Tiba-tiba saja pintu diketuk dari luar sebelum mereka semua memperkenalkan diri. Ara pun tak terlalu memperhatikan dan melihat handphonenya yang berbunyi, ia segera ke dapur untuk mengangkatnya. Ia pergi sebelum orang yang mengetuk pintu tadi masuk.Dari depan pun suasana ramai. Mereka yang baru datang tak mempermasalahkan. Beberapa menit kemudian, Ara pun kembali ke dapan dan terkejut melihat orang yang bertambah. Orang yang baru datang pun sama terkejutnya.
"Ara?!"
Ara yang mendengar namanya dipanggil pun langsung menoleh ke sumber suara. Saat ia menoleh, ia hanya memutar matanya malas. Padahal dalam hatinya senang. Siapa lagi kalo bukan kakak tercintanya.
Syahlam Rizki Al-Kautsar. Kakak tercinta dan ter sades.Ekspresi kakaknya itu membuat orang yang berada di ruangan itu berasa ingin muntah. Dan ya, mereka melanjutkan perbincangan tanpa memperdulikan kak Ahlam yang ga tau tempat itu.
"Ra, kok kamu bisa lancar bahasa Korea si?" tanya Jovan penasaran pada Ara yang kemampuan bahasa korea nya lancar. "Iya tuh, kasi tips la dek" Kata Bando yang mulai tertarik dengan pembicaraan yang dibawa oleh Jovan. Seorang yang baru datang pun tiba² ikut tergabung dalam pembicaraan.
"Pada ngomongin apaan si" tanya orang itu seperti setan yang tiba² muncul. "Anjir lah woy" kata toxic para taruna pun keluar meski tak keras. (gatau seberapa toxicnya aku tu). Jovan yang disampingnya langsung menempeleng orang yang tiba tiba datang tadi setelah berkata demikian. Sedangkan Vando hanya bersikap biasa aja.
"Nah, kalo mau belajar bahasa tu harus suka dulu sama negaranya kak. Habis itu liat deh drama atau serial yang bahasanya pake bahasa negara itu. Belajarnya juga lewat media lain. Jangan cuma drama. Nanti hidupnya kebanyakan drama kayak si itu" jelas Ara sambil melirik kakaknya yang berada disebelah temannya.
Kak Ahlam hanya memberi tatapan tajam kepada Ara yang tadi sempat meliriknya. Apaansi tuh bocah, ngurusin sama hidup gua dah. Kata kak Ahlam dalam hati.
"Ada cita² tertentu yang mau dicapai atau udah dicapai ngga Ra?" tanya Syaka yang kepo. "Lulus nanti langsung ke Korea" kata Ara dengan suara agak dipelankan. Kak Ahlam yang masih mendengar langsung menatap Ara dengan pandangan yang agak gimanaa gitu.
"Wihh, hebat banget kamu Ra" puji teman kak Ahlam yang bernama Bilal. "Engga kok kak. Cuma kebetulan." Ahlam yang melihat itu hanya memutar bola matanya jengah dengan kerendahan hati adik tersayang nya itu.
"Bisa dong kalo kita kesana ketemu kamu" kata Syaka yang berniat modus. "Emang kamu gapapa gitu ya Ra?" tanya Vando yang penasaran apa yang akan terjadi. "괜찮아 (gapapa) kok kak. Paling ya butuh waktu aja buat adaptasi disana." jawab Ara dengan percaya diri.
Tak terasa waktu hampir maghrib. Para taruna yang main di rumah mbak Rizka pun sudah pergi.
Ara pun ke kamar tamu yang ditunjukan mbak Rizka dan segera membersihkan diri. "So tired ya Allah" batin Ara. Ia pun merebahkan tubuhnya sebentar setelah sholat maghrib. Tak lama kemudian adzan isya berkumandang. Pintu pun diketuk mbak Rizka.
"Dek, ikut ke masjid ngga?" tanya mbak Rizka dari luar. "Iya mbak." sahut Ara dari dalam. Ia pun segera mengambil mukena yang dipakainya tadi.
Setelah sholat isya. Ara pun menuju kamar tamu lagi dan mengerjakan tugas yang harus dikumpulkan hari Senin. Tanpa terasa, waktu telah menunjukan pukul 22.00 Wib. Ara segera merapikan laptopnya dan segera menuju ke alam mimpi.
Morning
Jam telah menunjukan pukul 6 tepat. Ara pun keluar dari kamarnya dan telah rapi dengan pakaiannya."Loh mau kemana dek pagi-pagi udah rapi?" tanya mbak Rizka saat Ara menghampirinya. "Mau pergi dulu mbak sekalian pamit. Ada urusan dadakan dirumah temen"." jawab Ara dengan senyumannya. "Ohh. La jauh ngga dek?" tanya mbak Rizka lagi. "Ngga kok mbak masih area Semarang. Nanti langsung pulang soalnya besok ada rapat OSIS. Jadi harus pagi" kata Ara dengan santai. "Yaudah deh dek. Hati-hati ya" Ucap mbak Rizka. Ara pun segera menghidupkan mobilnya dan melajukan keluar gerbang samping ditemani mbak Rizka. Ia pun segera mengendarai mobilnya kearah utara kota.

KAMU SEDANG MEMBACA
ABOUT SOMETHING -hiat-
General FictionAku ingin pulang namun tidak bersama anumerta