Manusia butuh puasa, mengambil jarak dari mainstream kehidupan, dan memberi peluang untuk introspeksi diri. Kadang kita butuh momentum untuk melakukan sesuatu.
Seperti di bulan puasa ini, kembaki menyetorkan segala keluh kesah yang ada. Bahwa manusia sering berbuat salah dan lupa.
Sangat malu, ketika faktanya kita selalu membawa salah. Tetapi, justru Tuhan melarang kita merasa suci, dan mengatakan mengampuni siapa saja yang datang kepada-Nya.
80/99 | 21 Ramadlan 1441 H

KAMU SEDANG MEMBACA
99 Hari Bersama Tuhan
Non-FictionDari 99 nama yang baik, Tuhan telah menetapkan rasa kasih sayang sebagai sifat keutamaan-Nya. Tulisan ini mencoba menghubungkan peristiwa sehari-hari yang dialami penulis dengan 99 nama Tuhan secara berurutan, sejak tanggal 1 Rajab hingga berakhir...