karna sejak tadi Nindi yang merengek lapar dan ingin pingsan karna gadis itu tidak sempat sarapan tadi pagi.
Saat telah memboking tempat duduk Wanda langsung datang menghampiri Arbilla dan Nindi yang baru saja ingin memesan makanan.
"Jahat banget gak ngajakin gue" Ujar Wanda sambil mengerucutkan bibirnya
"Sorry wan ini si Nindi yang narik gue buat buru-buru jadi lupa ngajakin lo" Ujar Arbilla merasa bersalah
"Maaf wan gue laper banget soalnya tadi gak sarapan dirumah" Ujar Nindi tidak enak
"Its okey gapapa kok santai aja kali" Ujar Wanda tertawa kecil
"Yaudah lo duduk sini, biar gue aja yang pesenin" Ujar Nindi sebagai permintaan maaf
Wanda langsung duduk di samping kiri Arbilla dan tersenyum mengangguk
"Pesen apa bil?" Tanya Nindi
"Mie ayam deh sama es tehnya ya" Ujar Arbilla
"Gue juga samain" Ucap Wanda
Kemudian Nindi mengangguk dan langsung pergi memesan makanan untuknya juga kedua temannya.
Saat pesanan telah datang mereka makan tanpa percakapan, Arbilla menatap geli pada Nindi yang makan seperti orang kelaparan yang belum makan dari kemarin.
"Pelan pelan nin, gak ada yang minta makanan lo" Ujar Arbilla tertawa kecil
"Gue laper banget bil jadi gak bisa pelan pelan" Ujar Nindi cepat
"Tapi jangan gitu juga ntar lo bisa keselek" Ujar Wanda mengingatkan
Nindi tidak merespon dan tetap melanjutkan makannya membuat Arbilla dan Wanda menatap geleng-geleng.
"Oh iya bil tadi pagi gue liat lo berangkat bareng juna, kalian pacaran?" Tanya Wanda polos
Uhuk... Uhuk...
Arbilla langsung menatap khawatir pada Nindi dan menyerahkan minum pada Nindi
"Gue udah bilang kan pelan pelan makannya nin" Ujar Arbilla kesal
Lalu Nindi meneguk setengah minumannya dan menatap tajam Wanda
"Lo bikin gue keselek sial" Ujar Nindi kesal pada Wanda
"Kok jadi gue?" Tanya Wanda bingung
"Ya lo lah ngapain tadi bilang billa pacaran sama si juna!?" Ujar Nindi cepat
"Lah gue cuma nanya sama billa bukan bilang mereka pacaran" Ujar Wanda menjelaskan
"Udah udah kenapa malah pada ribut sih, lagi makan nih" Ujar Arbilla melerai kedua temannya
"Lo juga, klarifikasi sekarang!" Ujar Nindi cepat
"Klarifikasi apaan?" Ujar Arbilla bingung
"Itu yang tadi dibilang si Wanda, lo beneran berangkat bareng sama si juna? Kalian pacaran?" Tanya Nindi tidak sabaran
"Apaan sih, gue gak pacaran sama juna, dan tadi berangkat bareng karna gak sengaja ketemu pas gue lagi nunggu angkot jadi dia ngajakin bareng" Ujar Arbilla menjelaskan
"Jadi lo gak pacaran sama juna?" Tanya Wanda lagi
"Ya enggak lah, gue sama juna itu cuma temen doang gak lebih" Ucap Arbilla jujur
KAMU SEDANG MEMBACA
ARBILLA
Teen FictionDILARANG MENJIPLAK [SEBAGIAN CERITA KISAH NYATA] •••• Ini cerita tentang seorang gadis remaja bernama Arbilla Zefanya. Gadis cantik dan pintar yang banyak disukai oleh temannya, ia yang selalu menyimpan segala air mata dan kesedihannya dengan senyum...
