"Unnie, kau sudah bangun?" tanya Yeri lembut kepada Wendy.
Wendy hendak duduk namun ditahan dengan alasan ia tidak boleh banyak bergerak sedangkan luka yang ia timbulkan hanya berada di pergelangan tangannya.
"Jangan melakukan tindakan seperti itu lagi. Kau pikir Suho Hyung senang kehilangan dirimu?" sarkas Jimin.
Wendy tertegun mendengarnya. Jika ia tidak ada, apakah Suho akan mengucap syukur atau bersedih sama seperti ia kehilangan Jisoo.
"Wendy, kau baik-baik saja?" tanya Irene lembut.
Wendy mengangguk. Ia rindu sekali dengan Jisoo Unnie. Irene pun mengambil mangkok berisi bubur dan hendak menyuapi Wendy.
"Aku bisa sendiri." akhirnya Irene memberikan mangkok tersebut pada Wendy. Selagi makan, yang lain hanya berbincang untuk menghangatkan suasana.
Pintu terbuka mengalihkan atensi mereka semua. Suho, ia datang tanpa berekspresi. Mengetahui situasi, yang lain meninggalkan mereka berdua agar mereka dapat berbicara satu sama lain.
"Op-Oppa, aku minta maaf atas kelakuan ku tadi." Wendy hanya menunduk tak berani menatap Suho.
"Sudahlah, habiskan makananmu. Tapi ingat, aku tak ingin kejadian seperti itu terulang kembali."
Wendy mengangguk senang. Ia sudah berpikir macam-macam. Bahkan, sudah menguatkan hatinya akan kata-kata kasar yang mungkin akan dilontarkan Suho pada dirinya.
"Unnie, apa katanya?"
Wendy mendongak dan melihat mereka kembali. Sepertinya ia melamun dan tak sadar Suho telah pergi.
"Tak ada."
***
"Bila kau mencintai seseorang, kau harus berusaha untuk mendapatkannya." Yeri berbicara pada dirinya sendiri. Katakan ia gila. Karena memang ia gila setiap melihat Jungkook di dekatnya.
"Oke, aku akan memulai pendekatan terlebih dahulu. Tak peduli akan Suho Oppa yang mungkin akan mengomeliku."
Yeri keluar dari kamarnya. Kepala bergerak ke kanan kiri mencari orang yang sedari tadi selalu di pikirannya.
"Mencari siapa?" memang sebua keberuntungan untuk dirinya melihat orang yang bertanya dengan dirinya tadi adalah Jungkook.
"Tidak. Aku tak mencari siapapun."
"Kalau begitu temani aku."
"Kemana?"
"Kolam renang. Aku ingin berenang."
"Apa aku juga ikut berenang?"
"Kau ingin berenang bersamaku?"
AH. Pipi Yeri memerah seketika. Pertanyaan simple tapi membuat jantungnya berpacu seratus kali lipat.
Ia berjalan lebih dulu menuju kolam renang. Tak ingin Jungkook melihat pipinya sudah berubah seperti kepiting rebus.
Jungkook memang memakai pakaian santai miliknya namun, Tunggu! Jungkook melepas pakaian atasnya! Ini gila. Reaksi Yeri bahkan sudah diluar kendali.
"Apakah dia maniak olahraga? Mengapa tubuhnya indah sekali?" batin Yeri.
Jungkook sudah menceburkan dirinya ke dalam kolam renang. Dan Yeri hanya menikmati pemandangan indah di depannya. Ia tak akan melewatkan kesempatan bersama Jungkook sedikit pun.
"Yeri-ya." panggil Jungkook.
"Um, apa?" pandangannya tak lepas sedikitpun dari Jungkook. Yeri pun mendekati Jungkook yang sudah berada di tepi kolam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bona Fide
Fanfiction"Entah disini siapa yang jahat, aku atau kamu tapi untuk sementara ini biarkan aku merasakan cintamu walau sesaat." starring; ☆ irene × suho ☆ seulgi × jimin ☆ wendy × chanyeol ☆ joy × jin ☆ sehun × yeri × jungkook
