Hati seringkali tergesa-gesa dan berbuat seenaknya. Ia cepat senang dan kadang kala cepat merasa kesepian. Akal mulai berpikir dan memberikan bahan hiburan.
Akal menyantuni hati, untuk menciptakan ruang-ruang diskusi. Tapi hati, dia tidak bisa diajak berdiskusi. Dia punya perbedaan perihal regulasi.
Hati memberontak, dan akal harus bertindak. Akal berusaha menerangkan, tetapi hati tak suka dikekang. Si tuan rumah bingung, mengapa kalian ini bertengkar?
32/99 | 2 Sya'ban 1441 H

KAMU SEDANG MEMBACA
99 Hari Bersama Tuhan
Non-FictionDari 99 nama yang baik, Tuhan telah menetapkan rasa kasih sayang sebagai sifat keutamaan-Nya. Tulisan ini mencoba menghubungkan peristiwa sehari-hari yang dialami penulis dengan 99 nama Tuhan secara berurutan, sejak tanggal 1 Rajab hingga berakhir...